Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menyerukan agar kompetisi olah raga dimulai dari tingkat daerah terbawah yaitu Desa dan Kelurahan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas atlet dan mampu berkompetisi.

“Kita harus mewujudkan gerakan kompetisi olah raga mulai dari Desa dan Kelurahan, lalu Kabupaten Kota, Provinsi hingga ke tingkat Nasional. Hal itu untuk meningkatkan kualitas atlet dan bibit-bibit olahragawan sejak tingkat terbawah, selain membiasakan kompetisi yang sehat” ujar Jokowi dalam sambutan pembukaan PON XIX di Stadion GBLA Kota Bandung, Sabtu malam (17/9).

Menurut Jokowi, gerakan kompetisi nasional itu juga sebagai upaya terus menghidupkan budaya olah raga di masyarakat.

“Olah raga harus menjadi bagian dari budaya masyarakat kita, agar tercipta masyarakat yang sehat dan kuat secara fisik juga mental, melalui ajang kompetisi” paparnya.

Dimulainya PON XIX, ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden, dilanjutkan dengan penyalaan api PON di Kalderon. PON XIX berlangsung mulai 17 hingga 29 September 2016. (Pun)

Artikel Terkait

Cerita Warga soal Keseharian 4 Bocah Yatim yang Ditinggal Ibu Kerja Sumedang - Ramai diberitakan Evan (11), Bayu (7), Audi (3), dan Adiba (5 bulan) asal Dusun Babakan Kananga, Desa Margamulya, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telantar. Sang ayah meninggal 4 bulan lalu, ...
Kemnaker Luncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak 12 Juni 2017 Jakarta — Memperingati Bulan Menentang Pekerja Anak Nasional setiap bulan Juni dan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada 12 Juni,  Kementerian Ketenakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak (K...
Agar Anak Sehat Unggul, Gemari Ikan Sedari Dini Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Forikan Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan menghadiri Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfir LA...
Aher Minta Kinerja PNS Tetap Optimal Selama Ramadhan Pemerintah provinsi mengatur jam kerja baru bagi pegawai negeri sipil (PNS) selama bulan suci Ramadhan. Para PNS mendapat pengurangan jam kerja saat bulan puasa. Meski demikian, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau...
Tragedi Yuyun: Media Sosial, Pornografi dan Miras Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihenyakkan oleh munculnya kasus tragis berupa pemerkosaan massal sekaligus pembunuhan. Korban mengalami kematian setelah diperkosa kolektif alias rame-rame (gang rape) disertai dengan keker...

Leave a Reply

Your email address will not be published.