Petugas merazia permen diduga mengandung narkoba di Mojokerto, Jawa Timur (Zen Arivin/Okezone)

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto, Jawa Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) permen dot yang diduga mengandung narkoba. Razia berlangsung dari jelang siang tadi.

Selama hampir 3 jam, petugas menyisir sejumlah sekolah yang ada di Kota Mojokerto. Namun, petugas tidak menemukan adanya permen dot yang diduga mengandung narkoba itu.

Selanjutnya, petugas menyasar sejumlah agen makanan ringan di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. Hasilnya, petugas menemukan permen dengan merek yang sama dijual bebas di dua agen makanan ringan. Meskipun, jenis permen yang ditemukan petugas gabungan itu berbeda dengan permen dot yang ditemukan di Surabaya.

“Menindaklanjuti temuan adanya permen yang diduga mengandung narkoba itu, hari ini kami melakukan sidak. Hasilnya kami menemukan permen dengan merek yang sama, yakni “Permen Keras”. Tapi bentuknya beberda,” ujar Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi, Rabu (08/3/2017).

Selain itu, petugas juga menemukan permen dot dengan bentuk yang berbeda. Di Mojokerto, permen dot yang ditemukan mirip “kempeng”. Petugas juga menemukan permen impor dari China yang dijual bebas di sejumlah agen makanan di Pasar Tanjung Anyar.

“Selanjutnya, kami mengambil sampel seluruh permen yang kita temuan ini, baik permen dengan merek “Permen Keras” maupun permen impor untuk dilakukan uji laboratorium. Meskipun permen-permen ini di dilengkapi dengan izin dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan),” imbuhnya.

Kasi Kefarmasian dan Alkes Dinkes Kota Mojokerto, Kusmulyati menyatakan, seluruh sampel permen yang didapatkan hari ini, akan dilakukan uji laboratorium. Sampel makanan tersebut akan di bawa ke BPOM Surabaya, mengingat Dinkes Kota Mojokerto belum memiliki laboratorium guna mendeteksi kadar bahan kimia.

“Untuk hasilnya baru diketahui mungkin 2 sampai 3 minggu kedepan. Karena kita harus membawa ke BPOM Surabaya. Nanti jika sudah ada hasilnya, kita sampaikan,” ungkapnya.

Menurut Kusmulyati, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil resmi dari Dinkes Provinsi Jawa Timur dan BPOM Surabaya perihal hasil yang uji laboratorium yang pasca ditemukannya Permen Keras yang diduga mengandung narkoba itu di wilayah Surabaya.

“Belum ada, kami juga masih menunggu. Hari ini kami memang sengaja bekerjasama dengan BNNK Mojokerto untuk melakukan sidak, karena ini sudah menjadi atensi dari masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut salah seorang pemilik agen makanan di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, Hery Cahyadi (48), mengatakan, jika mereka belum mengetahui terkait dengan adanya permen yang diduga mengandung narkoba.

“Belum tahu. Kemarin sempat tahu di televisi, tapi tidak begitu memperhatikan. Jadi tidak tahu kalau ada permen yang berbahaya,” terangnya kepada awak media.

Hery juga mengaku belum lama menjual permen merek “Permen Keras” itu. Berkisar antara 2 hingga 3 minggu lalu. Selain itu, lanjut Hery, untuk satu pak permen dijual dengan harga Rp 24 ribu.

“Harganya memang murah. Saya dapat dari sales satu pak-nya Rp 23 ribu. Tidak begitu laku juga kok. Tidak tahu kenapa, mungkin rasanya juga tidak begitu enak sehingga minim peminat,” pungkasnya.

Sumber: http://news.okezone.com/read/2017/03/08/519/1637586/duh-permen-dot-diduga-mengandung-narkoba-juga-ditemukan-di-mojokerto

Artikel Terkait

Jokowi Berharap Perppu Kebiri Beri Ruang Hakim Jatuhkan Vonis Seberat-beratnya Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas tentang Dana Alokasi Khusus di Kantor Presiden Rabu (11/5/2016). KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti U...
Cewek 15 Tahun Asal Bandung Ini Memperjuangkan Hak Anak & Menentang Pernikahan ... foto: dok.pribadi Kenalan dengan Putri Gayatri, yuk. Cewek keren satu ini peduli banget terhadap hak anak dan sangat menentang nikah muda. Berkat kepeduliannya ini, Putri berkesempatan menjadi wakil Indonesia di si...
Bimbingan Konseling Keluarga Resume Buku Konseling Keluarga(Family Counseling) Prof. Dr. H. Sofyan S. Willis Bab I Latar Belakang Kehidupan Keluarga Kehidupan masyarakat khususnya keluarga, tidak akan pernah lepas dari sistem nilai yang ada di ma...
Ini Dampak Positif dan Negatif Pokemon Go bagi Anak-anak Pokemon Go bisa membuat anak kreatif. Pokemon Go semakin diminati masyarakat Indonesia. Respon pro dan kontra pun bermunculan terkait dampak permainan tersebut bagi terutama bagi anak-anak. Menurut ketua Lembaga Perlindun...
Peparnas XV di Jabar Tahun 2016, Dibuka Resmi Menpora Dalam suasana yang mendung dan turun hujan rintik-rintik, Menpora, Imam Nachrowi dengan dipayungi ajudannya, meresmikan gelaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV, Sabtu (15/10) sore, bertempat di Lapangan Stadion Siliwa...

Leave a Reply

Your email address will not be published.