SHUTTERSTOCK Ilustrasi

KOMPAS.com – Para penjahat seksual pada anak di Indonesia terancam hukuman kebiri. Meski masih menimbulkan perdebatan, tetapi hukuman tersebut sudah diterapkan di negara lain.

Pengebirian yang akan dilakukan bukanlah mutilasi dua testis atau buah zakar, tetapi kebiri kimiawi. Ini adalah menyuntikkan zat kimia tertentu yang umumnya hormon antiandrogen untuk menurunkan level testosteron, hormon laki-laki, yang bertanggung jawab pada timbulnya libido.

Hukuman serupa sudah dilakukan di negara-negara berikut:

– Korea Selatan
Korea Selatan menjadi negara pertama di Asia yang melegalkan hukuman kebiri di tahun 2011. Undang-undang tersebut disahkan pada bulan Juli tahun tersebut dan mengijinkan suntikan kebiri pada terdakwa kejahatan seksual berusia di atas 19 tahun.

Sejak itu, dua pria telah menjalani hukuman kebiri. Park (45) menjadi orang pertama di tahun 2012 yang dijatuhi hukuman suntikan kebiri setiap 3 bulan selama 3 tahun.

Ia disuntik kebiri setahun setelah dilepaskan dari penjara dan menjalani hukuman 10 tahun penjara karena memperkosa anak berusia 10 tahun. Sebelumnya ia juga dipenjara tiga kali karena melakukan pelecehan seksual pada anak berusia kurang dari 16 tahun.

Pria bernama Pyo (31) menjadi pria kedua yang mendapatkan hukuman kebiri karena berhubungan badan dengan tiga remaja yang ia kenal melalui layanan chatting di ponsel. Ia juga didakwa karena menyebarkan rekaman video berisi pelecehan seksual dan melakukan pemerkosaan setelah mengancam korban dengan senjata.

– Inggris
Ilmuwan terkenal yang kisah hidupnya baru saja diangkat dalam film berjudul The Imitation Game, Alan Turning, juga menjadi korban dari tindakan kebiri. Ia ditangkap polisi Inggris di tahun 1952 karena menjadi homoseksual.

Tak tahan menjalani efek dari suntikan kebiri, Turning akhirnya bunuh diri di usia 41 tahun. Penemu komputer ini kemudian secara resmi dibersihkan namanya oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2013.

Saat ini para narapidana kejahatan paedofilia di Inggris secara sukarela menjalani suntikan kebiri. Mereka memang tak mau kejahatan itu terulang lagi. Sebanyak 25 narapidana secara sukarela melakukan suntikan ini di tahun 2014.

– Amerika Serikat
Ada 9 negara bagian, termasuk California, Florida, Oregon, Texas, dan Washington yang menerapkan hukuman kebiri.

– Rusia
Undang-undang yang melegalkan hukuman kebiri baru saja disahkan di Rusia. Para penjahat seksual yang melakukan kejahatan pada anak berusia di bawah 14 tahun menjadi sasarannya. Meski begitu, seseorang harus dinyatakan benar-benar paedofilia oleh panel dokter.

– Polandia
Sejak tahun 2010 negara Polandia sudah menerapkan hukuman kebiri bagi pelaku pemerkosaan pada anak. Tetapi, narapidaha harus didampingi oleh psikiatri sebelum menjalani hukuman ini.

Apakah menurut Anda hukuman kebiri ini efektif?

Artikel Terkait

Menpora: PON 2016 Jabar Berjalan Lancar PB PON XIX/2016 Jabar dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar rapat bersama para ketua kontingen atau Chief de Mission (CdM) dari setiap provinsi peserta PON. Rapat evaluasi yang digelar di The Trans Luxu...
Netty Heryawan Dapat Penghargaan Haikuku Tresna Indung merupakan penghargaan atau anugrah budaya yang diberikan lembaga swadaya masyarakat HaikuKu Indonesia kepada kalangan perempuan yang telah berjasa mengangkat derajat kaum perempuan. Itulah alasan mereka m...
Prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Prov Jabar 2017/2018 Prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB Sederajat Prov Jabar 2017/2018. Untuk mendownload PDF-nya silakan klik di sini Pendaftaran PPDB Provinsi Jawa Barat, Daftar Sekolah di Jawa Barat, PSB Wilayah Jawa...
8 Dampak Buruk yang Bisa Terjadi Jika Anak Terlalu Lama Belajar Belum lama ini publik dihebohkan dengan wacana Menter Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy tentang sekolah satu hari penuh atau full day school. Banyak warna yang menilai bahwa rencana tersebut akan berdampak buruk bag...
KONI Pusat Puas dengan Pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat Gubernur Jabar selaku Ketua Umum PB PON XIX menyerahkan maskot Lala-Lili kepada Gubernur Papua Lukas Enembe (tengah) disaksikan Ketua KONI Tono Suratman (kanan) saat konferensi pers di Media Center Utama, Trans Luxury Hotel, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.