Opening Ceremony (Upacara Pembukaan) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 akan digelar pada 15 Oktober 2016 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar selaku Wakil Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jawa Barat mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan pertunjukan seni dan budaya yang berbeda dengan apa yang ada di Opening dan Closing Ceremony PON.

Hal ini dia ungkapkan disela-sela acara Sosialisasi Peparnas XV/2016 Jawa Barat yang digelar di area Car Free Day (CFD) Cikapayang Dago, Kota Bandung, Minggu pagi (9/10/16). “Jadi ada sesuatu yang akan ditampilkan yang tidak ada di PON, tidak ada di Pembukaan PON. Jadi kalau ingin tahu datang aja nanti,” ungkap Deddy.

PON dan Peparnas memiliki keunikan tersendiri, untuk itu Deddy mengungkapkan Peparnas akan menampilkan kekhasan tersendiri, seperti pertunjukan teknologi yang belum pernah ada di Jawa Barat. Selain itu, acara opening pun akan menyuguhkan penampilan para musisi dan seniman difabel.

“Saya kira meriahnya akan sama. Karena perform-nya berbeda. Akan ada kekhasan di Peparnas,” kata Deddy.

Peparnas XV akan berlangsung dari 15 – 24 Oktober 2016. Rencananya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Puan Maharani akan membuka secara langsung pesta olahraga nasional penyandang difabel ini.

Kontingen Jawa Barat yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Bambang Waskito berjumlah 350 orang, terdiri dari atlet 250 orang, pelatih 50 orang, dan ofisial 50 orang.

Kontingen Jawa Barat pun menargetkan untuk menjadi Juara Umum atau “Jabar Kahiji” dalam Peparnas XV/2016 ini dengan minimal meraih 131 medali dari 620 medali dan nomor pertandingan. Ada 13 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Peparnas kali ini, yaitu Atletik, Angkat Berat, Bola Voli Duduk, Bulutangkis, Catur, Goal Ball, Judo, Renang, Panahan, Sepak Bola, Tenis Meja, Tenis Lapang Kursi Roda, dan Bowling.

“Saya bangga dengan tim Peparnas Jawa Barat. Saya percaya bahwa kalian semua adalah para juara,” tukas Gubernur Ahmad Heryawan yang turut hadir dalam acara sosialisasi ini.

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Kasus Pemerkosaan Berkelompok dan Pembunuhan Anak Kembali Terjadi di Sorong, Papua B... Setelah pertengahan tahun lalu, masyarakat dikejutkan dengan kasus perkosaan berkelompok (gang rape) dan pembunuhan yang menimpa YY di Bengkulu, insiden serupa kembali terjadi. Kali ini merenggut nyawa (KM), anak perempuan be...
Akhiri Pernikahan Anak Pernikahan anak (di bawah 18 tahun) akan berdampak buruk terhadap masa depan pendidikan dan kesehatan reproduksi anak perempuan, serta meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Ini adalah seruan bersama untuk #AkhiriPernikahanAn...
Aher: Ketauladanan Harus Ditularkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa sifat ketauladanan itu harus ditularkan, agar lebih banyak lagi tauladan-tauladan yang lahir di kemudian hari. Hal itu diungkapkan Aher pada sambutan penyerahan penghargaan ...
Netty: Kejadian Jamal Harus Jadi Pelajaran Semua Orang Tua Kasus Jamaludin Muhammad (6 tahun), bocah asal Garut, Kampung Cisante, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu yang kedua tangannya harus diamputasi karena remuk masuk dalam mesin penggiling bata, menjadi perhatian semua pejabat. Sal...
Jangan Sering-Sering Bermain Sosial Media Jika Tak Ingin Depresi Pernah dilakukan sebuah survei yang melibatkan 1787 orang dewasa muda berusia 19 sampai 32 tahun yang menunjukkan bahwa pengguna aktif sosial media rentan menderita depresi. Para peneliti membandingkan mereka dengan pengguna ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.