Sama seperti pada Ramadhan sebelumnya DP3AKB Prov. Jabar mengadakan program kultum. Kultum ini dilaksanakan setelah shalat Dzuhur berjamaah. Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya pengisi kultum adalah pejabat setingkat Kasie ke atas atau mendatangkan ustadz luar, Ramadhan kali ini pengisi kultum adalah staf dan pegawai di bawah Kasie dari internal DP3AKB. Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mempraktekkan pelatihan public speaking yang beberapa waktu lalu didapatkan oleh pegawai dan staf DP3AKB.

Sebagai pembicara pertama adalah Uskandar dari Bidang PEMENUHAN HAK ANAK (PHA). Beliau mengambil tema tafsir surat Al Kafirun.

Asbabun nuzul surat Al-Kafirun atau asal mula turunnya surat Al-Kafirun adalah bermula dari perkembangan dakwah Nabi Muhammad SAW yang sangat berkembang pada masa itu. Namun kejadian tersebut justru menimbulkan keresahan bagi pada para pemimpin kaum Quraisy. Berbagai cara ditempuh oleh para tokoh kaum Quarisy tersebut.

Salah satunya adalah dengan mendatangi paman Nabi Muhammad SAW, Abu Thalib. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta Abu Thalib membujuk Nabi Muhammad SAW berhenti berdakwah dan menawarkan harta, wanita, dan jabatan jika Nabi Muhammad SAW berhenti berdakwah. Alih-alih terpengaruh, Nabi Muhammad justru menolak tawaran tersebut.

Islam mempunyai sikap yang tegas dalam bersikap. Konsep Islam dengan non-muslim adalah Lakum Dinukum Waliyadin Artinya Untukmu Agamamu Untukku Agamaku sementara Konsep Islam dengan sesama muslim Fastabiqul Khoirot atau berlomba lomba dalam kebaikan

Melihat kegigihan dan kesungguhan Nabi Muhammad SAW, Abi Thalib menjadi kagum dan menyampaikan penolakan keponakannya tersebut kepada para tokoh Kaum Quraisy. Akhirnya, Kaum Quraisy, mencari cara lain yakni melalui toleransi agama. Toleransi agama yang dimaksud Kaum Quraisy adalah dengan mengajak umat Muslim untuk ikut menyembah berhala sesekali. Begitu pula sebaliknya, jika umat Muslim beribadah mereka juga akan turut serta. Melihat hal tersebut, Nabi Muhammad SAW kemudian merenung dan turunlah surat Al-Kafirun ini. [dez]

Kultum Dzuhur: Konsep Islam dengan sesama muslim Fastabiqul Khoirot
Kultum Dzuhur: Konsep Islam dengan sesama muslim Fastabiqul Khoirot

Artikel Terkait

Kegiatan Konvensi Hak Anak bagi Tenaga Kesehatan Tahun 2017 Kegiatan Konvensi ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 22 dan 23 Mei 2017. Peserta kegiatan ini di hadiri oleh sembilan kabupaten/kota yaitu Kota Cirebon, Kab Cirebon, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Majalengka, Kab. Indrama...
Forum Anak Jawa Barat – Baksos Bencana Banjir Anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Daerah Jawa Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di posko bencana banjir Baleendah. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan pada hari Minggu, 24 April 2016 dari pukul 10.00 - 14.00...
DP3AKB Menerima Kunjungan dari Provinsi Bangka Belitung Dr. Sujatmiko: Prihatin Tak Ada Perempuan Babel Duduk di DPR atau DPD Kondisi keterwakilan perempuan dari daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menurut laporan Ryan A. Prakasa wartawan Bangka Pos ( Juni 2016) saa...
Pelatihan TOT Pegiat PUG Jawa Barat TOT Bagi Pegiat PUG berlangsung di Hotel Grand Tjokro Bandung, 18 April 2017 Jalan Cihampelas Bandung. Kegiatan ini merupakan agenda khusus kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka implementasi INP...
Pemilihan Duta Anak Jawa Barat Kegiatan Seksi Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Bidang Pemenuhan Hak Anak Pemilihan Duta Anak Wilayah Purwakarta tgl 6 s.d. 7 Maret 2018 di Hotel Citra Grand Karawang dibuka oleh Kasi Pendidikan, Pengasuhan dan Budaya Hj....

Leave a Reply

Your email address will not be published.