[DOWNLOAD] Ebook Ramadhan for Kids

[DOWNLOAD] Ebook Ramadhan for Kids

Media Resources
Panduan Ramdhan for Kids
Panduan Ramdhan for Kids

ramadhan-for-kids-2

Panduan Ramadhan For Kids Download

1. Ramadhan for Kids adalah panduan bagi orang tua untuk mendampingi anak mengisi waktu di bulan suci. Planner ini ditujukan untuk anak usia sekolah (6-7 tahun ke atas) meski tetap dapat digunakan untuk semua usia dengan penyesuaian materi dan pendekatan.

2. Guidebook ini berisi :
a. Tips bagi orang tua
b. Penanda Harian
c. Checklist aktifitas
d. Silabus Topik harian
e. Quality time

Umumnya anak-anak bahagia menyambut Ramadhan yang identik dengan tibanya Lebaran. Nah buat para orangtua baru, mulailah menyambut Ramadhan untuk anak dengan mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh hari

Mari mulai mengenalkan Ramadhan untuk Anak-anak sejak dini

Buat para orangtua baru dengan anak-anak yang masih balita, kadang masih melupakan atau bahkan tidak terlintas dalam pikiran untuk mempersiapkan Ramadhan untuk anak agar si kecil belajar puasa atau setidaknya mulai belajar mengenal puasa.

Memulai sesuatu memang tidak pernah mudah, begitu juga dengan mulai mengajarkan anak puasa dan sekaligus memahami maknanya. Agar orangtua bisa berhasil dalam mengkondisikan mereka untuk memaknai datangnya Ramadhan, diperlukan persiapan dan rencana yang matang.

Berikut ini beberapa tips buat para orangtua untuk mulai merancang pola pendidikan Ramadhan untuk anak

Cerita dan Mainan mengenalkan Ramadhan untuk Anak

Anak-anak memang masih identik dengan mainan dan cerita, karena memang itulah kegemaran anak-anak. Jadi orangtua harus pandai menyelami dunia anak-anak dalam mengenalkan Ramadhan untuk anak ini kepada mereka. Salah satu cara mengenalkan Ramadhan untuk anak, orangtua dapat memilihkan cerita-cerita menarik seputar Ramadhan. Di dukung pula banyak program TV Ramadhan untuk anak yang akan menceritakan nuansa Ramadhan, misalnya Upin-Ipin. Atau orangtua juga bisa menceritakan pengalaman masa kecil seputar Ramadhan, bagaimana bahagianya mendapatkan baju baru sebagai persiapan lebaran, atau menyambut saat buka bersama dengan jalan-jalan ke taman bersama keluarga, dan kisah-kisah menarik lainnya yang bisa memotivasi anak untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

Orangtua juga bisa mulai menyiapkan mainan-mainan dengan tema Ramadhan, download game-game bernuansa Islami. Atau memberikan puzzle dengan gambar-gambar Islami. Orangtua juga sekalian bisa membicarakan rencana Ramadhan untuk anak dengan mempersiapkan mereka belajar berpuasa, misalnya saja dengan memberikan dorongan berupa hadiah jika anak mampu mencapai target yang direncanakan. Anggap saja karena masih dalam usia pra-sekolah ditargetkan anak bisa puasa setengah hari sebulan penuh maka akan dibelikan baju baru atau sepatu baru untuk berlebaran. Sehingga diharapkan anak-anak akan menyambut Ramadhan dengan penuh antusias.

Memberikan suasana menyenangkan dalam Ramadhan untuk anak

Biasanya untuk menyambut lebaran, orang-orang akan menata ulang rumah dan membersihkannya selama atau jelang Ramadhan. Karena saat Lebaran tiba akan banyak saudara dan teman yang saling mengunjungi, sehingga seakan sudah menjadi budaya di masyarakat, menjelang Ramadhan untuk mulai bersiap-siap membenahi rumah.

Orangtua bisa sekalian saja menata kamar si kecil dengan nuansa Ramadhan, menghiasi ruangan mereka dengan kaligrafi dan kartun muslim yang lucu. Menggantikan mainan-mainan yang bersifat umum dengan mainan-mainan bernuansa Islam. Membuat ruang khusus untuk belajar mengaji bersama, dan semacamnya.

Memasuki bulan Ramadhan, orangtua juga bisa memberikan keleluasaan buat anak yang sudah berusia sekolah untuk mengundang teman-temannya melakukan buka bersama di rumah. Libatkan anak untuk ikut menyiapkan persiapan buka sehingga akan tertanam rasa percaya diri dan dibutuhkan.

Selama Ramadhan berikan juga keleluasaan buat anak untuk ikut shalat Tarawih bersama di masjid, mengikuti tadarus Al-Quran, dan semacamnya. Hal ini akan menjadikan pengalaman tak terlupakan buat mereka di masa mendatang.

Menyusun menu makan bergizi

Jika di bulan lain, Bunda mempersiapkan makanan untuk porsi 3 kali sehari, selama bulan puasa ini, Bunda cukup mempersiapkan makanan 2 kali sehari saat Sahur dan Berbuka saja. Pergantian waktu mempersiapkan makanan pada dini hari dan menjelang Maghrib. Untuk itu Bunda juga harus memberikan gizi yang cukup buat anak-anak agar energi mereka bisa tersimpan lebih lama di dalam tubuh.

Rencanakan menu masakan jauh hari sebelumnya dan diskusikan menu apa yang diinginkan oleh mereka agar mereka juga lahap memakannya.

Makan sahur bersama

Awal bulan Ramadhan akan dimulai dengan shalat Tarawih di malam hari di masjid, ajak mereka untuk mulai mengenal Ramadhan untuk anak dengan mengikuti shalat tarawih. Beritahukan pula bahwa besok pagi sebelum subuh harus ikut bangun untuk makan sahur bersama. Sebagai motivasi buat mereka, perlihatkan makanan kegemaran mereka dan beritahukan bahwa makanan tersebut hanya boleh dimakan besok pagi sebelum waktu subuh. Mereka mungkin akan termotivasi untuk ikut makan sahur bersama.

Manfaat Ramadhan untuk anak

Manfaat ramadhan untuk anak ini sangat banyak, mulai dari sisi kesehatan, pendidikan, disiplin, sosial, dan lain sebagainya. Dari sisi kesehatan, puasa membuat organ-organ pencernaan beristirahat, termasuk juga sistem enzim dan hormonalnya. Kemudian organ-organ ini akan bekerja kembali dengan lebih sempurna setelah beristirahat selama sebulan.

Melatih kedisiplinan anak dalam proses Ramadhan untuk anak yaitu dalam disiplin waktu untuk bangun di malam hari, melakukan sahur, dan akan melakukan buka puasa tepat waktu di saat yang ditentukan tiba. Selain itu juga melatih mereka dalam ketaatan menjalankan perintah agama.

Melatih kejujuran, bahwa puasa atau tidaknya mereka tidak akan ada yang tahu, maka anak-anak akan terbiasa mendengarkan nurani mereka. Apakah mereka akan berbohong telah berpuasa padahal sembunyi-sembunyi mengambil makanan atau membeli jajanan di luar ataukah akan berbicara jujur bahwa mereka telah membatalkan puasa-nya. Disitu kejujuran mereka dilatih sejak dini.

Tentunya orangtua juga harus bisa menjadi detektif, jika anak ketahuan berbohong, maka peringatkan mereka bahwa berbohong merupakan dosa, orangtua juga bisa mulai mengarahkan anak-anak dengan memberikan gambaran tentang surga dan neraka, dosa dan pahala, tentunya dengan istilah yang sederhana yang bisa dipahami oleh pemikiran anak-anak.

Panduan Ramadhan For Kids Download

[VIDEO] Apa Itu Kanker Serviks

[VIDEO] Apa Itu Kanker Serviks

Media Resources

Pengertian Kanker Serviks

Silakan lihat videonya di bawah ini


   

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Kanker Serviks-Alodokter

Penderita Kanker Serviks di Indonesia

Pada tahun 2014, WHO menyatakan terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian pada penduduk wanita akibat penyakit kanker. Sebesar 10,3 persennya merupakan jumlah kematian akibat kanker serviks. Sedangkan jumlah kasus baru kanker serviks berjumlah hampir 21 ribu.

Sejak tahun 2000 hingga tahun 2012, semakin muda usia wanita yang terserang kanker serviks, yaitu kisaran usia 21-22 tahun di tahun 2000 dan mencapai usia di bawah 20 tahun pada tahun 2012. Penelitian WHO menyingkapkan kurangnya tindakan skrining penyakit kanker di Indonesia. Khususnya untuk skrining kanker serviks yaitu sitologi serviks dan ulasan asam asetat, secara umum belum tersedia di pusat kesehatan primer pada tahun 2014. Ini ikut berpengaruh pada jumlah kematian kanker serviks di Indonesia yang tergolong tinggi karena sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis. Biasanya, kanker sudah menyebar ke organ lain di dalam tubuh ketika seseorang memeriksakan kondisinya. Inilah penyebab pengobatan yang dilakukan menjadi semakin sulit.

Human Papillomavirus sebagai Penyebab Utama Kanker Serviks

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. HPV adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin. Ada banyak jenis HPV yang sebagian besar adalah virus yang tidak berbahaya. Tapi ada beberapa jenis HPV yang mengganggu sel-sel leher rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker. HPV sangat umum ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi penyebab munculnya kanker serviks.

Dari banyaknya jenis HPV, ada dua jenis virus HPV yang paling berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks. Banyak wanita tidak menyadari telah terinfeksi, karena HPV jenis ini tidak menimbulkan gejala. Penting untuk menyadari bahwa infeksi ini sering terjadi, meski banyak wanita yang terinfeksi tidak mengalami kanker.

Kondom bisa melindungi Anda dari HPV saat berhubungan seks, tapi tidak selalu sempurna dalam mencegah terjadinya infeksi. Saat terinfeksi HPV, sistem kekebalan tubuh wanita mencegah virus untuk melukai rahim, tapi pada sebagian wanita, virus HPV bisa bertahan selama bertahun-tahun. Hal ini mengakibatkan sel-sel yang berada di permukaan leher rahim berubah menjadi sel kanker.

Vaksin untuk mencegah infeksi HPV yang berisiko menyebabkan kanker sudah tersedia. Vaksinasi HPV yang saat ini ada adalah vaksin bivalen untuk HPV 16 dan 18; vaksin kuadrivalen untuk HPV 6, 11, 16 dan 18; atau vaksin nonavalen untuk 9 jenis HPV yaitu 4 jenis ditambah 31,33, 45, 52, dan 58.

Pentingnya Langkah Screening untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Selama bertahun-tahun, sel-sel pada permukaan leher rahim mengalami banyak perubahan. Sel-sel ini bisa perlahan-lahan berubah menjadi kanker, tapi sebenarnya perubahan sel di leher rahim bisa dideteksi sejak dini. Pengobatan ketika sel-sel masih dalam tahap pra-kanker bisa dilakukan agar risiko terkena kanker serviks bisa berkurang.

Screening untuk kanker serviks juga dikenal dengan sebutan pap smear atau tes smear. Pap smear berguna untuk mendeteksi jika ada sel-sel abnormal yang berpotensi berubah menjadi sel kanker. Saat melakukan pap smear, sampel sel diambil dari leher rahim dan diperiksa di bawah mikroskop.

Screening serviks bukanlah tes untuk mendiagnosis kanker serviks. Tes ini berguna untuk memeriksa kesehatan sel-sel di leher rahim dan mendeteksi jika ada sel yang abnormal. Dengan deteksi dan pengangkatan sel-sel abnormal, kanker serviks dapat dicegah secara maksimal. Pada kebanyakan wanita, tes akan menunjukkan hasil yang normal. Tapi sekitar 5 persen tes menunjukkan adanya perubahan abnormal pada sel leher rahim.

Perubahan ini kebanyakan tidak berujung kepada kanker, dan sel-sel abnormal masih mungkin bisa kembali normal dengan sendirinya. Tapi, pada beberapa kasus tertentu, sel-sel yang bersifat abnormal perlu diangkat karena berpotensi berubah menjadi kanker.

Hasil tes smear yang abnormal tidak berarti seseorang menderita kanker serviks. Kebanyakan hasil abnormal disebabkan oleh infeksi atau adanya sel berisiko kanker yang bisa ditangani dengan mudah. Disarankan pada wanita yang telah aktif secara seksual dan berusia 25-49 tahun diperiksa setiap tiga tahun sekali. Sedangkan wanita berusia 50-64 tahun dapat diperiksa setiap lima tahun sekali. Hubungi dokter untuk mencari tahu lebih banyak tentang pemeriksaan ini.

Tingkat Stadium Menentukan Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan kanker serviks tergantung kepada beberapa faktor. Kanker serviks bisa diobati dengan cara operasi jika diagnosis dilakukan pada tingkat awal. Pada beberapa kasus, hanya serviks yang diangkat dan rahim bisa dibiarkan saja. Pada kondisi yang lebih serius, rahim perlu diangkat seluruhnya. Proses operasi untuk pengangkatan rahim disebut sebagai histerektomi.

Sedangkan prosedur radioterapi adalah langkah alternatif untuk kanker serviks stadium awal. Pada kasus tertentu, radioterapi juga bisa dijalankan berdampingan dengan operasi. Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut, biasanya dirawat dengan metode kombinasi kemoterapi dan radioterapi. Beberapa penanganan bisa memiliki efek samping yang berat dan jangka panjang, termasuk di antaranya adalah menopause dini dan kemandulan.

Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Komplikasi sering terjadi pada wanita yang menderita kanker serviks. Komplikasi bisa muncul sebagai akibat langsung dari kanker atau efek samping dari pengobatan yang dilakukan. Misalnya karena radioterapi, operasi, atau kemoterapi. Komplikasi dari kanker serviks adalah:

  • Komplikasi ringan: pendarahan kecil pada vagina dan/atau sering kencing.
  • Komplikasi berat: pendarahan yang parah dan bahkan gagal ginjal.

Harapan Hidup Penderita Kanker Serviks

Masa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat, di mana stadium ini menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:

  • Stadium 1 – 80-99 persen
  • Stadium 2 – 60-90 persen
  • Stadium 3 – 30-50 persen
  • Stadium 4 – 20 persen

Tidak ada satu cara khusus untuk melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Tapi masih ada beberapa cara untuk mengurangi risiko terkena kanker ini.

[DOWNLOAD] Profil Anak Jawa Barat tahun 2016

[DOWNLOAD] Profil Anak Jawa Barat tahun 2016

DP3AKB, Media Resources

Profil Anak Jawa Barat tahun 2016 Download

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan Profil Anak Jawa Barat Tahun 2016 dapat diselesaikan sesuai rencana.

Penyusunan Profil Jawa Barat Tahun 2016 ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan informasi tentang kondisi secara umum kondisi anak Jawa Barat. Penyusunan Profil Anak Jawa Barat Tahun 2016 ini merupakan upaya pengelolaan data pembangunan yang meliputi pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data yang sistematis dan komprefensif yang dirinci berdasarkan Kluster Hak Anak.

Profil Anak Jawa Barat Tahun 2016 ini masih jauh dari sempurna. Namun demikian, kami berharap profil Anak ini dapat memberikan informasi dan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan/program kegiatan terkait anak bagi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Wilayah Jawa Barat dan para stakeholder serta dapat memberikan manfaat bagi pihak yang memerlukan.

Akhir kata, semoga segala upaya yang kita lakukan dalam rangka meningkatkan ketersediaan dalam pemanfaatan data dan informasi anak Jawa Barat ini mendapat ridho Allah SWT.

Bandung, Desember 2016

KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI JAWA BARAT

Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si
NIP. 19630122 198603 2 004

TIM PENYUSUN
Pengarah
Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat

Ketua
Dra. Dian Mardianawati, M.Pd
Kepala Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak Anggota

Sri Maslihah, M.Psi., Psikolog.; Dianawati, S.Pd.;
Misra Sumarni, S,Pd.; Nur Djanah, A.KS;
Drs. Oko Moch Kohri; Thari Syafiatami, BA.; Yani Nurjanah