Rencana Stratejik

Rencana Stratejik BP3AKB Provinsi Jawa Barat sebagaimana halnya SKPD lain di Jawa Barat, mengacu visi RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013, yaitu

Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera.

Agar visi tersebut dapat diwujudkan dan dapat mendorong efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, ditetapkan penjabarannya melalui Misi berikut :

  1. Mewujudkan sumber daya manusia Jawa Barat yang produktif dan berdaya saing.
  2. Meningkatkan pembangunan ekonomi regional berbasis potensi lokal.
  3. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur wilayah.
  4. Meningkatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan.
  5. Meningkatkan efektivitas pemerintahan daerah dan kualitas demokrasi.

Penyusunan Renstra BP3AKB Provinsi Jawa Barat Tahun 2008 – 2013 merupakan penjabaran Misi Provinsi Jawa Barat Tahun 2003 – 2009 sebagaimana tercantum dalam RPJMD 2008-2013, dengan fokus kepada capaian kebijakan dan program, yaitu:

1. Penguatan capaian Misi I Gubernur Jawa Barat dengan tujuan:

Menjadikan masyarakat Jawa Barat yang sehat, berbudi pekerti luhur serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi
Sasaran :
Meningkatnya kesetaraan gender
Strategi :

  • Pelatihan ketrampilan  bagi perempuan agar mandiri.
  • Pencegahan  perdagangan anak dan perempuan
  • Pendidikan formal dan non formal  dengan sasaran kaum wanita.

Arah Kebijakan :

  • Meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan yang berbasis kemandirian berusaha;
  • Meningkatkan upaya perlindungan terhadap anak melalui pencegahan kekerasan dalam rumah tangga serta perdagangan perempuan dan anak.

2. Penguatan capaian Misi 4 Gubernur Jawa Barat dengan tujuan :

Mewujudkan keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan pembangunan
Sasaran :
Terkendalinya pertumbuhan, pertambahan jumlah serta persebaran penduduk
Strategi :

  • Meningkatkan kualitas program keluarga berencana

Arah Kebijakan :

  • Revitalisasi Program Keluarga Berencana .

3. Serta sebagian kecil capaian kinerja Misi V.

Visi dan Misi BP3AKB

BP3AKB menetapkan visi sejalan dengan Visi Pemerintah Daerah, yaitu

Terwujudnya Keluarga Jawa Barat yang Mandiri, Sehat, Sejahtera”.

Sebagai penjabaran visi tersebut, Misi BP3AKB tahun 2008 – 2013, yaitu:

  • Meningkatkan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG)
  • Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan, Produktivitas Ekonomi, dan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak
  • Meningkatkan Akses dan Kualitas Program KB
  • Meningkatkan Kapabilitas Manajemen Kelembagaan

Tujuan, Sasaran, dan Indikator Sasaran

Tujuan merupakan penjabaran yang harus dicapai dari Misi, sedangkan sasaran merupakan operasionalisasi tujuan yang akan dicapai dan ditetapkan secara terukur.
Tujuan pelaksanaan kinerja BP3AKB adalah:
Tujuan Misi 1 :

  • Meningkatkan implementasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah Jawa Barat.
  • Meningkatkan perwujudan kesetaraan dan keadilan gender dalam semua aspek kehidupan.

Sasaran :

  • Meningkatnya kesetaran gender.

Indikator Sasaran:
Meningkatnya Indeks Pemberdayaan Gender (IDG):

  • Perempuan di parlemen: 11,9%
  • Perempuan pekerja profesional: 14,74%
  • Perempuan dalam angkatan kerja: 46,11%
  • Perempuan upah pekerja non pertanian: 0,53

Tujuan Misi 2 :
Meningkatkan kualitas hidup perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, politik dan meningkatkan produktivitas ekonomi perempuan serta melaksanakan fasilitasi perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan anak.

Sasaran :

  • Meningkatnya upaya membangun kualitas hidup perempuan (pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik)

Indikator Sasaran:

  1. Meningkatnya Indeks Pembangunan Gender (IPG):
    • Angka Harapan Hidup Perempuan: 70,88 tahun
    • Rata-rata Lama Sekolah Perempuan: 7,74 tahun
    • Angka Melek Huruf Perempuan: 91,22%
  2. Menurunnya jumlah kekerasan terhadap perempuan maupun anak 40%.

Tujuan Misi 3 : Meningkatkan akses dan kualitas program KB
Sasaran :

  • Terkendalinya pertumbuhan, pertambahan jumlah serta persebaran penduduk

Indikator Sasaran:

  • Jumlah peserta KB baru: 1.343.357 orang
  • Jumlah peserta KB aktif yang terbina: 6.524.445 orang
  • Prosentase peserta KB mandiri: 55,00%
  • Rata-rata usia kawin pertama wanita: 19,55 tahun.

(Sumber: Perubahan Rencana Strategis BP3AKB Provinsi Jawa Barat 2008 – 2013)
Tujuan Misi 4 : Meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan program sumber daya manusia, sarana prasarana dan keuangan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.
Sasaran :

  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
  • Meningkatkan pelayanan internal dan eksternal.

Indikator Sasaran:

  • Tingkat pemenuhan kesejahteraan sumber daya manusia 85%
  • Tingkat pemenuhan kebutuhan sarana prasarana 85%.

Kebijakan dan Program BP3AKB

Kebijakan Misi 1 :
Meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan yang berbasis kemandirian berusaha (RPJM).
Program :
Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Jender dalam Pembangunan.

Kebijakan Misi 2 :

  • Meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan (dalam aspek pendidikan, kesehatan, tenaga kerja dan politik) yang berbasis kemandirian berusaha;
  • Meningkatkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui pencegahan kekerasan dalam rumah tangga serta perdagangan perempuan dan anak.

Kebijakan tambahan :

  • Meningkatkan keterlibatan perempuan dalam partisipasi politik dan jabatan politik
  • Mengembangkan koordinasi dan mendorong tersedianya akses pendidikan dasar dan pelayanan kesehatan, meningkatkan dukungan advokasi dan fasilitasi bagi Komisi Perlindungan Anak (KPA) khusus bagi daerah dan LSM pemerhati anak serta meningkatkan upaya-upaya sosialisasi perundang-undangan tentang  perlindungan terhadap anak.

Program :
Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan dan Anak.

Kebijakan Misi 3 :
Revitalisasi program KB dalam menurunkan angka kelahiran untuk mewujudkan keluarga sejahtera.
Program :
Program Keluarga Berencana.

Kebijakan Misi 4 :
Meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan program, aparatur, sarana dan prasarana serta keuangan.
Program :

  • Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.
  • Pelayanan Administrasi Perkantoran.
  • Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.
  • Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Aparatur.
  • Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.