Tingginya angka perceraian lebih disebabkan kurangnya waktu yang berkualitas antara suami istri dan keluarga serta kurang terbangunnya keluarga yang utuh. Oleh karena itu Pemerintah Kota Bogor  berupaya semaksimal mungkin untuk membantu membangun keutuhan dan ketahanan keluarga.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya pada seminar yang membahas dampak perceraian terhadap anak, yang berlangsung Sabtu (21/1) di Balikota Bogor. Hadir sebagai narasumber, M.Fauzil Adhim dan  Dr.Rendra Maya

“Fokus utama kami,  membidik dan membangun ketahanan keluarga. Dibangunnya banyak taman dan pedestrian, bukan sekedar untuk mempercantik kota dan  tidak sekedar untuk menambah ruang terbuka hijau. Tetapi, disitulah kita berupaya menjadikan keluarga utuh,” katanya.

Baginya, tidak ada yang lebih membahagiakan saat menyaksikan pedestrian maupun taman digunakan anak-anak yang saling bercengkerama dengan orangtuanya dan suami istri berjalan bersama sebagai satu keluarga yang utuh.

Selain membangun fasilitas ruang publik, Pemkot Bogor bersama berbagai elemen masyarakat, juga terus mengedukasi warga tentang  pentingnya keutuhan dan ketahanan keluarga. Salah satunya seperti yang dilakukan PKK Kota Bogor yang menyelenggarakan Sekolah Ibu. (humas:rabas/indra)

Sumber: http://jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Pilihan Lagu yang Tepat untuk Anak-Anak Terlihat begitu miris melihat bagaimana anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu yang bertema cinta. Apalagi banyak sekali lirik dari lagu-lagu tersebut yang terdengar vulgar dan sangat tidak cocok untuk dinyanyikan anak-anak. Ka...
Kasus Perdagangan Anak Menanggapi pemberitaan terkait 99 anak dibawah umur yang menjadi korban prostitusi gay di Bogor, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan, ikut angk...
Penyerahan Bingkisan dari BAZNAS Provinsi Senin, 12/06/2017. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) Dinas P3AKB Setya Mulayana secara simbolis menyerahkan bingkisan dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
12 Merchandise Resmi Diluncurkan PB PON Tahun 2016, bersama Dekranasda Jabar, telah meluncurkan 12 jenis merchandise resmi PON tahun 2016. Hal demikian, diutarakan Ketua Dekranasda Jabar, Ny. Netty Prasetyani dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/...
Menteri Yohana Komitmen Perangi Kekerasan pada Anak Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan diskusi terbatas bersama Ratu Silvia dari Swedia, untuk membahas strategi memerangi kekerasan terhadap anak-anak. Indonesia dan Swedia merupakan b...

Leave a Reply

Your email address will not be published.