Road Show de Syukron ke 6 Diawali di Kota Cirebon

Road Show de Syukron ke 6 Diawali di Kota Cirebon

DP3AKB

Penyelenggaraan road show de Syukron ke 6, perayaan hari jadi Provinsi Jawa Barat tahun 2016 diawali di Kota Cirebon, tepatnya di depan Balai Kota Cirebon hari Minggu (15/5/2016). Acara digelar di sepanjang jalan Siliwangi, menghadirkan Tari Topeng Kolosal 71 penari yang melambangkan Hari Jadi Jawa Barat yang ke 71, Kirab Budaya dan Etnis, defile polisi cilik dan drum band serta hiburan khas Cirebon.

Hadir pada acara tersebut Kepala BKPP Wilayah III Cirebon, Enjang Affandi, yang menjelaskan bahwa pada perayaan de Syukron diharapkan ciri khas daerah-daerah di Jawa Barat, produk unggulan dan kesenian rakyat dapat dimunculkan, agar Kabupaten/Kota di Jawa Barat termotivasi untuk terus berkembang dan berprestasi. Di samping kesenian, digelar pameran yang menampilkan hasil kerajinan produk unggulan Jawa Barat serta stand OPD-OPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seperti Dinas Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan Daerah, Rumah Sakit Paru, serta Wilayah III Cirebon. Bahkan Dinas Perkebunan secara khusus menggelar pesta kopi espresso untuk memeriahkan acara de Syukron tahun ini. Warga yang secara khusus hadir menyaksikan gelaran dan mengunjungi stand, memberikan apresiasi dan tanggapan positif atas penyelenggaraan kegiatan yang diadakan setiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Setelah Kota Cirebon, rangkaian road show rencananya akan dilanjutkan di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur dan puncaknya di Kota Bandung.

Disarikan dari berbagai sumber

HUT Perwosi ke 49

HUT Perwosi ke 49

DP3AKB

Bertempat di parkir Barat Gedung Sate Bandung Jum’at, 13 Mei 2016, Persatuan Wanita Olah Raga Indonesia (Perwosi) Jabar menggelar Gebyar Senam Bugar Anak Indomesia (SBAI).

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Prov. Jabar, Ineu Purwadewi, Ketua Umum Perwosi, Giselawati Mizwar, dan Pelindung Perwosi, Netty Prasetiyani Heryawan. Usai acara peringatan, dilanjutkan dengan senam bersama dengan peserta anak-anak siswa SD dan para mahasiswa UPI Jurusan Olahraga.

Peluncuran Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman

Peluncuran Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman

DP3AKB

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Netty Prastyani Heryawan memberikan keynote speak pada acara peluncuran Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman di Hotel Bogor Icon Kota Bogor, Kamis 12 Mei 2016

Program Gerbang Cinta, Usaha Pemprov Minimalisir Kekerasan Pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengungkapkan ruang yang aman untuk anak-anak makin terbatas, mengakibatkan kekerasan dan penelantaran. Prihatinnya yang menjadi pelaku saat ini bukanlah orang asing tetapi hampir 63 persen adalah keluarga sendiri.

Lanjut Netty, hakikatnya keluarga menjadi tempat untuk perlindungan dan mendapatkan kasih sayang untuk anak-anak. Nyatanya saat ini pengalihan pengasuhan yang mengakibatkan kesalahan pengasuhan, karena masyarakat kita yang praliteral langsung lompat ke era digital.

“Dahsyatnya era kemajuan teknologi yang cukup merusak karakter dan tumbuh kembang anak, sehingga menjadi perenungan kita bersama apakah kita melakukan pengabaian dengan memberikan gadget sebagai alat komunikasi,” tegas Netty pada Peluncuran Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman dengan tema “Peran PKK Dalam Membangun Ketahan Keluarga Indonesia di Hotel Bogor ICON Bukit Cimanggu City, Rabu (12/5/16).

“Dahsyatnya era kemajuan teknologi yang cukup merusak karakter dan tumbuh kembang anak, sehingga menjadi perenungan kita bersama apakah kita melakukan pengabaian dengan memberikan gadget sebagai alat komunikasi,” tegas Netty

Mirisnya, ungkap Netty, jumlah kasus kekerasan pada anak tiap tahunnya semakin meningkat. Oleh karena itu, dengan adanya Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman, dapat membangun  kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan deteksi dini, memiliki sensitivitas dan rasa memiliki terhadap anak yang mengalami masalah sosial.

“Maka saya berharap kita harus menjadi orangtua sadar yang mempunyai strategi bagaimana cara mendidik anak dengan kasih sayang. Bukan menjadi orangtua bayar yang mengukur kesuksesan anak dengan materi dan orangtua nyasar yang asal menjadi orangtua tanpa adanya kesiapan,” pungkasnya.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan keluarga merupakan sebuah benteng utama yang dapat melindungi anak-anak dari pengaruh negatif. Keluarga juga dapat  mengantarkan anak-anak menjadi calon pemimpin yang tangguh. Dengan adanya peluncuran Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman dapat menjadikan keluarga di Kota Bogor yang sakinah mawaddah dan sejahtera.

Peluncuran Program Gerbang Cinta dan Rumah Aman dan Nyaman dihadiri oleh Wakil Walikota Usmar Hariman, Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Bima Arya, Wakil Ketua TP PKK Kota Bogor, Kepala OPD lingkup Kota Bogor, narasumber Eli Risma dan Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan di Kota Bogor. [Humas Jabar]

Monitoring dan Evaluasi KLA Award

Monitoring dan Evaluasi KLA Award

DP3AKB, PHA

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika melaksanakan monitoring dan evaluasi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) Award ke kota Cirebon. Monitoring dilaksanakan hari Selasa, 10 Mei 2016. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Diane, Kepala BPPKB Kota Cirebon, Bapak Walikota Cirebon serta jajarannya.

Monitoring dan Evaluasi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) ini melingkupi Bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan, infrastruktur, lingkungan hidup, anggaran serta pengembangan, keterwakilan aspirasi dan kepentingan anak dalam pengambilan keputusan.

Adapun tujuan monitoring dan Evaluasi ini membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota yang mengarahkan pada upaya transformasi konvensi PBB tentang hak anak dari kerangka hukum ke dalam definisi strategi dan intervensi pembangunan seperti kebijakan, kelembagaan, program dan kegiatan yang peduli anak.

Foto album lengkap Monitoring dan Evaluasi KLA Award bisa dilihat di sini

Santunan ke Keluarga Korban Perkosaan dan Pembunuhan

Santunan ke Keluarga Korban Perkosaan dan Pembunuhan

DP3AKB

Ketua Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Dewi Sartika mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Netty Prastyani Heryawan saat mengunjungi keluarga korban kasus pembunuhan dan pemerkosaaan anak 2,2 tahun. Korban nahas bernama Laela di Kampung Pabuaran Tongoh Desa Giri Mulya Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, Kamis 12 mei 2016.

Hadir juga sebagai pendamping Ibu Bupati Kabupaten Bogor Nurhayati beserta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Bogor. Beliau secara masing-masing memberikan santunan kepada keluarga korban.

Lawatan santunan korban perkosaan anak Bogor