http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19814.jpg

Tiga sistem inovasi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah dijadikan Pilot Project oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal pencegahan korupsi akan diterapkan di 16 Pemerintah Provinsi di Indonesia.

Ketiga inovasi tersebut yaitu, dari sisi pendapatan, Pemprov Jabar memiliki layanan e-Samsat untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor dengan tidak adanya interaksi antara petugas dengan wajib pajak sehingga kesempatan terjadinya pungutan liar (pungli) bisa dihilangkan. Kedua, dari sisi tunjangan pegawai, Jabar telah menerapkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), sistem manajemen kepegawaian ini telah berhasil melakukan penghematan dan menghapus honorarium pegawai. Ketiga, dari sisi perizinan, Jabar dinilai telah berhasil menerapkan perizinan terpadu satu pintu yang diinisiasi oleh Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Jabar.

Kesuksesan tiga program Pemprov Jabar ini membuat KPK meminta agar Pemprov Jabar dapat mengimplementasikannya pada 16 Provinsi dan segera melakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan 16 Gubernur di Indonesia.

Ketua Tim Koordinasi Supervisi Penindakan dan Pencegahan Terintegrasi KPK, Asep Rahmat Suwandha, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Selasa (01/11/2016) mengungkapkan, pihaknya akan memfasilitasi MoU tersebut dan secepat mungkin dilakukan.

“Kita harapkan MoU antara Gubernur Jabar dengan 16 Gubernur ini bisa secepatnya dilakukan agar bisa langsung diimplementasikan di daerahnya masing-masing,” katanya.

Ditempat yang sama Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan siap untuk MoU dan mentransfer pengalamannya terkait tiga hal tersebut kepada 16 Provinsi.

“Tentu kita akan ikut jadwal dari KPK untuk melaksanakan MoU dengan 16 Gubernur untuk mentransfer pengalaman yang kami miliki kepada mereka,” ujar Aher.

Aher mengatakan, tak masalah bila Provinsi lain ingin mengadopsi aplikasi Jawa Barat selama untuk kebaikan, terlebih untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi.

“Aplikasinya pasti diberikan, tidak masalah, ini aplikasi kita untuk kebaikan bersama, jika Provinsi lain ingin mengadopsi aplikasi tersebut dipersilakan,” katanya.

Bila MoU telah selesai dilakukan, maka tiga aplikasi tersebut akan langsung diterapkan dengan cara ke 16 Provinsi mengirimkan utusannya ke Pemprov Jabar ataupun Pemprov Jabar mengirimkan tim ahlinya ke 16 Provinsi untuk mentransfer ketiga program tersebut.

“Tentu bisa dengan dua cara, apakah mereka datang kesini untuk belajar atau kita kirim utusan ke tempat mereka,” kata Aher.

Sumber: http://www.jabarprov.go.id/

Artikel Terkait

Aher: Ketauladanan Harus Ditularkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa sifat ketauladanan itu harus ditularkan, agar lebih banyak lagi tauladan-tauladan yang lahir di kemudian hari. Hal itu diungkapkan Aher pada sambutan penyerahan penghargaan ...
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak Pelecehan seksual pada anak adalah kenyataan yang menakutkan dan tidak menyenangkan di dalam dunia yang tidak menentu ini harus dihadapi. Apalagi,  pengaruhnya atas anak-anak bisa menghancurkan psiokososial, tumbuh dan berkem...
Lagu Bernuansa Vulgar Kian Marak, Keluarga Harus Makin Awas KAB.CIREBON-Semakin maraknya lagu-lagu bernuansa vulgar dan berbau pornografi di kalangan anak muda, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menangga...
Hari Jadi Jawa Barat ke-71 “Kerja Nyata Untuk Jabar Juara” Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengadakan rapat paripurna daerah dalam rangka Peringatan Hari Jadi Jawa Barat ke 71 Tahun 2016 pada jum'at (19/8) bertempat di gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung. Aca...
Api PON XIX/2016 ‘Start’ Dari Indramayu Api PON XIX/2016 Jawa Barat, diambil dari sumber api abadi di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Untuk diketahui, Desa Majakerta juga pernah menjadi sumber api untuk ASIAN Games tahun 1962. Pada gelaran ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.