Pola Asuh Anak yang Tidak Baik Bisa Menimbulkan Kekerasan

Pola Asuh Anak yang Tidak Baik Bisa Menimbulkan Kekerasan

DP3AKB, PKHP

Pola asuh anak sangat berpengaruh pada perilaku pada saat anak dewasa. Hal ini disampaikan beberapa narasumber pada Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini “Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan” yang dilaksanakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DWP PKS Jabar.

Hadir sebagai narasumber kegiatan ini terdiri dari:

  1. Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, M.Si sebagai Kepala DP3AKB Prov. Jabar.
  2. Dr Hj. Netty Prasetiyani, M.Si.
  3. Dra. Hj. Ani Rukmini, M.Kom.

dengan Moderator drg. Is Budi Widuri, MM

Penyebab lain timbulnya kekerasan adalah kemiskinan, rendahnya akses pendidikan, nilai nilai agama, pernikahan anak dan pola pengasuhan anak.

Solusi untuk menurunkan kekerasan antara lain harus membangun hamornisasi/saling memahami, meningkatkan kualitas/kapabilitas dan meningkatkan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga di Jabar sudah diatur dengan Kepgub 9/2014. Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan ramah tamah.

[umi/pmn]

Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan
Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan
Rakor Motekar 2017

Rakor Motekar 2017

DP3AKB, PKK

Rakor dibuka oleh kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga, Setiamulyana, SH dilanjutkan laporan ketua panitia oleh kepala Seksi Ketahanan Keluarga, Drs. Oko Moch Kohri. Peserta 72 orang (27 PNS Non provinsi, 27 koordinator Motekar dan 18 pelatih motekar) ditambah 6 undangan OPD provinsi Jawa Barat

Hadir sebagai narasumber dari BPJS ketenagakerjaan kantor wilayah Jawa Barat, Bpk. Hanafi dan dari Kemen PPPA ibu Liska. [dsp]

Rakor Motekar 2017
Rakor Motekar 2017
Rakor Motekar 2017
Rakor Motekar 2017
Rakor Motekar 2017
Rakor Motekar 2017
Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Foto

Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Foto

Artikel

Ada satu langkah unik yang digagas Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, dalam menggalakkan program ketahanan keluarga, yaitu melalui foto. Bagaimana foto bisa berdampak pada ketahanan keluarga?

Menurut Netty di tengah maraknya penggunaan media sosial, foto menjadi salah satu yang terbanyak diunggah masyarakat. Namun sayangnya, sebagian besar diantaranya hanya narsis dengan dirinya sendiri, tidak melibatkan keluarganya.

Karena itu, dalam memperingati hari ibu yang jatuh pada bulan Desember 2016 lalu, Netty bersama P2TP2A Jawa Barat menyelenggarakan Lomba Foto Instagram bertajuk “Cinta Ibu”. Lomba ini terbuka bagi seluruh masyarakat Jabar, dan dibagi dalam tiga kategori yaitu caption terbaik, like terbanyak, serta foto terbaik.

“Kita ingin masyarakat bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang positif, juga ingin anak-anak kita tidak sibuk dengan mengaktualisasi diri, tapi ingin yang diunggah itu juga sesuatu yang mencerminkan nilai-nilai keluarga,” papar Netty ditemui usai acara Ramah-Tamah dan Penyerahan Hadiah Lomba Foto Instagram di Gedung Negara Pakuan Bandung, Minggu (15/01) malam.

“Ini juga satu pembuktian bahwa ketahanan keluarga memang menjadi satu kata kunci dalam membangun karakter dan kepribadian anak-anak bangsa,” pungkasnya.

Sumber: http://jabarprov.go.id

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi  Kepala Desa dan Lurah

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Kepala Desa dan Lurah

DP3AKB, PKK

Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) adalah Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga berasal dari masyarakat yang berada di Desa/Kelurahan setempat yang memiliki kemauan , pengetahuan, dan keterampilan bertugas melakukan kegiatan pemberdayaan keluarga melalui sinergitas berbagai program terkait yang tersedia dalam lingkup Desa/Kelurahan setempat untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

Sebagai upaya peningkatan wawasan dan pemahaman program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR), maka Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Kepala Desa/Lurah, Selasa (29/11/2016), bertempat di Hotel Panorama, Jalan Tangkuban Perahu No. 29 Lembang, Kab. Bandung Barat. Peserta yang diundang pada kegiatan tersebut sebanyak 314 Kepala Desa/Lurah yang berasal dari 27 Kabupaten/Kota, Koordinator Motekar 27 orang dan OPD Kab/Kota yang membidangi Motekar sebanyak 27 orang.

Hasil yang diharapkan pada kegiatan Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Kepala Desa/Lurah adalah :

  1. Kepala Desa/Lurah memahami program Motekar dalam proses pemberdayaan keluarga.
  2. Kepala Desa/Lurah memahami tugas dan fungsi Motekar sebagai pemberdaya keluarga-keluarga yang mengalami berbagai kerentanan, sehingga dapat memfasilitasi dan mengadvokasi keluarga tersebut.
  3. Kepala Desa/Lurah dapat memberi dukungan, evaluasi, dan pembinaan terhadap motekar sehingga terjalin sinergitas program antara Kepala Desa/Lurah dengan MOTEKAR.

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Kepala Desa/Lurah menghadirkan Keynote speech “ Jabar Tolak Kekerasan”, disampaikan oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat.

Pemateri lainnya Ir. Zeny Dermawan., MBA., S.Si., Apt dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa menyampaikan materi Sinergitas Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Pembangunan Ketahanan Keluarga. Materi lainnya Data untuk Perencanaan Pembangunan disampaikan oleh Yayat Hidayat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat.

Materi lainnya tentang Situasi Global Ketahanan Keluarga dan Overview Program Motivator Ketahanan Keluarga

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabupaten/Kota

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabupaten/Kota

DP3AKB, PKK

Dalam menghadapi masalah dan tantangan yang dihadapi keluarga seringkali membutuhkan dukungan dan lingkungannya. Dengan demikian sebagai upaya pembangunan keluarga melalui program strategis Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga dan sebagai implementasi dari pasal 31 Perda tersebut telah dibentuk Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar). Motivator Ketahanan Keluarga, selanjutnya disebut MOTEKAR adalah Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga berasal dari masyarakat yang berada di Desa/Kelurahan setempat yang memiliki kemauan, pengetahuan, dan keterampilan bertugas melakukan kegiatan pemberdayaan keluarga melalui sinergitas berbagai program terkait yang tersedia dalam lingkup Desa/Kelurahan setempat untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

Sebagai upaya peningkatan pemahaman program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) , maka BP3AKB Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabupaten Kota, Rabu (14/9/2016), bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa, Jl Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Hadir pada kegiatan tersebut 183 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berasal dari 27 Kab/Kota.

Kepala BP3AKB Jawa Barat, Dr.Ir. Dewi Sartika, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga merupakan sebuah proses dan upaya terus menerus untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan keluarga dalam rangka mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin seluruh anggota keluarga. Diharapkan para Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten/Kota yang terdapat motekar di wilayah kerjanya agar bisa bersinergi memberikan dukungan, evaluasi, dan pembinaan terhadap Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) sehingga terjalin sinergitas program antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten/Kota yang terdapat motekar di wilayah kerjanya agar bisa bersinergi memberikan dukungan, evaluasi, dan pembinaan terhadap motekar sehingga terjalin sinergitas program antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kab/Kota dengan Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR).

Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabupaten/Kota menghadirkan pemateri DR. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, dengan pembahasan materi Optimalisasi Perlindungan Anak dalam Pembentukan Karakter di Keluarga.

Materi lainnya adalah Pemanfaatan dan Aksesibilitas Masyarakat dalam Pemenuhan Legalitas Kependudukan sebagai Wujud Ketahanan Keluarga, disampaikan oleh Ir. Any Julistriani, Direktur Pencatatan Sipil Diirektorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Materi yang disampaikan BP3AKB Provinsi Jawa Barat adalah Optimalisasi Pembangunan Ketahanan Keluarga melalui Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR), Integrasi Sistem Informasi Pembangunan Ketahanan Keluarga, Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) serta Peran Keluarga Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

Dalam kegiatan sosialisasi ini dihasilkan komitmen yang ditandatangani oleh seluruh unsur yang mewakili kecamatan di Kabupaten/Kota. Adapun komitmen tersebut untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan Ketahanan Keluarga di Jawa Barat, Melakukan peran Pembinaan dalam bentuk memberikan fasilitasi data, akses informasi dan komunikasi, serta dukungan sarana prasarana dan Melakukan pendampingan dalam pelaporan kegiatan Motekar. [dsp]