Harapan Menko Puan untuk Para Perempuan Indonesia

Harapan Menko Puan untuk Para Perempuan Indonesia

Artikel, Galeri Foto

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani berharap perempuan lebih berperan aktif dalam pembangunan Indonesia. Terutama sosok untuk merawat kebhinekaan Indonesia.

“Saya harapkan pada acara yang sangat strategis ini, saya berkeinginan kita semua untuk saling menjaga Indonesia seutuhnya secara bergotong royong dan agar bisa saling bersinergi,” kata Puan Maharani dalam pidatonya di acara peluncuran hasil survei nasional tentang perempuan dari Wahid Foundation di Jakarta, Senin (29/1/2018).
Menurut Puan, peran perempuan mempunyai andil besar di Indonesia. Terlihat dari banyaknya organisasi perempuan yang ikut dalam perjuangan bangsa untuk memperjuangkan hak-haknya.

“Telah banyak dalam catatan sejarah bangsa, peran perempuan semasa perjuangan pergerakan kemerdekaan melawan kolonialisme Belanda dan Jepang dengan membentuk organisasi perempuan,” ujar Puan seperti dilansir Antara.
Puan mengutip ucapan Presiden pertama Indonesia Soekarno bahwa perempuan sebagai tiang negeri yang menentukan baik buruknya suatu negeri.

Bangsa Indonesia, sambung dia, membutuhkan sosok perempuan untuk merawat tumbuh kembangnya kebhinekaan, merawat akar kemajemukan dan toleransi bangsa yang membuat bangsa ini tetap berpijak pada jati diri yang sesungguhnya.

Sebuah hasil survei dari Masyarakat Telematika Indonesia tahun 2017 menyoroti bahwa jenis kabar bohong atau hoax yang sering diterima adalah terkait dengan isu politik dan SARA. Oleh karena itu, Puan mengajak seluruh masyarakat agar selalu mengamalkan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila.

“Jangan mau kita diadu domba, kita itu Indonesia, kita itu bangsa Indonesia, maka dari itu kita harus bersatu dalam mempertahankannya,” Puan memungkasi.

Pelatihan Aktivis/Kader Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PATBM)

Pelatihan Aktivis/Kader Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PATBM)

Artikel, DP3AKB, Galeri Foto, PPA

Bandung.Kepala Dinas (Plt) DP3AKB Provinsi Jawa Barat Dr.Hj.Dewi Sartika M.Si saat memberikan arahan pada acara Pelatihan Aktivis/Kader Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat yang dilaksankan Senin tanggal 11 s/d 14 Desember di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang.Dalam Arahanya Plt. DP3AKB menekankan kepada para aktivis dan kader untuk tetap bisa melakukan aksi pada masyarakat bekerja sama dengan para stake kholder di desa masing-masing,dan harus menjalankan program PATBM dengan sesungguhnya.Dengan adanya program PATBM ini diharapkan para aktivis dan Kader bisa membantu pemerintah dalam mengurangi angka kasus pada anak-anak dan perempuan.
puri1217a
puri1217b
puri1217c

Rakornas Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Wilayah Barat dan Tengah

Rakornas Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Wilayah Barat dan Tengah

Artikel, DP3AKB, Galeri Foto, PPA

Bandung,Kementrian PP-PA bekerja sama dengan Bidang PPA DP3AKB Provinsi Jawa Barat mengadakan Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Wilayah Barat dan Tengah.
Kegiatan Dilaksanakan di Bandung selama 3 hari dan di ikuti oleh 200 peserta tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota.Hadir dalam Kegiatan tersebut Asisten Kesejahterah Rakyat Ir.H.Koesmayadie Tatang Padmadinata yang mewakili Pemprov Jawa Barat,Asisten Deputi bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PP-PA Prof.Vennetia Danes.Kegiatan di buka oleh Asisten Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Prof.Vennetia Danes.rakor-tppo1tppo2rakor-tppo3rakor-tppo4

Lomba Kreatifitas Perempuan

Lomba Kreatifitas Perempuan

DP3AKB, Galeri Foto, PKHP

Bulan puasa tidak menghalangi orang untuk berkreasi juga beraktifitas malah bertambah dengan adanya ritual-ritual ibadah. Demikian juga dengan DP3AKB Prov. Jabar yang pada tanggal 7 Juni ini menyelenggarakan kegiatan lomba kreatifitas bagi perempuan Jawa Barat.

Lomba ini diikuti 27 kab/kota.Adapun thema lomba “Kreatifitas Gender di Ulang Tahun Anak” dengan jenis lomba membuat Tart ulang tahun ukuran 40 cm x 40 cm. Thema gender dimunculkan untuk mengangkat kreasi ulang tahun bukan hanya untuk anak perempuan saja tapi juga anak laki laki. Selain bentuk tart ultah peserta juga ditantang membuat kerajinan tema gender dengan bahan dasar acrilic.

Hasil lomba luar biasa! Peserta berimaginasi dengan kue menjadi bentuk sirkuit mobil, kesling, maket, gapura kota dan lain-lain.
Adapun juri terdiri dari akademisi, praktisi dan ahli gizi.

Pada lomba ini juga diselenggarakan demo masak bersama Chef Kemal dengan menu “bekal sekolah” anak. Ajang ini sangat digemari pengunjung. Dari ajang lomba ini terpilih 3 peserta terbaik disain tart ultah “gender” dan acrilic gender. [umi]

Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan
Lomba Kreatifitas Perempuan