Ibu Dr. Hj. Netty Heryawan  memberikan pencerahan kepada 50 peserta rakor  tentang pentingnya pemahaman yang sama tentang Pengarusutamaan Gender (PUG). Hal tersebut beliau sampaikan pada rakor terkait percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Kegiatan rakor dilaksanakan  di ruang rapat Soehoed Warnaen  Lt. 3, Gedung Bapeda Jawa Barat, Senin 13 Maret 2017.

Ibu Netty menyampaikan bahwa perlu penyadaran bahwa SDM yang ada di Jawa Barat tentu ada laki-laki dan perempuan. Pada kenyataannya perempuan seringkali termarginalkan dari pembangunan. Perlu kesadaran masing-masing pimpinan perangkat daerah agar anggaran untuk perempuan juga diperhatikan.

Dikatakan Netyy “PSDA misalnya bukan luput dari PUG malah sebaliknya, ketika kebutuhan akan air bersih maka ada wanita di dalamnya demikian juga dengan dinas lainnya”

Kepala DP3AKB Jabar Dr. Dewi Sartika menyampaikan laporannya bahwa

“Tujuan rakor ini guna mengkoordinasi, sinkronisasi dan pengendalian (KSP) dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan PUG pada perangkat daerah Jawa Barat dan Lembaga (K/L).

Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan Jabar yang dalam arahannya mengajak PD untuk  merencanakan percepatan PUG di segala bidang khususnya bidang strategis seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan partisipasi politik. Rencana Integrasi Program Pelaksanaan PUG di daerah terkait UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, pemantauan capaian kinerja motor penggerak PPRG di pusat tahun 2016 serta rencana tindak lanjut.

Dalam rakor ini para narasumber yang terdiri dari ketua Forum KKG Ibu Dr. Erham serta Ibu Aska dari KPPA menjelaskan dukungan dalam tataran kebijakan maupun aspek legalitas antara lain:

  • Tahun 1979 Majelis Umum PBB mengadopsi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW) yang mengarahkan pembangunan manusia menuju keseimbangan/kesetaraan capaian laki-laki dan perempuan,
  • Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender  dalam pembangunan nasional,
  • RPJPN 2005-2025: menetapkan kesetaraan dan keadilan gender menjadi salah satu tujuan pembangunan nasional
  • RPJMN 2004-2009 dan RPJMN 2010-2014: Strategi PUG dalam semua kebijakan, program dan kegiatan pembangunan),
  • Stranas percepatan PUG melalui perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) Tahun 2012-2014,
  • UU No. 6 Tahun 2014 tentang desa.
Rakor Percepatan Pelaksanaan Pengarustamaan Gender (PUG) di Jawa Barat
Rakor Percepatan Pelaksanaan Pengarustamaan Gender (PUG) di Jawa Barat

Artikel Terkait

Forum Anak Jawa Barat Mengunjungi Posko Trauma Healing Pasca Bencana di Rusunawa Gar... BP3AKB dan Forum Anak Jawa Barat mengunjungi posko trauma healing pasca bencana di Rusunawa Garut. Kunjungan ini dilaksanakan tanggal 1 Oktober 2016 yang dihadiri oleh Kementerian PP PA Ibu Annisa juga dihadiri oleh UNISBA Ib...
Menggali Potensi Pemberdayaan Perempuan Melalui P2WKSS Pembangunan desa merupakan salah satu pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah dalam upaya memajukan kesejahteraan rakyat. Desa adalah kekuatan sejati Negara ini. Potensi fisik desa seringkali menjadi hal yang belum terf...
Sosialisasi Indikator KLA Tahun 2018 Kegiatan sosialisasi indikator KLA Tahun 2018 dilaksanakan hari Rabu tanggal 28 Maret 2018 tempat Hotel Nexa Jl. Supratman No. 66 - 68 BandungKegiatan diawali laporan kegiatan oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak yaitu Dra. ...
Rakor Kota Layak Anak Award Wil. Priangan Barat 2016 Rapat Koordinasi Kab/Kota Layak Anak (KLA) Award Tingkat Provinsi Jawa Barat Wilayah Priangan Barat Tahun 2016 Kegiatan Rapat Koordinasi KLA Award Tingkat Provinsi Wilayah Priangan Barat dilaksanakan pada tanggal 12 April ...
Website DP3AKB Raih Juara ke-2 Kominfo Award 2017 Untuk yang ketiga kalinya, Diskominfo Prov.Jabar selenggarakan "Kominfo Award" 2017, berlangsung di Trans Hotel, Jalan Gatoto Subroto Bandung, Rabu (13/9). Berbagai inovasi berbasis IT dan peran-peran kelompok infor...

Leave a Reply

Your email address will not be published.