Rapat Koordinasi Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Tahun 2020

Rapat Koordinasi Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Tahun 2020

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat Hari Kamis tanggal 12 Maret 2020 membuka Secara resmi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) yang dilaksanakan di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang.

Kegiatan Rakor Motekar dihadiri oleh 110 orang peserta yang terdiri dari Koordinator Motekar dari 27 Kabupaten/Kota dan Para Pembina Motekar dari Perangkat Daerah 27 Kabupaten/Kota se-Jabar.

Hadir Narasumber dari Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Badan Pusat Statistik dan Unsur Fasilitator Tenaga Motekar.

Acara diawali dengan pembukaan dan diakhiri dengan penandatanganan Nota kesepakatan/Rumusan hasil Rakor oleh Unsur Pembina Motekar Provinsi Jawa Barat, unsur pembina Motekar Kabupaten/Kota dan tenaga Motekar, yang memuat isi tentang Program kerja dan Sistim Pelaporan Motekar Tahun Anggaran 2020.

WhatsApp Image 2020-03-13 at 06.40.15

WhatsApp Image 2020-03-13 at 06.40.16

Upgrading Trainer Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Tahun 2020

Upgrading Trainer Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Tahun 2020

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

Kegiatan dilaksanakan hari Kamis, 27 Februari 2020 di Brits Hotel Karawang.

Visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2023 terwujudnya Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi mengusung misi kedua melahirkan manusia yang berbudaya, berkualitas, bahagia dan produktif melalui peningkatan pelayanan publik yang inovatif dengan salah satu tujuan meningkatnya pengarusutamaan gender dan perlindungan anak.

Maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkomitmen menjadikan pembangunan ketahanan keluarga sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan Jawa Barat, hal tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Perda No. 9 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga yang merupakan sebuah proses dan upaya terus menerus untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan keluarga dalam rangka mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin seluruh anggota keluarga.

Perkembangan era globalisasi sekarang ini memberikan pengaruh pada tatanan kehidupan keluarga dan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, budaya dan teknologi informasi. begitu banyak fenomena sosial yang memperlihatkan tatanan keluarga yang tidak utuh akibat terjadinya kerapuhan keluarga, sebagai contoh tingkat perceraian yang cenderung meningkat, terjadinya peningkatan angka human trafficking baik perempuan dan anak, kriminalitas di kalangan remaja dan anak, dan perkawinan usia anak.

Untuk lebih meningkatkan kemampuan MOTEKAR sebagai ujung tombak keberhasilan program ketahanan keluarga yang mampu mengikuti perkembangan zaman dengan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat tidak terlepas dari perlu ditingkatkan pula kemampuan trainer/pelatih motekar yang berperan sebagai tenaga pendamping motekar di kabupaten/kota yang terdapat di desa/kelurahan tempat domisili para motekar.

Kebutuhan akan trainer yang berkualitas untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, keahlian perlu terus ditingkatkan. Trainers harus selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat. Permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat khususnya hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan keluarga.

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.30

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.30 (2)

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.31 (1)

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.29

Kampanye Akhiri Pernikahan Anak

Kampanye Akhiri Pernikahan Anak

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

Stop Perkawinan Usia Anak, Raihlah Prestasi

Tahun 2017 pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah meluncurkan gerakan bersama Stop Perkawinan Anak. Di Provinsi Jawa Barat pelaksanaan gerakan bersama Stop Perkawinan Anak telah dilaksanakan di Kab. Indramayu, Kab. Cianjur, Kab. Subang dan Kab. Karawang.

Telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga masyarakat untuk mencegah perkawinan anak. diantaranya bersama-sama mendorong revisi Undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, terutama pasal yang mengatur batas usia perkawinan.

Langkah progresif harus bersama-sama kita lakukan pasca disahkan Undang-undang nomor 16 tahun 2019 tentang perubahan atas undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan dimana batas usia perkawinan diubah menjadi usia 19 tahun, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Instruksi Gubernur Jawa Barat mengenai penurunan kasus kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi kepada perempuan dan anak serta pernikahan usia anak pada tahun 2020 adalah menurunnya angka pernikahan usia anak < 15.049 kasus. Karena itu melalui kegiatan kampanye akhiri pernikahan anak ini merupakan hasil rencana aksi DP3AKB Provinsi Jawa Barat dalam menindak lanjuti relaunching “Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak”

Melalui kegiatan ini sangat diharapkan komitmen pemerintah daerah kabupaten / kota yang hadir, lembaga masyarakat, mitra kerja, dan organisasi masyarakat untuk dapat bersama-sama memperkuat pencegahan perkawinan anak.

Tujuan dari kegiatan ini adalah :
1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya perkawinan anak dan hak-hak anak;
2. Tersosialisasikannya UU perkawinan yang baru nomor 16 tahun 2019, dimana usia kawin pertama baik laki laki maupun perempuan adalah usia 19 tahun.

Kampanye akhiri pernikahan anak di Jawa Barat tahun 2020 sebanyak 100 orang terdiri dari :
1. Perwakilan Dinas PP-PA dan KB wilayah Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor;
2. Perwakilan Dinas Kesehatan wilayah Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor.
3. Perwakilan Dinas Pendidikan Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor;
4. Kantor urusan Agama Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor;
5. Perwakilan kecamatan dan kelurahan Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor;
6. Perwakilan guru, siswa sekolah, remaja dan forum anak daerah Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bogor.

Kegiatan dilaksanakan selama satu hari tanggal 24 Februari 2020 bertempat di Hotel Antero Jababeka Cikarang Jawa Barat.

Materi dan narasumber dalam kegiatan ini terdiri dari :
1. Statment oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dengan tema Upaya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Mengakhiri Pernikahan Anak;
2. Paparan oleh Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dengan tema Upaya Kementerian Agama dalam Pendewasaan Usia Perkawinan;
3. Paparan oleh Nyimas Deane Wulansari (Motivator Pemerhati Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak) dengan tema Solusi Cerdas Pencegahan Pernikahan Anak.

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.22.14

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.22.14 (1)

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.16.41

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.22.13 (1)

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.22.14 (1)

WhatsApp Image 2020-02-24 at 13.22.14 (2)

Menghadiri Pra Rakernas dan Rakernas Program Banggakencana Tahun 2020

Menghadiri Pra Rakernas dan Rakernas Program Banggakencana Tahun 2020

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Ari Antari Ratna Dewi, S.IP, MM mewakili Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat menghadiri acara Pra Rakernas dan Rakernas Program Banggakencana tahun 2020 yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bertempat di Gd. Auditorium BKKBN Jl. Permata no. 1 Jakarta Timur.

Rapat Kerja Nasional dan Rakornis Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (BANGGAKENCANA) tahun 2020 dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan dukungan komitmen baik dari internal BKKBN maupun pemangku kebijakan (stakeholders) dan mitra kerja kepada Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKBPK).

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K) menyampaikan sambutannya saat membuka kegiatan Pra Rakernas, dalam hal ini dibacakan oleh Sekretaris Utama BKKBN H. Nofrijal, SP, MA.

Rakernas tahun 2020 ini mengambil tema Banggakencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) dalam Era Milenial untuk Indonesia yg lebih maju, sejahtera dan berkeadilan. Dengan subtema: Bersama mitra kerja BKKBN Men”delivered” pelayanan Banggakencana kepada keluarga dan masyarakat.

WhatsApp Image 2020-02-12 at 08.49.34

WhatsApp Image 2020-02-12 at 08.49.33

Penandatanganan Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Penandatanganan Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

Jakarta, 31 Januari 2020

Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat melakukan Penandatanganan Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak sebagai salah satu perwakilan dari 20 Provinsi di Indonesia dalam kegiatan Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber PPA) yang berlokasi di Ruang R.A Kartini Kementeria PP-PA “Mewujudkan Impian Anak Indonesia” dengan Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak.

WhatsApp Image 2020-01-31 at 13.58.51