Sekoper Cinta Dorong Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Sekoper Cinta Dorong Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Berita Jabar, DP3AKB, Galeri Foto, PKHP

KOTA BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mendorong keterwakilan perempuan 30 persen di parlemen semua tingkatan. Saat ini keterwakilan perempuan di DPRD provinsi sudah 20 persen, sedangkan kabupaten/kota 19 persen.

Demikian dikatakan Kang Uu – sapaan akrabnya- saat membuka Workshop Percepatan Pencapaian Keterwakilan Perempuan 30 Persen melalui Affirmative Action di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (11/3/20).

Workshop dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Bintang Puspa Yoga, Deputi Bidang Kesehatan Gender Kementerian PPPA RI Agustina Erni, Kepala Dinas DP3AKB Provinsi Jawa Barat Poppy Sophia Bakur, DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia Jawa Barat Ratna Ningsih, serta 19 Ketua DPD KPPI seluruh Indonesia dan 27 ketua DPC kabupaten/kota di Jawa Barat.

Menurut Kang Uu, workshop ini adalah bentuk dorongan bagi kaum perempuan untuk lebih berani berkiprah di dunia politik. Tidak dipungkiri sepak terjang perempuan di dunia politik masih banyak hambatan mulai dari psikologi keluarga hingga dukungan partai.

“Kalau masuk pada wilayah politik harus siap bersaing, siap bertanding dan siap berlari dengan internal dan eksternal partai”, ujarnya.

Uu mengapresiasi makin banyak perempuan yang mau terjun ke dunia politik dan tidak sedikit pula duduk di parlemen. “ Tapi yang dikhawatirkan oleh kami, masih ada perempuan yang belum siap berkorban perasaan demi sebuah perjuangan,” katanya.

Uu optimistis, keterwakilan perempuan di parlemen akan semakin meningkat seiring kesadaran dan banyak perempuan berlatar belakang pendidikan tinggi yang terjun ke dunia politik. “Masyarakat Jawa Barat adalah masyarakat yang ingin maju, termasuk kemajuan kaum perempuan,” tuturnya.

Pemda Provinsj Jawa Barat, kata Kang Uu, memiliki banyak program pemberdayaan perempuan. Salah satunya adalah Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita- Cita) yang telah lama berjalan. Dalam Sekoper Cinta, perempuan diberikan pendidikan sesuai keilmuan dan keyakinan masing-masing.

“Yang keduanya kehadiran Dekranasda dan PKK. Berapa juta, berapa miliar uang yang digelontorkan untuk PKK dari provinsi dan kabupaten kota. Dan juga dalam bidang ekonomi diberikan Kredit Mesra, salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap ekonomi perempuan,” jelas Kang Uu.

Meski begitu, Kang Uu tetap mengingatkan kaum perempuan yang sudah berkiprah di parelemen agar tidak lupa tugas utamanya adalah mengurus rumah tangga, tata pada suami. “Ketaatan terhadap suami itu hukumnya wajib. Tolong jangan ada pergeseran nilai dalam kepribadiannya. Jangan sampai mengutamakan jabatan mengabaikan keluarga,” ungkap Panglima Santri.

Sementara itu, Ketua DPP Kaukus Perempuan Politik Indonesi Dwi Septiawati Jafar berharap pada 2024 keterwakilan perempuan di parlemen bisa mencapai 30 persen. Sehingga workshop ini dapat membantu memberi pemahaman bahwa perempuan pun mempunyai peran sangat penting dalam pembangunan sebagai tiang negara.

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Jabar
Hermansyah

——————

Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum membuka Workshop Percepatan Pencapaian Keterwakilan Perempuan 30 Persen melalui Affirmative Action di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (11/3/20).
Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum membuka Workshop Percepatan Pencapaian Keterwakilan Perempuan 30 Persen melalui Affirmative Action di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (11/3/20).

WhatsApp Image 2020-03-11 at 18.11.31 (2)

WhatsApp Image 2020-03-11 at 18.11.31

WhatsApp Image 2020-03-11 at 18.11.02 (1)

Training Of Trainer (TOT) Sekoper Cinta Angkatan Kedua Tahap I Tahun 2019

Training Of Trainer (TOT) Sekoper Cinta Angkatan Kedua Tahap I Tahun 2019

DP3AKB, Galeri Foto, PKHP

TOT Sekoper Cinta kali ini merupakan rangkaian lanjutan dari pelaksanaan pada tanggal 4 sampai 6 April 2019 yang telah melahirkan 270 Fasilitator penggerak pelaksana kegiatan belajar mengajar di 27 desa atau kelurahan P2WKSS Kabupaten Kota seJawa Barat yang berlangsung dari bulan April hingga September 2019. Dari kegiatan tersebut telah lahir 270 juara yang berhasil menuntaskan pembelajaran modul dasar dan modul tematik sekoper cinta dan telah mengikuti prosesi wisuda oleh Gubernur Jawa Barat.

TOT sekoper Cinta Angkatan Kedua ini dilaksanakan di Sekretariat Sekoper Cinta Jalan Turangga Nomor 25 Bandung. Rabu(11/12/19) di ikuti oleh 430 orang peserta perwakilan seluruh Kecamatan dan dari 26 Kabupaten Kota di luar kecamatan yang telah mengikuti sebelumnya.

Dibuka oleh Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat Ir. Poppy Sophia Bakur, M.EP, beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank BJB tbk, PT Paragon Technology and Innovation (Wardah) yang telah mendukung penuh penyelenggaraan TOT lanjutan ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga hotel IBIS Trans Studio yang telah mendukung penyediaan akomodasi peserta TOT Sekoper Cinta.

Seluruh peserta dibagi kedalam empat kelas pembelajaran dan mendapatkan seluruh materi pelatihan yaitu 6 modul dasar dan 4 tematik, modul dasar perkenalan pengenalan setelah bercinta citra diri perempuan membangun keluarga bahagia keterampilan dasar perempuan kesehatan keluarga lingkungan hidup dan penanggulangan bencana serta modul tematik anak dan keluarga keterampilan dan perempuan di ruang publik dan politik.

WhatsApp Image 2019-12-11 at 13.04.11

WhatsApp Image 2019-12-11 at 13.04.06

WhatsApp Image 2019-12-11 at 13.03.58

WhatsApp Image 2019-12-11 at 13.03.53

WhatsApp Image 2019-12-11 at 13.03.56

WhatsApp Image 2019-12-13 at 18.35.08 (2)

Pemdaprov Jabar Wisuda 2.700 Lulusan Sekoper Cinta

Pemdaprov Jabar Wisuda 2.700 Lulusan Sekoper Cinta

DP3AKB, Galeri Foto, PKHP

KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta 2.700 wisudawati Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) untuk menerapkan empat nilai, yakni Physical Quotient (PQ), Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ), dalam keluarganya.

Menurut Emil – demikian Ridwan Kamil disapa, penerapan empat nilai tersebut bertujuan untuk mencetak generasi muda Jabar jadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya.

“Ibu-ibu, saya titip anak cucu kita harus memiliki empat nilai. Pertama, fisiknya kuat tidak boleh ada cerita stunting di Jabar, tidak boleh ada cerita gizi buruk di Jabar, tidak boleh ada cerita ibu dan anak meninggal dunia dalam persalinan di Jabar”, kata Emil saat menghadiri Wisuda Sekoper Cinta Tahun Pertama di Gymnasium UPI, Kota Bandung, Selasa (22/10/19).

“Kemudian, anak kita harus punya IQ tinggi karena kecerdasan akan menjadi kunci dalam berkompetisi. Ketiga, anak-anak harus berakhlak. Dan keempat, anak-anak kita harus menjadi orang beriman. Empat nilai itu menjadi syarat dalam 26 tahun ke depan –kalau Indonesia ingin menjadi salah satu negara hebat di dunia,” imbuhnya.

Emil mengatakan, wisudawati Sekoper Cinta adalah perempuan juara yang siap menjadi solusi bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan. Hal itu juga yang tertera dalam ikrar Sekoper Cinta.

Selain itu, Emil berharap wisudawati Sekoper Cinta mampu merekrut tiga kader perempuan didesanya. Dengan begitu, akan ada 10.800 perempuan yang menjadi juara setiap tahunnya.

“Mereka pulang wisuda akan jadi aktivis akan mencari tiga orang per satu wisudawati. Nanti, makin lama makin banyak. Insyaallah semua perempuan di Jabar akan mengakses Sekoper Cinta,” katanya.

“Kita bikin wisuda supaya ada kebanggaan, selesai kursus dirayakan dengan cara yang menghormati mereka,” ucap Emil melanjutkan.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar meluncurkan Sekoper Cinta untuk menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, menggerus angka gizi buruk balita, mengurangi jumlah stunting, dan menurunkan angka kematian ibu dan anak dalam persalinan.

Ketua Umum Sekoper Cinta yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Jabar Atalia Ridwan Kamil mengatakan, Sekoper Cinta menjadi wadah bagi perempuan Jabar untuk melakukan interaksi, komunikasi, bertukar pengetahuan, dan pengalaman.

Program tersebut, kata Atalia, menjadi ruang bagi perempuan untuk mengenali kebutuhan dan kepentingan dalam meningkatkan kualitas hidup. Sejak diluncurkan, Sekoper Cinta memiliki 2.700 lulusan yang berasal dari 100 desa di 27 kabupaten/kota di Jabar.

Menurut Atalia, DP3AKB Prov. Jabar yang menjadi Leading Sector Sekoper Cinta memiliki 19 Master of Trainer (MoT) serta 270 Trainer.

“Setelah ini akan ada program lanjutan yang lebih pada kesiapan perempuan tersebut lebih mandiri secara finansial. Jadi, mereka akan belajar langsung terkait keterampilan yang diinginkan”, kata Atalia.

Atalia mengatakan, Sekoper Cinta mendapat perhatian dari Kementrian PPPA. Sebab, Sekoper Cinta dianggap dapat diimplementasikan di tingkat nasional dan menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Karena ini adalah satu-satunya program yang dilakukan untuk level provinsi, beberapa dasawarsa belakangan ini banyak sekali program sekolah perempuan, tapi biasanya dilakukan untuk level yang sangat terbatas”, ucapnya.

“Yang kami lakukan ini komperhensif, jadi perempuan tahu bagaimana mengembangkan potensi yang mereka miliki. Jadi, harapannya kepada perempuan-perempuan yang sudah lulus ini mereka bisa menjadi relawan yang dapat menyebarkan informasi yang telah didapat selama proses pembelajaran kepada masyarakat luas”, kata Atalia menutup.

Pada kesempatan yang sama, Atalia mendapat penghargaan sebagai Gender Champion Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 kategori Pembaharuan Pemberdayaan Perempuan karena telah menjadi inisiator, pendorong, penggerak semangat literasi bagi para perempuan di Jawa Barat.

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.09 (1)

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.08 (1)

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.09 (2)

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.08 (2)

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.08

WhatsApp Image 2019-10-22 at 17.02.10

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Ridwan Kamil saat menghadiri Wisuda Sekoper Cinta Tahun Pertama di Gymnasium UPI, Kota Bandung, Selasa (22/10/19)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Ridwan Kamil saat menghadiri Wisuda Sekoper Cinta Tahun Pertama di Gymnasium UPI, Kota Bandung, Selasa (22/10/19)

(FOTO: Dudi/HumasJabar)

Monev Sekoper Cinta di Kota Tasikmalaya

Monev Sekoper Cinta di Kota Tasikmalaya

DP3AKB, PKHP

Monev Sekoper Cinta di Kota Tasikmalaya tepatnya di RW 07 Kp. Munjul, Kel. Karikil, Kec. Mangkubumi dilaksanakan pada hari  Kamis, 5 September 2019. Monev kali ini di hadiri oleh :
– Ibu Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat;
– Wakil Ketua II TP PKK Kota Tasikmalaya;
– Kepala Dinas P2KBP3A Kota Tasikmalaya;
– Camat Kecamatan Mangkubumi;
– 10 Fasilitator Sekoper Cinta; dan
– 100 Peserta Sekoper Cinta dari Kota Tasikmalaya.

WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.39

WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.37 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.46 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.47 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.45.36 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.43 WhatsApp Image 2019-09-05 at 10.18.06 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.44 WhatsApp Image 2019-09-05 at 15.42.49

Monev Sekoper Cinta di Kabupaten Cianjur

Monev Sekoper Cinta di Kabupaten Cianjur

DP3AKB, PKHP

Kegiatan Monev Sekoper cinta yang di laksanakan pada hari Selasa, 27 Agustus 2019 di Desa Sukamulya Kecamatan Warung Kondang Kabupaten Cianjur yang di hadiri oleh Kepala Bidang PP dan PA dari DP2KBP3A, Sekmat dan Kepala Desa Sukamulya.

Pada kegiatan ini hadir juga Bapak Anjar Yusdinar, S.STP., M.Si (Kepala Sub Bidang Kesehatan, Kependudukan, Dan Ketenagakerjaan Pada Bidang Pemerintahan Dan Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat) yang ingin mengetahui pembelajaran Sekoper Cinta di Kabupaten Cianjur dan langsung berinteraksi dengan peserta sekoci mengenai manfaat yang di dapat peserta selama pembelajaran.

Peserta sekoci Kabupaten Cianjur memanfaatkan limbah plastik menjadi karpet, tempat pensil, keranjang juga rajutan, Sekoper Cinta di harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai upaya mewujudkan perempuan juara yang mampu memberdayakan diri, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

WhatsApp Image 2019-08-28 at 18.32.32

WhatsApp Image 2019-08-28 at 18.31.03

WhatsApp Image 2019-08-28 at 18.31.03 (1)

#sekopercinta
#dp3akbjabar
#1TahunJabarJuara
#74BARJUARA