http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20388.jpg

Anak yang menjadi korban kekerasan setiap tahun terus terjadi. Korbannya melanda semua kelompok anak, bahkan anak penyandang disabilitas berpeluang menjadi korban.

Dengan kondisi itu, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar, kini terus berupaya melakukan langkah antisipasi agar tidak ada lagi anak yang menjadi korban kekerasan, termasuk anak dari disabilitas, ungkap Ketua P2TP2A Jabar, Hj. Netty Prasetyani dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (13/12).

Bagi kalangan anak disabilitas peluang menjadi korban aksi kekerasan rentan, karena sebagian besar anak disabilitas mempunyai kepribadian tertutup sehingga jika mereka menjadi korban sulit untuk diketahui” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, perlu diberikan edukasi dan penyuluhan di kalangan guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Para guru tersebut, nantinya setelah mendapatkan pembinaan akan bertugas mengawasi kondisi anak disabilitas yang dibina di sekolahnya masing-masing.

“Untuk merespon harapan tersebut, P2TP2A saat ini sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menggelar diseminasi informasi antisipasi kekerasan terhadap anak. Sasaran dari kegiatan tersebut adalah para guru SLB” imbuhnya. (NR)

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Lagu Bernuansa Vulgar Kian Marak, Keluarga Harus Makin Awas KAB.CIREBON-Semakin maraknya lagu-lagu bernuansa vulgar dan berbau pornografi di kalangan anak muda, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menangga...
HUT ke 72, Ini Harapan Ineu Bagi Jawa Barat BANDUNG-Bertepatan dengan hari jadi ke-72 Propinsi Jawa Barat  sejumlah prestasi telah ditorehkan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari ber...
88 Tahun Peringatan Hari Ibu di Indonesia, Apa Pandangan Menteri Yohana? Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menegaskan, bahwa buruknya ketahanan keluarga Indonesia menyebabkan maraknya terjadi berbagai persoalan bangsa. "Maraknya berbagai persoalan bangsa...
Anak Terlanjur Bermasalah, Jangan Perlakukan Sebagai Sampah Setiap anak tidak pernah meminta dilahirkan. Setiap anak juga tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi orangtuanya. Karena itulah para orangtua selayaknya menganggap anak sebagai anugerah dan titipan yang harus di...
Opening Ceremony Peparnas Hadirkan Pertunjukan Berbeda Dengan PON Opening Ceremony (Upacara Pembukaan) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 akan digelar pada 15 Oktober 2016 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar selaku Wakil Ketua Umum PB PON XIX...

Leave a Reply

Your email address will not be published.