Salah satu tuntutan anak Indonesia kepada pemerintah di Hari Anak Nasional adalah segera tanda tangani FCTC. FTCT (Framework Convention on Tobacco Control) atau Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau merupakan perjanjian internasional yang dirancang Organisasi Kesehatan Dunia untuk membentuk aturan global atas pengendalian tembakau. Berikut ini tanya – jawab tentang FCTC.

Apa itu FCTC?

FCTC adalah sebuah kerangka kerja bersama yang disusun oleh negara-negara anggota WHO dalam upaya mengendalikan tembakau, sebagai buah dari kesepahaman bersama bahwa tembakau yang tidak dikendalikan akan menjadi masalah besar bagi kesehatan masyarakat dunia. FCTC juga merupakan kerangka kerja global pertama yang berkaitan langsung dengan keilmuan kesehatan masyarakat.

FCTC itu bentuknya kayak gimana?

FCTC itu bentuknya seperti undang-undang teman-teman, di dalamnya ada 38 pasal yang mengatur tentang pengendalian tembakau secara komprehensif.

Kapan FCTC itu dibikin?

FCTC telah selesai dibuat dan dibuka untuk diratifikasi sejak 16 Juni 2003 sampai 29 Juni 2004. Setelahnya, negara yang belum meratifikasi dipersilahkan melakukan aksesi kapan saja.

Sebentar, Apa deh bedanya ratifikasi sama aksesi?

Sama saja, hanya beda masalah waktu saja. Adapun hak yang didapatkan tetap sama, termasuk bergabung dengan Conference of Parties (COP) dari negara-negara yang sudah menyatakan bersedia terikat dengan FCTC.

Sudah berapa negara yang aksesi FCTC?

Sampai dengan Juli 2013, tercatat 177 negara menyatakan sebagai negara pihak FCTC melalui mekanisme ratifikasi atau aksesi FCTC, ditambah 9 negara yang sudah menandatangani namun masih belum meratifikasi FCTC.

Indonesia apa kabar?

Indonesia tenyata termasuk dari 8 negara di dunia yang belum aksesi FCTC, sederajat sama Zimbabwe, Somalia, Andorra, Liechtenstein, Monaco, Malawi, Eritrea. Di Asia bahkan Indonesia cuma sendirian..

Memangnya kenapa sih kalo Indonesia gak aksesi FCTC? Penting banget ya?

Penting banget bro. Kalau Indonesia enggak aksesi FCTC, kita bakal jadi target Industri rokok Internasional buat ngejual rokok mereka, karena hukum kita tentang rokok dianggap paling lemah bro. Tadi liat kan negara yang belum aksesi itu sedikit banget sebenernya. Selain itu, martabat negara kita di dunia internasional juga jatuh. Negara kita dianggap orang gak pro sama kesehatan rakyatnya.. gitu.

Loh, bukannya kita gak sendirian? Kan ada negara lain juga yang belum aksesi FCTC?

Nah, coba lihat negara-negara lain yang belum aksesi. Dari sekian negara tersebut, cuma Indonesia tempat di mana rokok bakal laris manis di pasaran dan dengan 250 juta penduduk, terbanyak ke-4 di dunia sehingga Indonesia jadi pasar yang potensial banget bagi industri rokok.

Ngomong-ngomong, gue pernah denger nih sebagai anak kesmas, katanya kan kita udah punya tuh peraturan tentang regulasi tembakau, PP 109 tahun 2012. Itu emangnya masih kurang ya bro?

Itu PP memang peraturan terkuat yang kita miliki sekarang, tapi jujur aja nih bro dibandingkan FCTC, tu aturan gak ada apa-apanya dan belum ngatur semua yang harusnya diatur terkait pertembakauan. Kentara banget kalau tuh PP masih banyak komprominya.

Bro.. ayo dong jelasin ke gue isinya FCTC.. gak sabar nih :D.

Nah.. Ya udah.. Simak baik-baik ya bro. Jadi, FCTC itu terdiri dari 38 pasal gitu.. nah. Coba kita bahas yang penting-penting aja yaa..

a. FCTC dan Harga Rokok

Lewat pasal 6, FCTC merekomendasikan untuk melakukan pengendalian terhadap harga dan pajak rokok. Karena memang cara tersebut adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengendalikan tembakau.

b. FCTC dan perlindungan terhadap paparan asap rokok.

Di pasal 8, secara lugas disebutkan bahwa asap rokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, butuh pengendalian terhadap paparan asap rokok khususnya di tempat umum, contohnya saja dengan membuat peraturan semacam KTR dan lain-lain.

c. FCTC dan iklan produk tembakau.

Di pasal 13, FCTC mengatur dengan tentang pengiklanan produk tembakau di media massa, terutama pelarangan periklanan produk tembakau yang menyesatkan, maksudnya nyesatin itu dengan mengemas rokok sebagai produk yang nikmat, macho dan lain-lain yang keren. Iklan rokok juga harus menyertakan peringatan kesehatan.

d. FCTC dan perdagangan ilegal produk tembakau.

Perdagangan ilegal tembakau itu bikin tembakau di Indonesia jadi semakin banyak, jadi semakin susah juga dikendaliin. Nah, di pasal 15 dalam FCTC, diatur tuh kalau negara peserta harus bikin regulasi yang sesuai sama negara masing-masing buat ngejaga negara mereka dari serangan tembakau impor ilegal.

e. FCTC dan peralihan tanaman untuk produk tembakau.

FCTC melalui pasal 17 merekomendasikan untuk para petani tembakau beralih ke tanaman lain yang layak secara ekonomi di negara masing-masing, tanpa paksaan. Ya, intinya kalau di negara tersebut tembakau emang bisa menyejahterakan petani, ya silahkan tanam.

f. FCTC dan perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan.

Nah! Ini nih yang penting,  pasal 18 dalam FCTC memberi rekomendasi kepada negara peserta untuk lebih memperhatikan kesehatan lingkungan dan kesehatan manusianya terkait dengan rokok. Mekanismenya diserahkan kepada negara peserta masing-masing, kalo di Indonesia mungkin bisa lah lewat peraturan tentang KTR.

Selebihnya, FCTC juga ngatur tentang Conference of Parties (COP) dari negara-negara yang sudah ratifikasi dan aksesi FCTC, disitu semua perwakilan setiap negara ngumpul buat ngomongin kemajuan penerapan FCTC di negara masing-masing, bahkan memberikan bantuan kepada negara yang kesulitan menerapkan FCTC, bantuan bisa berupa data, contoh perundang-undangan dan lain-lain yang sekiranya bisa menunjang. COP ini diatur dalam pasal 23.

Waduh.. keren juga nih FCTC, agak jelimet sih gue bacanya bro, tapi bagus banget isinya.

Iya.. karena itu penting banget nih kita aksesi FCTC segera. Biar undang-undang kita terkait pengendalian tembakau semakin kuat lagi..

Caranya aksesi gimana emangnya?

Gampang.. Presiden tinggal bikin surat resmi yang menyatakan bahwa Indonesia bersedia terikat sama FCTC. Publikasikan deh ke media massa.

Baca juga 12 Tuntutan Anak Indonesia untuk Pemerintah
Baca juga Apa Pendapat Anda Atas Usulan Harga Rokok Naik Jadi Rp.50.000

Rujukan
Draft FCTC.
Reynaldi Ikhsan (http://okk-fkmui-2014.tumblr.com/post/94340717779/tanya-jawab-fctc)

Artikel Terkait

Jumat-Sabtu Ini Gedung Sate Festival Akan Digelar BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Gedung Sate Festival – Semarak Pesta Rakyat, Jumat-Sabtu (29-30/9/17) mendatang sebagai puncak peringatan Hari Jadi Ke-72 Provinsi Jawa Barat. Berbagai kemeriahan pen...
Aher: Saya Bangga dan Berterimakasih kepada Warga Jawa Barat BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi, sekaligus berterima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat atas antusiasme dalam menyemarakkan Gedung Sate Festival, bertajuk 'Semarak Pesta Rakyat,' dal...
Menteri PPPA: Skip Challenge Bukan Permainan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengimbau agar aksi Skip Challange tidak dianggap sebuah permainan, tantangan, dan sensasi yang menyenangkan sehingga mengikuti dan menyebarkannya di media s...
Anak 3-5 tahun Tak Selalu Mau Mendengar Perkataan Orangtua, ini 13 Tips Bicara denga... Kadang-kadang sangatlah sulit untuk berbicara dengan anak-anak kita dan untuk membuat mereka benar-benar memperhatikan dan mendengarkan hal yang kita katakan. Apalagi untuk anak balita. Mereka umumnya memang sudah bisa mem...
Sangat Penting! Ini Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak "Foto: Getty Images " Sebelumnya, pemikiran bahwa ayah hanya bertugas sebagai pencari nafkah dan anak-anak adalah urusan ibu adalah hal usang. Pada zaman sekarang, baik ayah maupun ibu memiliki peran yang setara dan seimba...

Leave a Reply

Your email address will not be published.