Itulah yang diraih Netty Prasetiyani, istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sekaligus Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Keluarga (PKK) di tatar Pasundan.

Peluh keringat dan rasa lelah Netty dalam menghadapi kasus-kasus kekerasan yang seringkali menimpa anak-anak di Jawa Barat diganjar ukiran bergengsi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berupa Anugerah Penghargaan KPAI 2016 untuk kategori individu.

Nama Netty didapuk penghargaan prestisius karena berperan aktif dalam perlindungan khusus terhadap anak terutama dalam upaya pencegahan terjadinya perdaganan anak (child trafficking) di Jawa Barat.

Ketua KPAI, Asruron Ni’am Sholeh mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada mereka yang menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak. Netty, selain berperan mendampingi tugas Aher, juga mengemban tanggung jawab besar yang dilaksanakannya sepenuh hati dalam perannya sebagai Ketua P2TP2A dan Ketua Tim Penggerak PKK.

Sehingga kasus child trafficking yang semula di mata KPAI dinilai cukup tinggi menjadi relatif turun dan penanganan kasusnya pun cenderung presisi.

“Beliau Ketua P2TP2A, Tim Penggerak PKK, sekaligus istri gubernur yang setia mendampingi tugas Pak Aher. Tetapi dengan kepeloporannya beliau turun langsung menangani kasus termasuk advokasi hukum terhadap korban-korban child trafficking,” kata Asruron seusai pemberian Anugerah KPAI 2016 di gedung Graha Mitra, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Prestasi yang diraih Netty, lanjut Asruron, perlu dikabarkan kepada khalayak ramai agar menjadi kesadaran kolektif di daerah bahwa peran istri Gubernur bukan hanya mendampingi sang kepala daerah.

Netty Heryawan dapat anugerah KPAI Tokoh peduli anak

Tetapi juga turut berperan aktif dalam upaya pencegahan perdagangan anak di daerahnya masing-masing. Sebab masih tidak bisa dipungkiri bahwa kasus child trafficking masih banyak terjadi di Indonesia.

Di mata Asruron dan jajaran KPAI serta pemerintah, Netty memiliki prestasi yang mentereng. Sebagai ketua P2TP2A Jabar, Netty termasuk produktif dan memiliki respons yang cepat serta tanggap ketika sebuah kasus muncul.

“Bu Netty juga memiliki gagasan yang smart, saya rasa tidak banyak yang bisa melakukannya. Prestasi ini butuh dikabarkan dan didorong,” ujar Asruron.

Sementara itu, Netty mengatakan penghargaan Anugerah KPAI 2016 merupakan prestasi bagi seluruh warga Jawa Barat, termasuk jajaran pemerintahan. Sebab, prestasi yang diraihnya itu tidak akan hadir jika tanpa kerja keras dan kerja besar seluruh insan terkait di Jawa Barat.

“Saya berterima kasih kepada KPAI atas kepercayaannya sehingga saya menjadi nominator dan mendapatkan anugerah. Sekali lagi, ini untuk seluruh warga Jawa Barat,” ujar Netty.

Bagi Netty, penghargaan itu merupakan tanggung jawab moral sekaligus pelecut agar terus bersinergi melakukan program perlindungan anak dari kekerasan. Dia berharap prestasi ini dapat diteladani oleh kelompok lainnya baik dalam skala kecil, besar, dan negara.

“Ini bukan beban, tetapi merupakan tanggung jawab moral. Saya harus menggerakkan komponen masyarakat sehingga bermuara dalam upaya perlindungan anak. Maka langkah saya harus luar biasa, salah satunya adalah sekolah ramah anak lewat program Jabar Tolak Kekerasan,” ujarnya.

Selamat untuk Nety Heryawan untuk kerja kerasnya. :)

Rujukan: http://www.inilahkoran.com/berita/jabar-kahiji/60033/peluh-netty-hasilkan-prestasi

Artikel Terkait

Sejarah 8 Maret Diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional Hari Perempuan Internasional merupakan peringatan atas prestasi para perempuan di seluruh dunia sambil menyerukan kesetaraan gender. Prestasi ini termasuk dalam bidang politik, sosial, dan hal lainnya. Dilansir dari Telegrap...
Ini 7 Alasan Kuat Mengapa Orangtua Tidak Boleh Gengsi Minta Maaf Pada Anak Setiap orangtua pasti ingin melakukan yang terbaik bagi anaknya. Tapi, yang namanya manusia memang tidak ada yang sempurna. Para orangtua tidak mungkin selalu benar, begitu juga dengan anak-anak. Baik orangtua maupun anak sam...
The Fourth Asian Forum on The Rights of The Child 2016 Kegiatan The Fourth Asian Forum on The Rights of The Child dengan tema "Ensuring the Best of The Child", bertempat di Marine Park Hotel, Gianyar, Bali. Berlangsung selama 3 hari, yaitu pada tanggal 23 sampai dengan 25 Novembe...
Kongres Anak Indonesia (KAI) ke XIII/2015 Kegiatan ini diikuti anak-anak dari seluruh Indonesia dengan melibatkan partisipasi LSM/LPA, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, dan dunia usaha. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Hari Anak Nasional (HAN) ...
Hukuman Kebiri Menyasar Kejahatan Seksual Berulang, Beramai-ramai, dan Paedofil KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (10/5/2016) KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menandatangani Per...

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.