Tenaga Penggerak Desa/Kelurahan (TPD/K) merupakan tenaga kontrak / honorer di UPTD yang bergerak di bidang kependudukan dan keluarga Berencana. Kekurangan tenaga Penggerak Program Kependudukan dan KB di tingkat Desa/Kelurahan menjadi dasar pembentukan TPD ini, sehingga akhirnya TPD resmi dibentuk pada tahun 2011. Pada dasarnya TPD mempunyai tugas yang sama dengan PKB/PLKB, antara lain :

  1. Menguasai potensi wilayah kerja sejak pengumpulan data keluarga dan Pasangan Usia Subur, dapat menganalisa penentuan masalah prioritas, dan menyusun rencana kerja setiap bulan
  2. Melaksanakan mekanisme operasional Program Kependudukan dan KB di tingkat Desa/Kelurahan
  3. Melaksanakan penyuluhan KB – KS dan program pembangunan lainnya dalam upaya Pembangunan Keluarga Sejahtera
  4. Membantu dalam kegiatan Pelaporan KB dan KS di tingkat Desa/Kelurahan dan Klinik KB
  5. Melakukan evaluasi dan menyampaikan laporan bulanan sesuai dengan system yang berlaku
  6. Bertanggung jawab dalam menyelesaikan PPM KB – KS di Desa/Kelurahan lokasi kerja.

Oleh karena tugas tersebut, maka TPD dituntut untuk bisa menjadi lebih kreatif, aktif dan inovatif dalam melakukan penggerakan dan pengembangan program KB di lapangan, sehingga keberhasilan program KB dapat tercapai. Untuk mewujudkan harapan tersebut, maka diadakanlah pertemuan TPD se-Jawa Barat yang diadakan di hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor Kabupaten Sumedang pada hari Kamis tanggal 28 April 2016.

Pertemuan Tenaga Penggerak Desa/Kelurahan se-Jawa Barat 2016

Pertemuan Tenaga Penggerak Desa/Kelurahan se-Jawa Barat 2016

Acara yang dibuka oleh kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) ibu DR. Ir. Dewi Sartika, M.Si ini dihadiri oleh 169 tamu undangan yang terdiri dari: TPD Kabupaten/kota, Kepala Bidang yang menangani TPD/K, OPD Pengelola KB Kabupaten/Kota, Biro Pelayanan Sosial Dasar – Setda Provinsi Jawa Barat, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat yaitu Pokja II dan Pokja IV, Forum Pos KB Provinsi Jawa Barat, PD IBI Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (Ipeu – KB) Jawa Barat.

Kesepakatan yang dihasilkan oleh pertemuan ini yaitu perlunya  koordinasi pelayanan terpadu dari semua pihak penyelenggara baik dari sisi kebijakan ataupun pendanaan sehingga dapat menunjang keberhasilan tugas TPD di lapangan dan menghasilkan kualitas yang baik dalam pelayanan keluarga berencana. Oleh karena itu dukungan untuk mengadakan pertemuan rutin dalam rangka memperkuat dan memperkokoh komitmen antara TPD dengan pihak OPD perlu dilakukan, agar pelaksanaan pelayanan KB bisa berjalan dengan baik.

Foto album kegiatan pertemuan ini bisa dilihat di sini

Artikel Terkait

Lomba Public Speaking bagi Anggota KPPI Jabar Lomba Public Speaking bagi anggota KPPI Jabar dan KPPI dari 27 Kabupaten/Kota. Acara lomba ini dilaksanakan pada hari Jum'at, tanggal 24 Maret 2017 di Hotel Lingga, Jalan Soekarno Hatta No. 464 Bandung. Juri berasal dar...
350 Anak Ramaikan Jambore Forum Anak Jabar 2016 Sekitar 350 anak-anak dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat meramaikan Jambore Forum Anak tingkat Provinsi Jawa Barat, yang berlangsung sejak Rabu-Sabtu, 16-19 November 2016 di Hotel Lembah Sarimas, Kecamatan Ciater, Subang. ...
Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Gugus Tugas Kab/Kota Layak Anak Se-Jawa Bar... Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gugus Tugas Kab/Kota Layak Anak (KLA) Se-Jawa Barat Tahun 2017 Dilaksanakan tanggal 18 sd 19 Desember 2017 di Hotel Puri Khatulistiwa Yang diundang 1 orang Kepala PP PA dan...
Evaluasi P2WKSS 2016 Evaluasi program P2WKSS 2016 baru saja usai dilaksanakan. Dengan anggaran swadaya masyarakat dan bantuan mitra kerja perusahaan yang mencapai lebih dari 20 milyar rupiah mampu mengangkat kemandirian masyarakat. Rata-rata pemb...
Kunjungan Kerja Bidang PKK ke Aceh Kunjungan Kerja Bidang PKK ke Aceh Kunjungan Kerja Bidang PKK ke Aceh Kunjungan Kerja Bidang PKK ke Aceh

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.