Penyelenggaraan PON XIX Tahun 2016, Sabtu (17/9) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo dengan membunyikan sirine didampingi Gubernur Jabar dan Menpora.

Peresmian ini merupakan babak awal pelaksanaan pertandingan-pertandingan yang akan berlangsung dari tanggal 17 sd.29 September dimana venue-venuenya tersebar di 14 Kab/Ko Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa ajang PON ini hendaknya merupakan pembinaan para atlet Indonesia untuk persiapan menghadapi SEAGAME di Malaysia tahun 2017 dan Asian Game di Indonesia pada tahun 2018. Mudah-mudahan melalui PON ini akan lahir atlet-atlet yang handal, ujarnya.

Menyinggung soal pembinaan olah raga, menurut Presiden Jokowi hendaknya bisa dilakukan mulai dari tingka bawah. Mulai tingkat RW, Kelurahan,Kecamatan sampai Kota/Kab, jelasnya.

Dalam pesan sambutan terakhirnya, Jokowi berharap melalui PON ini akan lahir atlet-atlet yang handal, “atlet yang lahir di tanah legenda”, harapnya.

Acara pembukaan PON XIX ini diawali pertunjukkan seni yang memadukan aspek modern dan tradisional yang ditampilkan oleh para pelajar Kota Bandung. Aspek kebudayaan Jawa Barat dipadukan dengan modern terutama pada kostum dan asasoris yang digunakan. Ada dua pertunjukkan kolosal yang ditampilkan, yang masing-masing berkesinambungan dengan thema “Gurilap”.

Acara resmi diawali dengan defile 34  kontingen peserta PON yang diawali oleh kontingen Provinsi Aceh dan diakhiri Kontingen Jawa Barat. Saat defile Kontingen Jawa Barat sebagai penutup rangkaian defile, para penonton memberikan applaus sambil kata “Jabar Kahiji”. “Jabar kudu kahiji.

Usai defile dilanjutkan dengan penyampaian janji atlet dan janji wasit, kemudian menaikan bendera PON dan setelah penyampaian sambutan Gubernur dan Pidato Presiden Jokowi, acara pembukaan diakhiri dengan penyalaan api PON. Api PON dari pintu gerbang dibawa oleh mantan atlet bulutangkis Taufik Hidayat dan Susi Susanti, dan kemudian diberikan kepada atlet bina raga Ade Rai untuk kemudian menyalakan api dikalderon. Seluruh rangkaian acara pembukaan PON XIX ditutup dengan pertunjukkan kebang api.

Artikel Terkait

Jabar Menerima Penghargaan dari KKBPK Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menerima Tanda Kehormatan dan Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga (KKBPK) Tahun 2016. Penghargaan diberikan langs...
Asap Rokok Berbahaya Bagi Ibu Menyusui karena Dapat Menghambat Produksi ASI Rokok tak hanya merugikan orang yang menghisapnya, tetapi juga orang di sekitar yang terkena asap rokok alias menjadi perokok pasif.  Dalam sebuah survei terbaru seperti dikutip dari Boldsky.com, lebih dari 1000 perokok p...
Penyerahan Bingkisan dari BAZNAS Provinsi Senin, 12/06/2017. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) Dinas P3AKB Setya Mulayana secara simbolis menyerahkan bingkisan dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Bukan Gadget, Ini Jenis Mainan Anak yang Tepat untuk Tumbuh Kembangnya Foto : istockphoto Fenomena kecanggihan teknologi tidak hanya berpengaruh pada usia remaja dan dewasa saja, melainkan juga usia anak-anak bahkan balita sekalipun. Dengan alasan agar anak tidak cengeng dan ngambek, biar ...
Ditanya Putin Mengapa Banyak Menteri Perempuan, Ini Jawaban Jokowi Presiden Joko Widodo saat menghadiri puncak perayaan Hari Ibu 2016 di Halaman Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusaf Pemerintahan Provinsi Banten, Jalan Syech Nawawi, Kota Serang, Banten, Kamis (22/12/206). Presiden Joko Wi...

Leave a Reply

Your email address will not be published.