Apa pendapat Anda atas usulan harga rokok naik jadi Rp. 50.000? Silakan tulis di kolom komentar ya!

Salah satu tuntutan anak Indonesia kepada pemerintah di Hari Anak Nasional adalah segera tanda tangani FCTC. FTCT (Framework Convention on Tobacco Control) atau Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau merupakan perjanjian internasional yang dirancang Organisasi Kesehatan Dunia untuk membentuk aturan global atas pengendalian tembakau. Tujuannya untuk melindungi generasi masa kini dan mendatang dari dampak kesehatan, ekonomi, sosial, dan lingkungan yang diakibatkan konsumsi dan paparan asap rokok.

Baca juga 12 Tuntutan Anak Indonesia untuk Pemerintah
Baca juga Apa itu FCTC

Alasan Kenapa Harga Rokok Bakal Bisa Naik Capai Rp 50.000 Per Bungkus!

Salah satu pengeluaran terbesar masyarakat miskin adalah untuk rokok

Harga rokok yang murah dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia. Dengan harga rokok di bawah 20.000 rupiah maka orang yang kurang mampu dan anak-anak usia sekolah tidak keberatan mengeluarkan uang untuk membeli rokok.

Dilansir Kompas.com, Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany mengatakan bahwa harga rokok seharusnya dinaikkan setidaknya menjadi dua kali lipat.

Dengan menaikkan harga rokok diharapkan dapat menurunkan prevalensi perokok, terutama pada masyarakat yang tidak mampu. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Hasbullah dan rekannya, sejumlah perokok pun akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1.000 orang melalui telepon dalam kurun waktu Desember 2015 sampai Januari 2016. Sebanyak 72 persen mengatakan akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas 50.000 rupiah. Hasil studi juga menunjukkan, 76 persen perokok setuju jika harga rokok dan cukai dinaikkan.

Strategi menaikkan harga dan cukai rokok pun sudah terbukti efektif menurunkan jumlah perokok di beberapa negara. Pasalnya, harga rokok di Indonesia memang paling murah dibanding negara lain. Di Singapura, harga sebungkus rokok bisa mencapai 120.000 rupiah. Namun, di Indonesia, hanya 12.000 rupiah sudah bisa mendapat satu bungkus rokok.

Tingginya Jumlah Perokok di Indonesia Memicu Beban Ekonomi.

Tingginya jumlah perokok di Indonesia meningkatkan beban ekonomi karena banyak masyarakat yang akhirnya sakit-sakitan. Di sisi lain peningkatan harga rokok dan cukai pun bisa meningkatkan pendapatan negara. Apabila harga rokok dinaikkan dua kali lipat menjadi 50.000 rupiah maka paling tidak ada tambahan dana 70 triliun untuk bidang kesehatan.

Menurut Hasbullah, butuh keberanian Presiden Joko Widodo untuk menaikkan harga dan cukai rokok. Hasbullah pun berencana bertemu Menteri Keuangan yang baru dilantik, Sri Mulyani dalam waktu dekat untuk membahas hal ini.

Dampak negatif merokok bagi anak remaja

Remaja dan Anak-anak Bisa Terlindungi dari Rokok.

Selain itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga mendukung usulan kenaikan harga rokok menjadi 50.000 rupiah per bungkus. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mendesak Kemenkeu segera menaikkan tarif cukai rokok sehingga harga jual rokok di Indonesia setara atau lebih dari negara lain dengan rata-rata harga 30.000 – 40.000 rupiah per bungkus.

Tulus juga menuturkan dampak positif dengan harga rokok 50.000 rupiah per bungkus sehingga mampu menekan konsumsi rokok, utamanya kalangan remaja dan anak-anak. Dia mengaku, selama ini salah satu pengeluaran terbesar masyarakat miskin adalah untuk rokok.

Jadi, apa pendapat Anda atas usulan harga rokok naik jadi Rp. 50.000?

Sumber:
https://news.idntimes.com
http://kompas.com

Artikel Terkait

Soal “Permen Jari”, BPOM Awasi Makanan yang Diduga Mengandung Narkoba Ilustrasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memeriksa PT Rizky Abadi Jaya Anugerah selaku importir produk makanan ringan "Permen Jari". Sebelumnya, beredar informasi di masyarakat bahwa permen jari diduga me...
Kekerasan Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan CIREBON, (PR).- Sedikitnya 350 anak dan perempuan setiap hari menjadi korban kekerasan di seluruh Indonesia. Angka tersebut bahkan bukan angka yang sesungguhnya, tetapi hanya jumlah kasus yang dilaporkan. Padahal kasus kekera...
18,27 Juta Anak Indonesia tak Punya Akta Kelahiran Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (Ilustrasi) Sebanyak 18,27 juta anak Indonesia atau sekitar 21,97 persen dari total penduduk Indonesia berusia 0-17 tahun berjumlah 83,14 juta jiwa, tidak memiliki akta kelahiran. Angka it...
Kejahatan Serius Kemanusian Perdagangan Orang Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah kejahatan serius terhadap kemanusiaan dengan memanfaatkan sindikat. Tindak pidana ini dianggap serius karena adanya indikasi eksploitas terhadap manusia. "Eksploitasi terjadi dari sisi e...
Kadis P3AKB : Permasalan Kekerasan harus diselesaikan dari Hulu sampai Hilir… Bandung,Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat dalam paparannya mengatakan bahwa masalah-masalah kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan harus diselesaikan mulai dari hulu sampai hilir..,paparan itu disampaikan kepala ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.