Sumedang – Ramai diberitakan Evan (11), Bayu (7), Audi (3), dan Adiba (5 bulan) asal Dusun Babakan Kananga, Desa Margamulya, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telantar. Sang ayah meninggal 4 bulan lalu, sedangkan sang ibu, Yuyun, bekerja ke luar kota. Sejumlah tetangga memberikan kesaksian soal keseharian empat bocah tersebut.

Eli Danilah (34) mengaku sangat mengenal Evan, Bayu, Audi, dan Adiba. Dia menjaga empat bocah itu bersama tetangga lainnya, Aan Sumiati (35). Jika Yuyun berangkat kerja ke Surabaya, keduanya bergantian menjaga mereka.

“Kadang sama saya, kadang sama Aan, ya gantian. Sebagai tetangga, saya kasihan melihat empat anak itu yang kerap kali ditinggalkan oleh ibunya,” katanya kepada detikcom saat ditemui di kediamannya, Rabu (13/3/2017).

Yuyun memiliki enam anak dari dua suami berbeda: Riski (21), Almira (19), Evan (11), Bayu (7), Audi (3), dan Adiba (5 bulan). Hanya empat yang ikut tinggal, Rizki di Jakarta dan sudah bekerja, sedangkan Almira sedang menempuh pendidikan tingginya di salah satu universitas kesehatan yang ada di Sumedang.

Setiap pagi dan sore, Eli mengontrol ke rumah kontrakan milik Yuyun untuk mengecek kondisi mereka. “Kadang anak-anak itu bertengkar, apalagi Bayu dan Audi. Kalau kayak gitu, saya melerainya. Pertengkaran itu terjadi ketika Evan sedang sibuk bermain dengan teman-temannya,” ungkapnya.

Karena berperan sebagai tulang punggung keluarga, Yuyun jarang pulang ke Sumedang. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua RW 04 Sarli. “Bukan sekarang saja, malah empat bulan lalu, pas suaminya meninggal, Yuyun tidak ada di rumah dan sedang di luar kota, hingga jenazahnya dimakamkan oleh warga,” tukasnya.

Kepala Bidang Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang Dian Putri mengatakan akan memberi lapangan pekerjaan kepada ibu yang kerap meninggalkan anak-anaknya saat bekerja di luar kota.

“Biar tidak jauh-jauh lagi dari anaknya, kami akan berikan lapangan pekerjaan kepada ibu Yuyun. Kami akan koordinasikan dengan beberapa dinas, tergantung kemampuan yang dimiliki Ibu Yuyun bisa apa,” katanya.

Dian menilai Yuyun terpaksa meninggalkan anak-anaknya untuk bekerja karena dituntut oleh kebutuhan, apalagi setelah suaminya meninggal. Sebagai ibu yang bertanggung jawab, ia harus menghidupi anak-anaknya.

“Kami akan bantu carikan lapangan pekerjaan. Jika tidak, Ibu Yuyun bisa buka warung agar tidak jauh dari anak-anaknya,” tutupnya.

Artikel Terkait

Sangat Penting! Ini Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak "Foto: Getty Images " Sebelumnya, pemikiran bahwa ayah hanya bertugas sebagai pencari nafkah dan anak-anak adalah urusan ibu adalah hal usang. Pada zaman sekarang, baik ayah maupun ibu memiliki peran yang setara dan seimba...
Aher: Istighosah, Mobilisasi Doa untuk Kesuksesan PON di Jawa Barat Sekitar 1.500 orang yang merupakan PNS Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung serta masyarakat sekitar Stadion GBLA melaksanakan istighosah atau doa bersama menyambut pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat. Hadir dalam istighosah...
Artikel Parenting Islam Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Rabbul Alamin, dengan izin-Nya kami dapat mengumpulkan materi-materi parenting dari beberapa Ustad. Diantaranya Ustad Muhammad Fauzil Adhim, Iwan Januar, Budi Ashari Lc dan ustad usta...
Lindungi Si Kecil dari Pornografi (2) Delapan Ciri Kecanduan Bagaimana mengetahui anak sudah adiktif terhadap pornografi? Yang pertama, anak menghabiskan  waktu lebih banyak dengan perangkat teknologi, seperti internet, games atau HP. "Anak juga gampang marah...
Kementerian PPA Hibahkan 194 Mobil perlindungan Perempuan dan Anak Meteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise memberikan bantuan/hibah 194 Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak "MOLIN" dan 388 Motor Perlindungan Perempuan dan Anak "TORI-IN" kepada perwakilan dari Bad...

Leave a Reply

Your email address will not be published.