Gubernur Jabar Ahmad Heryawan secara resmi membuka kegiatan pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-71 Jabar. Pesta rakyat bertajuk ‘De Syukron 6’ ini merupakan puncak dari rangkaian acara yang sudah berlangsung sejak 19 Agustus lalu.

Aher, sapaan akrab Heryawan, mengatakan pesta rakyat ‘De Syukron 6’ kali ini mengambil tema: Jabar Kahiji. Diharapkan kegiatan ini menjadi momentum memperastukan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan PON XIX dan Peparnas XV 2016.

“Kalau masyarakat ngahiji (bersatu), Jabar kahiji (pertama). Momentum ini harus menjadi penyemangat mewujudkan itu,” kata Aher dalam sambutannya di kawasan komplek Gedung Sate Bandung pada Jumat (2/9/2016).

Lewat pesta rakyat ini, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut memeriahkan pelaksanaan PON Jabar tahun ini. Sehingga, sambung dia, tidak hanya sukses dalam pelaksanaan namun juga meraih prestasi yang gemilang.

“Karena untuk bisa menjadi tuan rumah menunggu begitu lama, dan anggaran tidak sedikit. Kita ingin menghadirkan PON yang gebyar, berdampak ekonomi masyarakat, dan administrasinya paling baik. Terutama Jabar Kahiji harga mati,” kata Aher

Menurutnya pelaksanaan pesta rakyat menjadi ajang mendekatkan rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, kata dia, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat bersyukur atas segala prestasi dan pembangunan yang telah dan sedang dilakukan oleh Pemprov Jabar.

“Selama 71 tahun kita melewati masa pembangunan yang sudah dilakukan oleh pendahulu. Sekarang kita bertugas melanjutkannya dengan berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang belum tuntas,” ucapnya.

Pesta rakyat “De Syukron 6” ini akan berlangsung selama dua hari dimulai tanggal 2 – 3 September di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Beragam kegiatan digelar mulai dari hiburan, pertunjukan seni dan budaya hingga pameran berbagai macam produk UKM Jabar.

Dalam kesempatan ini, Aher juga membuka Festival Teh Jabar yang diikuti oleh daerah-daerah penghasil teh. Kegiatan ini diharapkan juga menjadi ajang memperkenalkan produk unggulan UKM Jabar terutama teh.

“Teh itu produk unggulan Jabar milik UKM. UKM harus kita apresiasi dengan membeli produknya dan mengembangkannya untuk lebih maju. Karena UKM selama ini menjadi penggerak ekonomi Jabar,” tutur Aher.
(bbn/bbn)

De-Syukron 6, Wujud Syukur Pembangunan Di Jabar

Di usianya yang ke 71 tahun, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar pesta rakyat De’ Syukron 6, dari tanggal  2-3 September 2016 di halaman Gedung Sate Kota Bandung. Pada penyeleggaraan kali ini dari pagi hingga malam hari panita menampilkan pameran produk unggulan Jawa Barat, pawai pakaian adat dan modern, music performance, pagelaran wayang golek, Festival Teh Jawa Barat, video mapping dan ditutup dengan atraksi laser serta kembang api.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang menerima kado ulang tahun dari Lembaga Pelestari Budaya Jabar berupa dua buah Kujang Manjing saat meresmikan de’ Syukron 6 mengungkapkan, acara ini diadakan sebagai wujud rasa syukur atas pembangunan dan prestasi yang telah dicapai Jawa Barat dalam upaya kesejahteraan masyarakat.

“Kita syukuri apa yang sudah dilakukan dalam pembangunan dan mensyukuri berbagai nikmat pembangunan yang sudah dirintis oleh pendahulu kita, itulah esensi diadakannya De’ Syukron 6 ini,” ucap Aher, Jumat (02/09/16).

Aher dan jajarannya pun berkomitmen untuk terus melahirkan berbagai kemajuan-kemajuan dan prestasi. “71 tahun kita sudah lewati dan kita akan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang lebih baik lagi,” katanya.

Yang berbeda pada De’ Syukron 6 ini yaitu dihadirkannya Festival Teh Jawa Barat yang bertujuan untuk makin mengokohkan perkebunan teh di Jawa Barat dan meningkatkan produksi serta kualitas agar menjadi komoditas yang mendunia seperti kopi Java Preanger. Berbagai macam olahan Teh yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat dipamerkan dalam de’ Syukron 6 ini.

“Mengapa kita adakan Festival Teh Jawa Barat, karena kita ingin agar Teh Jawa Barat produksinya dan kualitasnya meningkat sebagaimana kopi yang sudah juara di tingkat internasional,” ujarnya.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, pesta rakyat De’ Syukron 6 ini adalah milik seluruh masyarakat Jawa Barat. Dia berharap De’ Syukron 6 dijadikan momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang kinerja yang sudah dicapai Pemprov Jabar selama ini.

“Inilah bukti kerja nyata Pemprov jabar dalam membangun pemerintahan yang baik dalam mencapai kemajuan dan kesejahteraan,” ujar Ineu.

Seperti pada pameran unggulan produk UMKM Jabar, Ineu menginginkan agar dijadikan etalase wujud pembangunan ekonomi di Jawa Barat

“Ini salah satu mengapa Pak Gubernur ini berhasil dari berbagai bidang, kerja berat Pemerintah Daerah dalam mewujudkan rakyatnya sejahtera tak akan terwujud tanpa dukungan dari pelaku UMKM,” katanya.

Karena itu dalam acara ini dilakukan penandatanganan kesepahaman antara Kadin Jabar, Bank BJB, BPJS dan LPDB KUMKM dalam upaya meningkatkan produktivitas pelaku UMKM di Jabar dan memudahkan akses pembinaan dan pembiayaan serta dapat jaminan sosial bagi mereka.

Provinsi Jawa Barat dilahirkan pada tanggal 19 Agustus 1945 atau dua hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Saat itu hanya ada 8 Provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Celebes dan Provinsi Bali.

Animo Pada De Syukron 6 Tinggi

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18956.jpg

Gelaran Puncak Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat De Syukron 6 – 2016 telah secara resmi dibuka Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Jumat (2/9/16) pagi. Sebanyak 244 stand, enam artis/band nasional, tiga panggung, satu pegelaran wayang golek dan pertunjukkan video mapping akan digelar di dua hari penyelenggaraan dari Jumat hingga Sabtu (3/9/16) malam.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setda Jabar Ade Sukalsah mengatakan berdasarkan catatan event organizer (EO) tahun lalu saja tercatat 20.000 warga Jabar yang mengunjungi De Syukron 5. “Tahun ini diprediksi akan melebihi angka itu karena Gasibu sudah dibuka, tahun lalu kan masih ditutup,” katanya di Gedung Sate Bandung, Jumat (2/9/16).

Mengingat animo masyarakat yang meningkat dari tahun ke tahunnya, atas nama Pemprov Jabar selaku penyelenggara, Ade memohon maaf dan pemaklumannya kepada warga Bandung terutama yang terganggu karena kemacetan di sekitar Gedung Sate-Jl. Diponegoro dan sekitarnya.

“Kemacetan ini selain animo masyarakat untuk berkunjung tinggi, tapi juga karena membludaknya peserta pameran produk-produk unggulan dari UKM Jabar yang sulit sekali kami tolak. Untuk itu kami memohon maaf kepada warga Bandung atas kemacetan yang ditimbulkan De Syukron 6,” katanya.

Ade mengaku pihaknya melalui Dinas Perhubungan Prov. Jabar sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung.

“Kami mencatat ini sebagai bagian dari evaluasi agar ke depannya dapat menjalin koordinasi yang lebih baik lagi, terlebih Bandung akan menjadi tuan rumah pembukaan dan beberapa pertandingan cabor pada PON XIX dan Peparnas XIV mendatang. Kami mohon dukungan warga Bandung,” katanya.

Water Screen di Video Mapping

Video mapping masih menjadi andalan di De syukron 6, sama dengan lima gelaran di tahun-tahun sebelumnya. Tentunya tiap tahun ada keunikan dan kolaborasi yang ditampilkan agar warga Jabar terhibur maksimal.

Creative Director Digital Media Acho sebagai video mapping maker di De Syukron 6 mengatakan tema yang diangkat pada video mapping kali ini adalah Gurilaps (budaya Jawa Barat) dan menyambut PON dengan maskotnya Lala serta Lili. Yang unik dari pertunjukan video mapping kali ini karena akan ada sinkronisasi lighting dan fountain (air mancur) halaman Gedung Sate, yang kemudian akan menampilkan water screen.

“Kami akan memunculkan gambar di layar yang itu adalah mancuran air dari fountain. Serupa yang ada di Marina Bay Sand Singapura,” jelasnya.

Untuk pertunjukan ini, pihaknya menggandeng komunitas kreatif dari Baros Cyber Creative Center. “Durasi pertunjukan plus kembang api sekitar 15 menit” katanya.

Acho berharap karya timnya akan memuaskan masyarakat Jabar. “Saya juga berharap mudah-mudahan cuaca bersahabat besok, agar pertunjukkan dapat dinikmati maksimal,” katanya

Saksikan Video Mapping, Ribuan Warga Tumplek di Depan Gedung Sate

Untuk melihat kemeriahan acara Video Mapping de syukron 6 silakan lihat videonya di bawah ini

Ratusan warga berkumpul didepan Gedung Sate untuk melihat video mapping dalam rangka de syukron 6 ulang tahun Jawa Barat ke-71 tahun, Sabtu (3/9/2016) malam. Baik didalam maupun diluar pagar mereka dengan setia menunggu akan video mapping sebagai penutupan pesta rakyat de syukron 6.

Ketika video mapping dimulai seluruh pengunjung yang datang langsung mengeluarkan ponsel pintar dan kemudian mengabadikan dengan cara masing- masing.

Ada yang merekam atau memoto dan tak lupa berselfie ria ketika video mapping sedang berjalan. Seluruh warga terlihat antusias dengan video mapping yang ditampilkan. Semua mata pengunjung mengarah pada bangunan gedung sate yang menjadi layar dari video mapping yang ditampilkan.

Video yang ditampilkan mengangkat akan kekayaan alam yang berada di tanah Jawa Barat seperti Geopark Ciletuh dan lain sebagainya.

Dengan diiringi oleh musik yang sangat mendukung membuat pertunjukkan akan Surili sebagai maskot PON Jabar terlihat seperti nyata dalam video mapping tersebut.

Surili yang ada pada video mapping berlagak seperti atlet yang sedang menunjukkan berbagai olahraga seperti memanah dan paralayang. Setelah itu dilanjutkan dengan kembang api yang sangat indah yang menghiasi langit di atas Gedung Sate selama 10 menit.

Selesainya video mapping dengan diakhiri oleh kembang api membuat warga berdecak kagum dan riuh tepuk tangan dari semua pengunjung. Dan setelah selesai akhirnya seluruh pengunjung pulang dengan tertib, namun masih ada yang ditempat yang mengira masih ada lanjutan dari video mapping.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menerangkan bahwa de syukron adalah tanda syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang menghadirkan kesusksesan di Jawa Barat.

“De Syukron memiliki arti bahwa rasa syukur kepada semua pihak yang mendukung kesuksesan jawa barat,” terangnya di Gedung Sate, Jalan Dipenogoro, Bandung, Sabtu (3/9/2016).

Ia berharap video mapping yang selalu dilakukan setiap tahun pada ulang tahun Jawa Barat akan ditemukan inovasi terus kedepannya.

Salah seorang pengunjung, Ari (53) mengaku sangat terkesan dengan video mapping yang ditayangkan. Video yang ada sangat bagus dan menghibur terutama kembang api yang ditampilkan.

“Bagus, semoga kedepan lebih bagus lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Jalan di sekitar Gedung Sate dan Lapangan Gasibu menjadi parkir selama acara berlangsung. Kepadatan kendaraan juga terjadi namun pihak kepolisian selalu stand by bila ada hal yang tidak diinginkan.

Sumber:
Jabarprov.go.id
detik.com
galamedia.com

Artikel Terkait

Anak Terlanjur Bermasalah, Jangan Perlakukan Sebagai Sampah Setiap anak tidak pernah meminta dilahirkan. Setiap anak juga tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi orangtuanya. Karena itulah para orangtua selayaknya menganggap anak sebagai anugerah dan titipan yang harus di...
DPRD Jabar Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengajak Pemerintah dan Elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi permasalahan sosial yang marak akhir-akhir ini, terutama fenomena lesbian, gay, biseksual dan tr...
6 Hal Penting yang Perlu Diajarkan Pada Anak Untuk Melindunginya dari Bahaya Kekeras... Kasus kekerasan dan pelecehan seksual belakangan ini semakin marak terjadi. Kekerasan seksual ini juga bisa terjadi kepada siapa saja, bahkan tak jarang anak-anak di bawah umur yang menjadi korban dari kejahatan seksual para ...
Lindungi Si Kecil dari Pornografi (1) Menurut psikolog Elly Risman, Psi, dari Yayasan Kita dan Buah Hati (YBHK), Jakarta sudah terpapar pornografi dalam jumlah yang tidak terbayangkan. Temuan dari konselor remaja yang dilakukan YBHK, terutama terhadap siswa kelas...
HUT Jabar, Demiz: Tunjangan Guru Harus Naik BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, pada  peringatan hari jadi ke-72 Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Khususnya di bidang pendidikan termasuk Tunjangan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.