REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rehabilitasi korban kejahatan seksual perlu diberlakukan seumur hidup. Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Reza Indragiri Amriel, dalam konferensi pers di KPAI, Selasa (21/3).

“Kalau KPAI tadi mengatakan rehabilitasi dilakukan jangka pendek, kalau kami mengatakan rehabilitasi seumur hidup. Sebab jika otak sudah berubah, maka proses rekonstruksinya hampir dipastikan tidak bisa,” kata ahli psikolog forensik tersebut.

Menurut Reza, korban tindakan kejahatan seksual bisa saja berubah menjadi pelaku. “Dari sekian banyak studi mengatakan korban menjadi predator karena tidak direhabilitasi,” ujar pria lulusan Universitas Melbourne.

Sebelumnya, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan perlunya rehabilitasi jangka pendek dan jangka panjang. “KPAI meminta pihak terkait untuk melakukan proses rehabilitasi jangka pendek dan jangka panjang, mengingat anak-anak yang menjadi korban telah mengalami kekerasan berlapis baik kekerasan psikologis, psikis, seksual, hingga kekerasan di dunia maya,” kata Asrorun Ni’am Sholeh, Selasa (21/3).

Artikel Terkait

Di Surabaya, Menteri Yohana Kampanyekan Three Ends Menteri PPPA Yohana Yembise kampanye Three Ends di Surabaya, Minggu (27/8). Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com Kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Surabaya jadi ajan...
Advokasi Untuk Gugus Tugas Kabupaten/Kota tahun 2017 di Garut Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Dr.Ir.Hj.Dewi Sartika, M.Si saat memberikan paparannya pada acara Advokasi untuk Gugus Tugas Kabupaten/Kota di Kabupaten Garut. Dalam paparannya dihadapan para stake holder di daerah ...
Pelajar Asal Garut Dinobatkan Sebagai Duta Anak Jabar GARUT, (PR).- Seorang pelajar Madrasal Aliyah/Pesantren Mualimin Persis 76 Garut, Yudhistira Adrianto terpilih menjadi Duta Anak perwakilan Provinsi Jawa Barat di perhelatan Hari Anak Nasional 2018 di Kota Surabaya, Jawa Timu...
Kelompok Perempuan Dorong 3 Maret Sebagai Hari Kebaya Nasional Busana tradisional perlu diangkat agar bisa digunakan sehari-hari. Komunitas Perempuan Berkebaya mendorong tanggal 3 Maret sebagai Hari Kebaya Nasional. Tujuannya agar seluruh masyarakat ikut melestarikan kebaya. “Kami pen...
DPRD Jabar Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengajak Pemerintah dan Elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi permasalahan sosial yang marak akhir-akhir ini, terutama fenomena lesbian, gay, biseksual dan tr...

Leave a Reply

Your email address will not be published.