Menurut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, nanti dalam pembukaan Penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas XV, yang akan berlangsung Sabtu (17/9) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, akan datang sekitar 27 ribu orang memenuhi stadion tersebut.

Hal demikian diungkapkan Ahmad Heryawan saat diwawancara awak media usai memimpin upacara pengibaran bendera kontingen PON/Peparnas dan Gelar Pasukan Keamanan Penyelenggaraan PON/Peparnas, Rabu (14/9) di Halaman Stadion GBLA Gede Bage Bandung.

Dari jumlah angka itu, sekitar 2300 orang adalah tamu undangan dan kemudian ada warga masyarakat sekitar Stadion GBLA. “Jadi biarkan masyarakat sekitar GBLA ikut menikmati keberadaan stadion tersebut, terutama dalam acara Pembukaan PON”, jelas Ahmad Heryawan.

PB PON Antisipasi Kemacetan dan Bencana Alam

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang juga Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV mengatakan, kemacetan kendaraan bisa menjadi persoalan krusial jelang upacara pembukaan PON.

Oleh karena itu, kata dia, gelar pasukan ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai persoalan saat hari H.

“Saat bersamaan apel siaga dari Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, Satpol PP, dan berbagai kesatuan dengan jumlah personel 17 ribu orang. Ini pengamanan saya kira ideal,” kata Heryawan di Stadion GBLA Gedebage Kota Bandung, Rabu (14/9).

Lebih lanjut Heryawan mengimbau warga Jabar untuk bersama-sama memeriahkan ajang olah raga terbesar di Tanah Air ini.

“Mari kita tunjukkan sebagai bangsa yang ramah dan santun, apalagi Jabar ini terkenal “someah hade ka semah”. Mari kita nikmati segalanya sebagai perhelatan dan pertunjukkan,” katanya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi bencana alam seperti tanah longsor, pihaknya juga sudah menyiagakan alat berat terutama di daerah rawan bencana yang kebetulan digunakan untuk venue. (Pun)

Sumber: JabarProv.go.id

Artikel Terkait

Menteri Yohana Ajak Mudik Ramah Perempuan dan Anak Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, sebagian besar masyarakat telah melakukan perjalanan mudik, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan,...
Akhiri Pernikahan Anak Pernikahan anak (di bawah 18 tahun) akan berdampak buruk terhadap masa depan pendidikan dan kesehatan reproduksi anak perempuan, serta meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Ini adalah seruan bersama untuk #AkhiriPernikahanAn...
Jenguk Jamaludin, P2TP2A Jabar Akan Siapkan Psikolog Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan mengingat usia Jamaludin, bocah korban kecelakaan mesin penggilingan tanah yang masih sangat belia, pendampi...
Akhiri Kekerasan Ekonomi pada Perempuan untuk Tingkatkan PDB JAKARTA, (PR).- Kaum perempuan yang tidak bekerja rentan mengalami kekerasan ekonomi. Padahal, apabila angka kekerasan terhadap perempuan menurun, produk domestik bruto Indonesia akan naik. Hal itu mengemuka dari hasil Sur...
Kemnaker Luncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak 12 Juni 2017 Jakarta — Memperingati Bulan Menentang Pekerja Anak Nasional setiap bulan Juni dan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada 12 Juni,  Kementerian Ketenakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak (K...

Leave a Reply

Your email address will not be published.