Api PON XIX/2016 Jawa Barat, diambil dari sumber api abadi di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Untuk diketahui, Desa Majakerta juga pernah menjadi sumber api untuk ASIAN Games tahun 1962. Pada gelaran Pekan Olahraga Nasional kali ini, api akan dikirab mengawali rangkaian kegiatan PON, di ‘Tanah Legenda’, Jawa Barat.

Setelah api PON diambil dan dinyalakan dari halaman Kantor Kuwu Desa Majakerta, selanjutnya api dibawa ke Alun-Alun Indramayu untuk dilaksanakan upacara pelepasan kirab api PON XIX/2016.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani, dan Komandan Upacara Dandim 0616/Indramayu Letkol Arh Benny Febriyanto.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher menuturkan, Kirab Api PON dilaksanakan mulai 5 s/d 17 September 2016, melewati hampir seluruh kabupaten/ kota di Jawa Barat.

“Istimewa, dari Indramayu diambil Api PON dari api alam, dari Desa Majakerta, Kecamatan Balongan. Api diambil hari ini, 5 September 2016, kemudian akan dikelilingkan ke berbagai Kabupaten/ Kota selama 12 hari, menempuh jarak kurang lebih 1.005,4 kilometer,” tutur Aher, Pada Pelepasan Kirab Api PON XIX dan Peparnas XV bersama Menko PMK RI Puan Maharani, di Alun-Alun Kabupaten Indramayu, Jl. Letjen Sutoyo No. 1/E, Senin (05/09).

Peserta pembawa obor adalah atlet legendaris Jawa Barat yang didampingi prajurit Satpur/Satbanpur wilayah Kodam III/Siliwangi.

Mantan lifter kelas dunia, H. Darma, SE, adalah salah satu atlet senior yang menerima obor api PON XIX/Peparnas XV 2016 Jawa Barat. Lifter asal Indramayu yang saat ini berusia 59 tahun tersebut, akan menerima obor api PON dari Menko PMK Puan Maharani.

Api PON kemudian diarak berlari dari Alun-Alun Indramayu menuju arah Kabupaten Cirebon dengan rute arak-arakan melalui Jalan Soekarno-Hatta, pertigaan Majakerta – Karangampel, sampai ke perbatasan Indramayu – Cirebon di Kecamatan Kapetakan, kemudian dilanjutkan ke arah Kota Cirebon.

Keesokan harinya, atau Selasa dini hari, perjalanan api PON akan dilanjutkan ke arah Kuningan, kemudian Majalengka, Ciamis – Banjar – Pangandaran – Tasikmalaya – Garut – Sumedang – Subang – Purwakarta – Karawang – Bekasi.

Sehubungan dengan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah, sebagai bentuk penghormatan, perjalanan obor kirab Api PON dan Peparnas akan diliburkan selama dua hari, yaitu pada 11-12 September 2016, dimana dijadwalkan saat itu Api PON telah berada di Kota Bekasi. Api pun akan disemayamkan di Pendopo Walikota Bekasi.

Sedangkan rombongan akan bergerak kembali Selasa 13 September 2016, mulai dari Kota Bekasi, menuju Kota Depok, Kabupaten Bogor dan berhenti di Kota Bogor.

Lanjut di hari Rabu 14 September 2016, rombongan mulai berkeliling dari Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, menuju Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Kabupaten Bandung, terus menuju Kota Bandung dan finish di Gedung Sate.

Hingga pada 17 September 2016 nanti, dari Gedung Sate Bandung, Kirab Api PON XIX/2016 Jabar dijadwalkan bergerak menuju tempat pembukaan PON di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Api PON selanjutnya akan diletakan di kalderon, dan api PON XIX/2016 akan menyala selama perhelatan PON berlangsung.

“Salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 adalah kirab api PON. Kirab api ini menjadi sangat penting dan sangat strategis karena menjadi momen kegiatan yang melibatkan banyak pihak terkait seperti Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota se-Jawa Barat, para atlet legenda se- Jawa Barat dan partisipasi masyarakat sebagai bentuk rasa memiliki dan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat dalam menyukseskan kegiatan besar ini,” kata Aher.

Kabupaten Indramayu sendiri, menjadi tuan rumah bagi tiga Cabang Olahraga (Cabor) diantaranya; layar, renang perairan terbuka, dan selam nomor air. Pelaksanaan pertandingan tiga cabor tersebut, akan berlangsung di dua venue, yakni di pantai Balongan Indah, di Kecamatan Balongan, untuk pelaksanaan pertandingan layar, dan pantai Tirtamaya di Kecamatan Tirtamaya, untuk pertandingan renang perairan terbuka, dan selam nomor air.

Selain itu, Kabupaten Indramayu juga mengirimkan 14 atletnya untuk Kontingen Jawa Barat. Mereka akan bertanding pada delapan cabor, diantaranya; takraw, taekwondo, gulat, tinju, kempo, dayung, bola voli pasir, dan tarung derajat.

“Persiapan venue sudah selesai, secara fungsional venue di Jawa Barat sudah selesai, termasuk venue yang ada di Indramayu yaitu selam nomor air, renang perairan terbuka, dan layar. Insya Allah kondisinya, secara umum Jawa Barat sudah siap melaksanakan PON XIX/2016, mudah-mudahan PON berjalan lancar,” ucapnya.

Aher: Venue PON Siap Pakai!

Gubernur Provinsi Jawa Barat, yang juga Ketua Umum Panitia Besar (PB) PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meninjau kesiapan venue pertandingan PON di Kota Cirebon, Senin (05/09/16).

Sejumlah venue yang Aher tinjau diantaranya: venue selam nomor kolam di kolam renang Catherine Surya, serta venue badminton di GOR Sunyaragi, yang keduanya terletak di Komplek Stadion Bima.

Aher katakan, seluruh venue PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 telah siap untuk dipakai.

“Ini (venue-venue) sudah lolos oleh ‘technical delegate’ (delegasi teknis) jadi sudah tinggal pelaksanaan (pertandingan) saja,” ungkap Aher di Cirebon.

Sebelumnya, usai menghadiri Pelepasan kirab api bersama Menko PMK Puan Maharani di Alun-Alun Indramayu, Aher pun sempat meninjau venue disana, seperti Pantai Tirtamaya di Kecamatan Tirtamaya, sebagai venue renang perairan terbuka, dan selam nomor laut, dan Pantai Balongan Indah di Kecamatan Balongan untuk pelaksanaan pertandingan layar.

“Saya katakan fungsional 100% sudah selesai. Makanya saya keliling-keliling tadi kan. Tadi ke Indramayu melihat venue layar, selam laut, venue renang perairan terbuka. Kesini kita selam kolam, badminton. Kemarin kita juga keliling venue-venue yang di Bandung, semuanya sudah siap!,” serunya.

Gelaran PON XIX yang akan berlangsung pada 17–29 September 2016 di 16 kota/ kabupaten di Jawa Barat ini, Aher pun menargetkan Jabar ‘Kahiji’ atau Juara Umum PON XIX/2016, dan gelaran Peparnas XV pada 15-24 Oktober 2016 di Kota Bandung.

“Target Juara Umum,” pungkasnya.

Aher pun menuturkan, setelah keliling mengecek kesiapan venue, terakhir dirinya berencana akan melihat langsung kesiapan akhir untuk opening ceremony di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung. Selain itu, do’a dan istighosah bersama juga akan dilaksanakan mengharap kelancaran, dan keberkahan Allah SWT.

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Cerita Warga soal Keseharian 4 Bocah Yatim yang Ditinggal Ibu Kerja Sumedang - Ramai diberitakan Evan (11), Bayu (7), Audi (3), dan Adiba (5 bulan) asal Dusun Babakan Kananga, Desa Margamulya, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telantar. Sang ayah meninggal 4 bulan lalu, ...
LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun 2016 NOTA PENGANTAR LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN GUBERNUR JAWA BARAT TAHUN ANGGARAN 2016 Disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat Bandung, 24 Maret 2017 Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb. ...
Pelatihan TOT GN AKSA Bagi Kab/Kota se Jawa Barat Jatinagor,Bidang PPA Melalui Seksi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak mengadakan pelatihan TOT Gerakan Nasional Anti Kejahatan Kekerasan Seksual terhadap Anak (GN AKSA) bagi Kabupaten Kota se Jawa Barat,Acara di...
Bagaimana Penerapan Hukuman Kebiri? Ini Penjelasan Pemerintah shutterstock KOMPAS.com — Hukuman kebiri dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menimbulkan pro ...
Hari Keluarga Nasional, Momentum Memaknai Arti Keluarga Momentum Hari Keluarga Nasional yang diselenggarakan setiap 21 Juni di Indonesia dinilai sangat bermakna sebagai fondasi membangun bangsa Indonesia sebagai Bangsa yang besar. Hari puncaknya jatuh pada 29 Juni namun berkenaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.