NOVA Eliza terus berjuang menghentikan kekerasan terhadap perempuan. Perempuan berdarah Aceh tersebut mengumpulkan 51 tokoh laki-laki yang dipilihnya sebagai sosok yang peduli untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

”Saya mencoba mengumpulkan 51 tokoh yang akan dipilih. Siapa yang akan bisa menyuarakan hati untuk menghentikan kekerasan. Kami pilih dari berbagai macam latar belakang profesi di Indonesia. Kami tidak peduli soal ras dan etnis. Kami hanya ingin menampilkan sosok yang peduli menghentikan kekerasan,” kata Nova di Senayan, Jakarta, Rabu 23 November 2016.

Sejatinya, dia hendak mengumpulkan lebih banyak tokoh namun karena keterbatasan waktu, hanya 51 laki-laki yang dikumpulkan dan ditampilkannya dalam pameran foto bertajuk Suara Hati Lelaki.

Saat ditanya kenapa harus laki-laki, menururtnya, hal itu selaras dengan tema yang diusung yaitu melawan kekerasan. ”Saya pikir, sangat penting untuk melibatkan laki-laki dalam pameran ini untuk mendukung hak perempuan. Kita butuh laki-laki untuk membantu mengubah sikap terhadap kesetaraan dalam masyarakat. Bukan cuma di Indonesia tapi juga di negara lain seperti Belanda. Saya pikir, jika ingin mengubah sesuatu, kita butuh laki-laki untuk tampil dan berbicara. Jadi, saya bangga melihat banyak laki-laki Indonesia yang mendukung hak perempuan termasuk duta besar Belanda untuk Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, pameran Suara Hati Lelaki yang sudah menginjak tahun kedua tampil beda karena foto-foto yang dipamerkan tahun lalu semuanya perempuan.

Nova ingin mengnangkap sisi lain laki-laki yaitu kelembutan, keprihatinan, dan kasih sayang. Nova ingin menggali emosi terntang apa yang selama ini perempuan rasakan ketika mengalami kekerasan.

”Ini adalah kolaborasi antara Suara Hati Foundation yang mendukung perempuan korban kekerasan di Indonesia dengan kedutaan besar Belanda. Inspirasinya dari mana-mana. Terutama dari korban kekerasan yang masih butuh dukungan dan motivasi,” ucapnya.

Pameran tersebut merupakan bentuk kerja sama ketiga Suara Hati Foundation dengan Erasmus Huis. Pada kerja sama pertama, dilaksanakan peluncuran Suara Hati Perempuan. Kedua, bincang-bincang dengan menghadirkan sejumlah organisasi nirlaba yang berkaitan dengan pergerakan antikekerasan.***

 

Sumber PR.com

Artikel Terkait

Kekerasan Seksual Anak di KBB Tinggi NGAMPRAH, (PR).- Tingkat kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bandung Baratcukup tinggi. Data Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana KBB, pada 2015 tak kurang dari 22 kasus kekerasan sek...
Stop Bullying Silakan lihat videonya di bawah ini Terdapat beberapa jenis-jenis bullyinhg. Bullying dapat berbentuk tindakan fisik dan verbal yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Barbara Coloroso (2006:47-50) memba...
Ini Cara Ajari Anak Melindungi Diri dari Pedofilia Anak-anak selalu menjadi incaran para paedofil yang berujung pada kekerasan seksual. Oleh karena itu, tugas utama orangtua adalah melindungi si kecil dari para predator seks yang dapat menghancurkan masa depan anak. Psikia...
Aher: Istighosah, Mobilisasi Doa untuk Kesuksesan PON di Jawa Barat Sekitar 1.500 orang yang merupakan PNS Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung serta masyarakat sekitar Stadion GBLA melaksanakan istighosah atau doa bersama menyambut pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat. Hadir dalam istighosah...
Jokowi: Pendidikan Karakter Perlu Diperkuat BANDUNG – Presiden RI Joko Widodo menegaskan jika pendidikan karakter khususnya anak-anak sekolah harus diperkuat. Sehingga ia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pendidikan karakter belum lama ini. “K...

Leave a Reply

Your email address will not be published.