Memarahi Anak dengan Cara Membentak Justru Berdampak Buruk pada Perkembangan Otak anak

Tak ada orangtua yang sempurna dan setiap orangtua tentu melalui proses belajar dalam membesarkan anak-anaknya. Meski sudah banyak penelitian yang menyebutkan tak boleh membentak anak, terkadang orangtua yang frustasi tak bisa menahan emosinya dan membentak buah hatinya.

Siapa dari Anda yang pernah memarahi anak dengan cara membentak-bentak atau berteriak? Tahukah bahwa cara itu justru berdampak buruk pada perkembangan otak anak.

Semakin sering dibentak dengan keras dan membuat anak takut, semakin tinggi pula kerusakan pada neuron

Dikutif dari health.kompas.com, Dokter ahli ilmu otak dari Neuroscience Indonesia, Amir Zuhdi, menjelaskan, bagian otak anak yang pertama kali tumbuh adalah bagian otak yang berkaitan dengan emosi. Dalam bagian itu, paling besar adalah wilayah emosi takut. Itulah mengapa saat anak-anak akan mudah merasa takut.

Semakin sering dibentak dengan keras dan membuat anak takut, semakin tinggi pula kerusakan pada neuron. Menurut Amir, orangtua juga harus bisa mengelola emosi. Ketika anak berbuat salah, katakan salah dengan memberi pengertian tanpa membentak-bentak.

Bagian otak anak yang pertama kali tumbuh adalah bagian otak yang berkaitan dengan emosi. Dalam bagian itu, paling besar adalah wilayah emosi takut. itulah mengapa saat anak-anak akan mudah merasa takut ketika dibentak.

Otangtua Berteriak dan membentak Anak-anaknya Akan terjadi Kerusakan Struktur Otak pada Anak

Menurut Martin Teicher, seorang profesor psikiatri di Harvard Medical School, ketika orang tua berteriak kepada anak-anaknya akan terjadi kerusakan struktur otak pada anak. Pada otak anak yang sering dibentak, saluran yang menghubungkan otak kanan dengan otak kiri menjadi lebih kecil.

Hal ini mempengaruhi area otak yang berhubungan dengan emosi dan perhatian. Perubahan ini pada saat anak dewasa akan menyebabkan kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadian, resiko bunuh diri dan aktivitas otak yang mirip dengan epilepsi.

Menjadi orangtua tegas, tidak harus dengan Memembentak. Sebaiknya indari membentak anak, selain terhadap otak, ini 10 Dampak lainnya membentak anak.

Rujukan:
http://sayangianak.com/memarahi-anak-dengan-cara-membentak-justru-berdampak-buruk-pada-perkembangan-otak-anak/

Artikel Terkait

PAI: Rendahnya Vonis Sony Sandra Cederai Semangat Presiden Jokowi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Kediri, Jawa Timur, terhadap pengusaha Sony Sandra yang dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap 58 anak. W...
Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia BANDUNG-Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia berlangsung di lapangan Gasibu Bandung, (17/8) dengan Inspektur upacara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Sedangkan untuk komand...
Gubernur Jawa Barat: Dana Diperketat, Pembangunan Harus Terus Jalan Meski harus ada pengetatan anggaran, namun pembangunan tidak boleh berhenti, sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar di ...
Suara Ibu Penting untuk Perkembangan Otak Bayi Otak seorang anak didesain untuk awas terhadap suara ibunya, sejak mereka masih dalam kandungan. Di sebuah ruangan yang penuh sesak, ibu Anda memanggil nama Anda dan dalam waktu sepersekian milidetik, otak Anda langsung berea...
Gubernur Sosialisasikan Penyelenggaraan Peparnas XV di CFD Dago Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sosialisasikan dan deklarasikan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional XV di Area Car Free Day (CFD) Jl. Ir.H.Juanda (Dago) Bandung, Minggu (9/10). Hadir dalam acara tersebut,  Wagub J...

Leave a Reply

Your email address will not be published.