Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 yang akan berlangsung pada 27 Juli – 7 Agustus 2016 di Mataram diisi Pameran Peradaban Islam (PPI) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) Expo. Untuk NTB Expo berlangsung 30 Juli s.d 5 Agustus 2016. Ada pula promosi produk unggulan daerah se-indonesia, bazar kuliner halal food, dan Festival Hortikultura yang akan berlangsung di area Expo di sebelah utara venue utama Islamic Centre NTB.

Untuk memenuhi undangan Pemrov NTB dan bentuk partisipasi pada pameran The 14th NTB Expo 2016, BP3AKB memasarkan hasil produk kelompok PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga) yang merupakan binaan BP3AKB Jawa Barat.

Pameran NTB Expo melibatkan para pelaku usaha (buyer) dan investor baik dari dalam maupun luar negeri dengan potensi pengunjung lebih dari 5.00 orang unsur peserta/kafilah MTQ dari seluruh Provinsi di Indonesia dan 10.000 orang dari masyarakat umum.

Menurut Asisten II Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariyadi yag juga merangkap Wakil Ketua III MTQ 22016, PPI adalah acara baru di ajang MTQ yang dipersiapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB bekerjasama dengan Museum Nasional dan Museum NTB. Pameran itu akan menampilkan dokumentasi dinamika dan perkembangan peradaban Islam. ‘’Di NTB khususnya dan Islam di nusantara pada umumnya,’’ kata Gita Ariyadi.

NTB Expo yang diselenggara Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang sejak empat bulan lalu pun sudah disiapkan. Sebanyak 278 stan produk lokal atau 90 persen, sudah terisi. Pameran NTB EXPO dan promosi produk unggulan daerah peserta se Indonesia. ‘’Masing-masing daerah menampilkan keunikan produk daerah,’’ ujar Gita Ariyadi.

Dalam MTQ kali ini, pameran produk unggulan daerah selain diadakan di venue utama juga diadakan di Lombok Epicentrum Mall (LEM) diikuti tidak kurang dari 90 peserta kabupaten/kota se Indonesia.

Keberadaan sektor informal pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi atensi panitia. 30 an PKL yang membuka lapak di jalan Mahoni kini sudah dialihkan di area paling utara arena EXPO.

Rujukan: Tempo

Artikel Terkait

Dewi Sartika: Berdayakan Perempuan, Lindungi Anak & Sukseskan KB Swara Wanita. Bila kita melihat pembangunan itu, ujungnya bukan kesejahteraan perempuan dan anak. Ini merupakan bagian kita, untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Karena SDM itu salah satunya tergantung urusan gizi d...
Kota Bandung Raih Anugerah Parahita Ekapraya 2016 Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menerima Anugerah Parahita Ekapraya 2016 dari Wakil Presiden Jusuf Kalla./DOK HUMAS PEMKOT BANDUNG UPAYA Pemerintah Kota Bandung dalam hal pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan pe...
Bazaar Ramadhan 1438 H Keluarga Besar BKOW Prov. Jabar Bazaar Ramadhan hasil kerjasama antara DP3AKB Prov. Jabar dan BKOW Prov. Jabar dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 13 Juni 2017 bertempat di halaman parkir DPD Golkar Kota Bandung Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 113 Bandung. ...
Pendataan Sapras Perusahaan yang Responsif Gender Dengan terbitnya Permen PP no 15 tahun 2015 tentang sapras responsif gender di perusahaan DP3AKB Prov jabar merespon nya pada APBD 2018 dengan program pendataan. Tim pendataan terdiri dari DP3AKB Prov dan kab kota, Disnake...

Leave a Reply

Your email address will not be published.