Inilah buku terbitan PT Tiga Serangkai yang menuai kontroversi

Inilah buku terbitan PT Tiga Serangkai yang menuai kontroversi (Radar Depok/Jawa Pos Grup)

Dunia pendidikan lagi-lagi dikejutkan dengan buku berisikan materi tak patut. Di Depok, Jawa Barat, berbedar buku berjudul ‘Aku Berani Tidur Sendiri’ yang membuat resah guru dan orang tua.

Keladinya, buku yang diperuntukan bagi pelajar TK dan SD tersebut disusupi konten dewasa alias tak ramah anak. Di antaranya soal masturbasi. Dalam salah satu halaman, digambarkan seorang bocah laki-laki tengah tidur sambil memegangi guling. Di situ juga tertulis keterangan yang sejatinya belum layak untuk anak TK maupun SD.

Misalnya begini, ‘Aku menggerakan tubuhku naik turun, eh ternyata asyik juga rasanya. Jantungku berdebar, tapi aku senang’.

Informasi yang dihimpun Radar Depok Online (Jawa Pos Grup), buku telah menyebar.

Pemerhati Masalah Anak, Jeanne Noveline Tedja menilai buku yang berjudul terbitan PT Tiga Serangkai itu sangat jelas memuat konten yang tidak ramah anak, lantaran mengajarkan tentang seksualitas yang tidak tepat.

“Bahkan cenderung ‘mendorong’ anak untuk melakukan seks menyimpang. Buku tersebut bukanlah sarana yang tepat untuk memberikan seks edukasi kepada anak-anak. Apalagi ditujukan bagi anak-anak usia TK dan SD,” ujar Nane -sapaan akrabnya- kepada Radar Depok, kemarin.

Nane mengatakan, walaupun diberikan stiker ‘Bimbingan Orangtua’ pada buku tersebut. Tetap tidak ada jaminan bahwa akan ada orangtua yang mendampingi dan membimbing tatkala anak membaca buku tersebut. Edukasi seks kepada anak terutama usia TK dan SD paling tepat diberikan oleh orangtuanya.

“Orangtuanya harus membekali dirinya dengan membaca buku tentang Edukasi Seks bagi anak atau berkonsultasi dengan ahlinya. Edukasi Seks untuk anak usia TK dan SD adalah dengan cara komunikasi langsung dengan orangtua,” pungkasnya.(ina/cr1/rd/mam/JPG)

Sumber: JawaPos.com –

Artikel Terkait

Bimtek Motekar Angkatan 5 Bandung,Kepala Dinas P3AKB saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Bimtek Motekar Angkatan ke 5 yang sekaligus angkatan terakhir.
Dewi Sartika: Berdayakan Perempuan, Lindungi Anak & Sukseskan KB Swara Wanita. Bila kita melihat pembangunan itu, ujungnya bukan kesejahteraan perempuan dan anak. Ini merupakan bagian kita, untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Karena SDM itu salah satunya tergantung urusan gizi d...
Apa Pendapat Anda Atas Usulan Harga Rokok Naik Jadi Rp. 50.000 Apa pendapat Anda atas usulan harga rokok naik jadi Rp. 50.000? Silakan tulis di kolom komentar ya! Salah satu tuntutan anak Indonesia kepada pemerintah di Hari Anak Nasional adalah segera tanda tangani FCTC. FTCT (Framewo...
Rakornas PP-PA di Maluku Utara, Ribuan Peserta Ramaikan Kota Ternate Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementrian PP-PA) Yohana Yembise didampingi KH. Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Melaksanakan Konfrensi Pers dalam rangka Rakornas PP-PA yang telah dimulai sej...
Bangun Kepantasan Diri Sebagai Calon Pemimpin Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menuturkan persaingan yang kita hadapi merupakan sesuatu yang bersifat alamiah. Apalagi dengan adanya Masyarakat Ekonom...

Leave a Reply

Your email address will not be published.