Pemrov Jawa Barat menargetkan kualitas pembangunan perempuan dan perlindungan anak di Jawa Barat terus bisa ditingkatkan. Jika hal ini diterapkan di 27 Kabupaten/kota se-Jabar, maka kasus kekerasan baik yang menimpa perempuan dan anak jumlahnya akan terus bisa ditekan.

Salah satunya dengan mengikuti evaluasi penilaian pembangunan perempuan dan perlindungan anak yang wajib diikuti oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Evaluasi ini dibutuhkan untuk dijadikan bahan penilaian oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Jika memenuhi syarat, setiap daerah akan diberikan penghargaan bergengsi yakni Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Pemprov Jabar mengimbau agar bupati/walikota di Jabar ini mendukung penuh evaluasi penilaian APE Tahun 2016 yang akan dimulai pada Oktober. Bagi setiap pemkab/pemkot yang mengikuti evaluasi penilaian ini harus mengisi paket formulir tebalnya hampir satu buku dengan melibatkan banyak lembaga atau SKPD di daerah masing-masing. Intinya mau membuat komitmen dan mewujudkan program yang menyangkut pembangunan perempuan dan perlindungan anak di setiap wilayahnya.

Dalam formulir evaluasi penilaian APE ini juga memuat standar internasional untuk perlindungan perempuan maupun anak. Yang ditekankan adalah tak hanya sekedar mengisi, namun juga kesiapan setiap daerah dalam menjalankan, juga dituntut inovasi agar program untuk perempuan dan anak bisa terwujud dengan baik.

Dari formulir yang diisi itu tergambar bagaimana kesiapan kabupaten/kota maupun provinsi dalam memberikan program perlindungan kepada perempuan dan anak. Termasuk, bisa dilihat sejauh mana setiap wilayah dalam menangani kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

Untuk tahun 2016 ini Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang mengikuti penilaian untuk mendapatkan penghargaan APE berjumlah 13. Mereka adalah Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Cianjur, Kab. Kuningan, Kota SUkabumi, Kab. Sukabumi, Kab. Cirebon, Kota Banjar, Kab. Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Bekasi, Kab. Sumedang.

Pada acara verifikasi monitoring dan evaluasi ini juga berlangsung pameran dan bazar dari masing-masing kab/kota peserta penilaian.

Sementara untuk Pemprov Jabar sendiri pada APE sebelumnya (2014) telah mendapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Utama beserta dengan 8 (Delapan) Kabupaten/Kota yaitu :

  1. Kota Depok : Tingkat Utama
  2. Kab.Cianjur : Tingkat Madya
  3. Kab.Cirebon : Tingkat Madya
  4. Kota Bandung : Tingkat Madya
  5. Kota Cimahi : Tingkat Madya
  6. Kota Bekasi : Tingkat Madya
  7. Kab.Majalengka : Tingkat Pratama
  8. Kab.Bandung Barat : Tingkat Pratama

Semoga tahun 2016 ini Anugerah APE yang bisa diraih Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa melebihi dari jumlah tahun sebelumnya. [dez]

Artikel Terkait

Latihan Defile dalam Rangka Porpemprov Latihan Defile dalam Rangka mengikuti Porpemprov. Latihan dilakukan di halaman kantor BP3AKB.
Monitoring dan Evaluasi KLA Award Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika melaksanakan monitoring dan evaluasi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) Award ke kota Cirebon. Monitoring di...
Keenam Kalinya Pemprov Jabar Raih Opini WTP dari BPK RI Bandung - Pemprov Jawa Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerahnya (LKPD). Ini merupakan opini WTP keenam yang diraih berturut.Sebel...
Kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak Kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak Kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak atas pengasuhan pendidikan, budaya, serta kesehatan dasar dan kesejahteraan. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di hari Kamis tanggal 2 Januar...
Penyerahan Bantuan Untuk Korban Banjir Garut Bandung,Kepala BP3AKB Provinsi Jawa barat secara simbolis menyerahkan bantuan untuk korban banjir di wilayah Cimacan Garut,bantuan diterima oleh ketua Posko wilayah Cimacan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.