BANDUNG-Pemerintah pada Puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September 2017 di Magelang memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai pembina olahraga berprestasi tahun 2017.

"Alhamdulillah Kinerja dan pembangunan olahraga Jabar telah diapresiasi pemerintah dengan diberikannya penghargaan kepada Gubernur Jabar sebagai pembina olahraga berprestasi tahun 2017," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kusmayadi Tatang Padmadita dalam sambutannya pada kegiatan puncak peringatan Haornas Tingkat Jawa Barat di SPOT Center Arcamanik, Bandung (11/9/2017) 

Dalam sambutan Gubernur Jabar yang dibacakan langsung oleh Kusmayadi. Gubernur menyatakan sejak awal masa bhakti sebagai Gubernur Jabar, ia merasa perlu memberikan perhatian khusus terhadap bidang olahraga ini karena potensi dan prestasi yang ada sangat besar. Tapi perwujudan olahraga masyarakat Jawa Barat pada masa itu belum cukup menggembirakan.

Hal itu disebabkan selain pembinaan olahraga yang belum optimal juga minimnya sarana dan prasarana olahraga baik yang berskala lokal terlebih berstandar nasional maupun internasional.

Kusmayadi menjelaskan  pada tahun 2010, Jabar ditetapkan sebagai tuan rumah PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016. Hal itu dijadikan momentum perbaikan sarana dan prasarana olah raga termasuk kinerja pembangunan olahraga Jabar yang ditandai dengan arah kebijakan dan dukungan anggaran bagi oembangunan keolahragaan Jawa Barat. 

"Langkah awal yang diambil pada saat itu dengan membentuk dinas tersendiri yaitu Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disorda) Jabar sehingga melalui Perda No 21 Tahun 2008 tentang struktur organisasi dan perangkat daerah maka resmi terbentuk Disorda,"paparnya.

"Dalam waktu dekat pak Gubernur akan meresmikan langsung SPOT center Arcamanik dan melepas kontingen Jawa Barat pada Pekan Pelajar Olahraga Nasional (POPNAS) XIV tahun 2017 di Jawa Tengah,"pungkasnya (MAT)

Jabar Kucurkan Rp4,7 Triliun Bagi Sarana Olahraga

BANDUNG-Total anggaran yang telah dikucurkan dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sejak 2012 sampai 2017 untuk pembangunan dan renovasi sarana dan prasarana olahraga mencapai Rp4,7 triliun. 

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam sambutannya yang dibacakan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kusmayadi Tatang Padmadita mengaku, seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat sudah dan akan mendapatkan bantuan tersebut.

Selain itu, dalam penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas ke XV pada 2016, Pemprov Jabar sudah membelanjakan Rp280 miliar untuk pengadaan peralatan pertandingan sehingga saat ini Jabar menjadi salah satu provinsi yang memiliki peralatan pertandingan yang lengkap dengan standar nasional maupun internasional. 

"Peralatan ini akan berguna pada penyelenggaraan Asian Games 2018 dan Jabar menjadi salah satu tuan rumahnya," kata Kusmayadi pada kegiatan puncak peringatan Haornas Tingkat Jawa Barat di SPOT Center Arcamanik, Bandung (11/9/2017) 

Menurut Kusmayadi, keberadaan sarana dan prasarana fisik atau hardware tentu saja tidak menjamin pembinaan olahraga. Untuk itu, persiapan pranata dan tata kelola atau sofware serta pembinaan sumber daya manusia harus ditangani secara optimal.

Selanjutnya, Kusmayadi menuturkan dalam pembinaan tata kelola di dalam olahraga di Jabar setelah bertahun-tahun dibahas dan dirumuskan secara matang maka pada 2 Februari 2015 lahirlah Perda No 1 Tahun 2015 mengenai penyelenggaraan keolahragaan.

Melalui Perda ini, pengembangan dan pembinaan olahraga diatur supaya berjalan lebih proporsional antara aspek olahraga prestasi dengan aspek pembudayaan olahraga agar lebih seimbang dan saling melengkapi. 

"Demikian juga aspek olahraga pendidikan, rekreasi, tradional, berkebutuhan khusus, kesehatan olahraga, pengembangan industri olahraga serta sarana dan prasarana olahraga diatur dengan lebih memadai sehingga tidak bertumpu pada dinas olahraga tetapi juga dinas terkait lainnya,"pungkasnya. (MAT)

Dari DP3AKB prov Jabar yang hadir mengikuti peringatan Hari Olahraga Nasional Jawa Barat
Dari DP3AKB prov Jabar yang hadir mengikuti peringatan Hari Olahraga Nasional Jawa Barat

Hari Olah Raga 2017, kembali Aher Raih Penghargaan Pemerintah

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24827.jpg

MAGELANG-Pada perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke XXXIV Tahun 2017, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mendapat penghargaan sebagai Pembina Olahraga Daerah Berprestasi Tahun 2017. 

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha M Saputra mewakili Gubernur Jabar pada puncak acara Haornas XXXIV yang di gelar di Stadion dr. H. Moch. Soebroto, Kramat Selatan, Magelang Utara, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu sore (9/9/17).

Aher dianggap telah berjasa dalam membangun dunia olahraga di Jawa Barat khususnya, melalui berbagai kebijakan. Aher dinilai telah mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal lain yang membuat Aher menerima apresiasi ini, yaitu pihaknya bisa mengantarkan Jawa Barat sukses sebagai penyelenggara sekaligus meraih juara umum pada berbagai perhelatan olahraga nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar, Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015, hingga Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016.

"Ini (prestasi PON, Peparnas, dan Porwanas) suatu bukti bahwa Bapak Gubernur (Aher) ini punya komitmen dan kepedulian terhadap pembinaan olahraga di Jawa Barat," kata Yudha usai mewakili Gubernur Aher menerima penghargaan tersebut.

Lebih lanjut, Yudha mengatakan, bahwa prestasi yang telah diraih Aher bukan dalam waktu dan proses yang singkat. Berbagai upaya telah dilakukan Aher sejak 2010. Seperti fokus terhadap pembinaan cabang olahraga dan para atlet, hingga membangun berbagai infrastruktur atau sarana olahraga di seluruh Jawa. Barat.

"Ini perjalanan yang tidak sebentar. Untuk mendapatkan penghargaan seperti ini perjalanan semenjak tahun 2010. Beliau (Aher) sudah berdaya sejak tahun 2010 sampai dengan 2016 dengan berbagai kebijakan yang beliau buat," ujar Yudha.

Ke depan, Yudha menambahkan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat akan terus berjalan hingga mengakar. Diharapkan pembinaan terhadap dunia olahraga di Jawa Barat bisa memberikan kontribusi lebih terhadap dunia olahraga nasional bahkan internasional.

"Terbukti dengan banyaknya venue olahraga di Jawa Barat yang akan digunakan untuk Asian Games 2018. Nanti akan ada delapan cabang olahraga yang dipercayakan kepada Jawa Barat untuk Asian Games. Ini kepecayaan dari Pemerintah Pusat, bahwa fasilitas (olahraga) yang ada di Jawa Barat sangat layak untuk digunakan dalam ajang Asian Games. 

Di samping juga para atlet Jawa Barat cukup mumpuni dan banyak terlibat di Asian Games," tutur Yudha.

"Dan tentu saja kita sudah komitmen bahwa Jawa Barat siap menyukseskan Asian Games 2018. Mudah-mudahan kiprah Jawa Barat di Asian Games ini bisa memberikan kontribusi untuk Indonesia agar bisa berprestasi di tingkat internasional," pungkasnya.

Acara puncak Haornas 2017 merupakan rangkaian dari berbagai event olahraga yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Seperti Gowes Pesona Nusantara yang diikuti peserta dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan jarak tempuh hingga 5.124 km. Ada juga kompetisi sepak bola Gala Desa diikuti peserta dari 136 kabupaten/kota di Indonesia, Liga Sepak Bola Berjenjang, Liga Santri Nusantara dengan melibatkan 1.000 seribu lebih pondok pesantren dari seluruh Indonesia, dan kegiatan lainnya.

Atlet Jabar Dominasi Raihan Medali SEA Games 2017

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24836.jpg
Penyerahan penghargaan Gubernur kepada atlet berprestasi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra

BANDUNG-Atlet asal Jawa Barat mendominasi raihan mendali pada ajang SEA GAMES ke XXIX 2017 di Kuala Lumpur Malaysia dengan menyumbangkan 15 medali emas, 36 medali perak dan 54 perunggu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisorda) Provinsi Jawa Barat, Yudha M Saputra mengatakan, Jawa Barat dinobatkan sebagai provinsi terbanyak dalam menyumbangkan medali untuk Indonesia.

"Alhamdulillah pada SEA GAMES di Kuala Lumpur Malaysia, Jabar menjadi provinsi penyumbang medali terbanyak,"papar Yuda dalam sambutan Haornas ke XXXIV tingkat Provinsi Jabar di Sor Arcamanik, Senin (11/9/2017)

Yudha mengungkapkan, dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar memberikan apresiasi kepada insan olahraga berprestasi yang terdiri dari  olahragawan 5 orang, wasit dan juri  2 orang, pelatih 4 orang, tenaga keolahragaan 1 orang, ilmuwan keolahragaan 1 orang, pembina olahraga 1 orang, wartawan olahraga 1 orang, 1 organisasi olahraga, serta mantan olahragawan berprestasi 15 orang.

"Ditambah dengan para atlet berprestasi pada SEA GAMES Kuala Lumpur Malaysia kemarin yang menyumbangkan 15 medali emas, 36 medali perak dan 54 perunggu,"tuturnya

Selain itu, kata Yudha, pada kesempatan ini juga, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memperoleh penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai pembina olah raga terbaik tingkat nasional.

"Perlu diketahui bahwa selama Jawa Barat berdiri baru sekarang menerima penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai pembina olah raga terbaik tingkat nasional,"ucap Yudha. 

Adapun, pada pekan Olahraga Pelajar Nasiona (POPNAS) ke XIV 2017 yang akan berlangsung di Jawa Tengah. Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan 335 atlit, 62 pelatih, 2 orang dokter, 10 tenaga medis dan 41 orang official,

Kontingen Jawa Barat akan mengikuti 21 cabang olahraga (Cabor)  di jawa Tengah. Untuk itu, kata Yuda pihaknya memohon doa restu dari warga Jawa Barat agar kontingen Jabar memperoleh hasil yang maksimal. 

"Kami memohon doa restu dari warga Jabar agar kontingen ini meraih gelar juara umum pada POPNAS nanti,"pungkasnya. (MAT)

Artikel Terkait

Tips Memilih Film Kartun untuk Anak Anda Anak-anak sangat menyukai film kartun. Namun demikian harus juga hati-hati dan waspada, ada beberapa film kartun yang beracun dengan membawa pesan merusak yang tidak sesuai dengan budaya aturan yang kita anut. Baca juga Fi...
Ini Efek Hukuman Kebiri Kimiawi pada Tubuh shutterstock KOMPAS.com — Menanggapi maraknya kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak, akhirnya Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang peru...
Tips Jitu Atasi Kekerasan pada Saat Pacaran Pacaran adalah masa di mana kita mengenal lawan jenis lebih dalam sebagai calon pasangan yang akan kita jadikan pendamping hidup. Sebuah hubungan pacaran diawali oleh adanya rasa cinta kedua insan tersebut. Tanpa cinta, pa...
Gubernur Sosialisasikan Penyelenggaraan Peparnas XV di CFD Dago Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sosialisasikan dan deklarasikan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional XV di Area Car Free Day (CFD) Jl. Ir.H.Juanda (Dago) Bandung, Minggu (9/10). Hadir dalam acara tersebut,  Wagub J...
Nihil Kekerasan, Kemerdekaan Hakiki Perempuan dan Anak BANDUNG-Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mempunyai makna yang penting bagi kita semua. Salah satunya makna bagi kaum perempuan dan anak-anak yang hingga kini masih banyak dipertaruhkan. Menginjak usi...

Leave a Reply

Your email address will not be published.