Gubernur Ahmad Heryawan menegaskan, bahwa “jabatan” ini bukan kemuliaan. Jabatan ini adalah beban dan tanggung jawab. Manakala beban dan tanggung jawab ini dilaksanakan dengan amanat baru menjadi kemuliaan.

Justeru ketika jabatan itu dilaksanakan dengan tidak penuh amanat, dengan kecurangan, dengan tidak tanggung jawab, dengan kelalaian, saya khawatir justeru bukan kemuliaan yang akan digapai oleh kita semuanya, tapi yang akan terjadi adalah kehinadinaan di hadapan pertanggung jawaban di mahkamah Tuhan Yang Maha Kuasa di hari kiamat, “itulah yang harus kita camkan”, tegas Aher, saat memberikan sambutannya di acara pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon di lingkungan Pemprov. Jabar, sabtu (31/12) di Aula Barat Gedung Sate Bandung.

Ditegaskan oleh Gubernur, bahwa jabatan itu amanat dan kemana amanat itu harus disalurkan ? tentunya amanat itu harus disalurkan kepada kesetiaan terhadap negara dimana pada negara itu ada pejabat negara, yaitu presiden dan di tingkat provinsi adalah ada wakil kepala negara di provinsi, yaitu gubernur. Di tingkat provinsi pengejewantahan kesetiaan terhadap negara adalah kepada gubernur, ulang Gubernur.

Lanjut Aher, di tingkat provinsi ini hanya ada satu matahari, yaitu gubernur yang dibantu oleh wakil gubernur. Tapi wakil gubernur bukan matahari, tapi bagian dari matahari, “tidak boleh ada dua matahari”, tegas Gubernur.

Kepada siapa kita bekerja di dunia? jawab gubernur : “tentu untuk pimpinan kita tertinggi, yaitu presiden dengan cabang-cabang di bawahnya (gubernur, bupati/walikota), “di akherat tentu untuk menggapai ridho Allah dan itulah kebermaknaan hidup.

Gunakan semua fasilitas yang ada termasuk tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) untuk kebermaknaan hidup.

Di akhir pidato arahan, gubernur mengatakan “Hanya dua yang saya tuntut, yaitu loyalitas dan kinerja. Tidak ada yang ketiga. Mari kita hadirkan kinerja yang bagus dan loyalitas yang bagus untuk keberhasilan pembangunan bangsa Indonesia.

Sumber: jabarprov.go.ig

Artikel Terkait

Ekspose Program Kegiatan P2TP2A Kepada Siswa SPN Cisarua Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Netty Prastiyani Heryawan memberikan ekspose Program Kegiatan P2TP2A kepada siswa SPN Cisarua. Kegiatan bertempat di P2TP2A Jl. Martadinata Bandung, Rabu 6 April 2016
Upacara Peringatan HUT RI ke-72 DP3AKB Prov. Jabar 72 tahun yang lalu pada bulan Agustus, Soekarno yang didampingi Mohammad Hatta membacakan teks proklamasi. Peristiwa ini menjadi tonggak lahirnya bangsa Indonesia. Dan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus diperingati sebagai ...
Pendidikan Pra Nikah: DP3AKB Bekerja Sama Kohati Badko HMI Jawa Barat Dasar Pemikirannya adalah bahwa Keluarga yang kuat adalah keluarga yang mampu mengelola kesulitan-kesulitan yang dihadapi dengan cara bervariatif maupun kreatif. Ini menunjukkan keluarga tersebut merupakan keluarga yang kuat,...
Rakornas PP PA dan Kesbangpol Para Kepala eselon II Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se-Indonesia pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Badan PP PA dan Kesbangpol di Royal Kuningan Jakarta tanggal 18 s.d 21 Mei 2016
Dewi Sartika: Berdayakan Perempuan, Lindungi Anak & Sukseskan KB Swara Wanita. Bila kita melihat pembangunan itu, ujungnya bukan kesejahteraan perempuan dan anak. Ini merupakan bagian kita, untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Karena SDM itu salah satunya tergantung urusan gizi d...

Leave a Reply

Your email address will not be published.