Sejumlah pihak telah mengeluarkan peringatan kepada orang tua tentang ‘permainan’ media sosial yang dilaporkan terkait dengan kasus bunuh diri di Rusia.

Blue Whale Challenge – begitu permainan ini populer disebut – dilaporkan mengajak orang-orang untuk melakukan rangkaian tantangan dalam 50 hari, yang pada akhirnya membuat orang itu bunuh diri.

Para individu diberikan tugas oleh seorang master anonim. Jenis tantangan beragam dan meningkat dari mulai menonton film horor hingga mengarah pada tindakan-tindakan berbahaya.

Sejumlah laporan media di Rusia yang belum terkonfirmasi menghubungkan kematian dua perempuan muda dengan Blue Whale Challenge.

Nama permainan ini sepertinya menunjuk pada suatu perilaku sejumlah paus biru yang sengaja mendamparkan diri ke pantai dan mati.

Belum ada bukti nyata bahwa permainan ini telah sampai ke Indonesia, ataupun bahwa permainan ini betul-betul ada.

Pusat Internet Aman di Bulgaria mengatakan kepada Balkan Insight bahwa permainan tersebut kemungkinan besar merupakan rumor yang tersebar online, karena tidak ada bukti nyata yang menyatakan tantangan itu ada.

Kekhawatiran meningkat

Namun sejumlah pengguna media sosial telah menyampaikan kekhawatiran. Aktor dan pebisnis Christian Sugiono misalnya dalam akun Twitter memperingatkan bahwa tantangan ini mengincar ‘anak muda yang labil, yang memiliki kecenderungan untuk bunuh diri.’

“Mudah-mudahan enggak sampai masuk ke Indonesia. Kalau pun masuk mudah-mudahan kita semua sudah aware,” sambungnya.

“Jangan main api sama yang namanya depresi,” kata pengguna Twitter yang lain.

“Saat kita mengalami gejala depresif maka baiknya kita membawa diri kita ke psikiater/psikolog bukan melakukan hal seperti #BlueWhaleChallenge,” kata psikiater melalui akun Twitter @mbahndi.

Polisi Inggris mengeluarkan peringatan

Di Inggris, sejumlah kepolisian mengaku telah mengetahui adanya tantangan ini walau belum ada kasus terkait yang dilaporkan.

Hertfordshire Constabulary meminta orang tua untuk “waspada dan memantau penggunaan internet anak-anak”.

Nama permainan ini sepertinya menunjuk pada sebuah perilaku di mana sejumlah paus biru sengaja mendamparkan diri ke pantai dan mati.

Sekolah Woodlands di Basildon, Essex, mengirim surat kepada orang tua untuk menjelaskan risiko permainan tersebut.

“Tidak ada bukti untuk mengatakan bahwa sesuatu yang tidak diinginkan terjadi terkait Blue Whale Challenge di sekolah kami, tapi kami merasa sebaiknya memberi tahu orang tua dan pengasuh,” kata wakil kepala sekolah David Wright kepada BBC Newsbeat.

“Kami (ingin) memastikan mereka dapat membantu kami. Kita semua mendapat tugas untuk merawat remaja-remaja kita.”

Artikel Terkait

Ini 10 Langkah Mudah Mendisiplinkan Anak yang Harus Orangtua Ketahui Karena Disiplin adalah Bekal untuk Hidup Anak, Ini 10 Langkah Mudah Mendisiplinkan Anak yang Harus Orangtua Ketahui Mendidik anak merupakan perihal yang susah-susah gampang. Salah sedikit saja, akan mempengaruhi pribad...
Ini Dampak Positif dan Negatif Pokemon Go bagi Anak-anak Pokemon Go bisa membuat anak kreatif. Pokemon Go semakin diminati masyarakat Indonesia. Respon pro dan kontra pun bermunculan terkait dampak permainan tersebut bagi terutama bagi anak-anak. Menurut ketua Lembaga Perlindun...
Modus Prostitusi Anak Semakin Canggih, Via Aplikasi Online Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai saat ini modus prostitusi yang melibatkan anak-anak telah semakin canggih. Hal itu lantaran adanya 18 aplikasi ‎yang digunakan komunitas gay untuk mengeksploitasi anak. Kasus ...
Anak Indonesia Berkualitas Silakan simak videonya di bawah ini https://www.youtube.com/watch?v=amIWXHAOnIg&rel=0 Masa kehamilan terutama dimulai sejak 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan masa emas sehingga perlu perhatian khusus. Ibu hamil...
Komunitas yang Mendidik di Indonesia Berikut ini komunitas gerakan di masyarakat yang begitu peduli agar pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Kemajuan negeri ini di masa depan ada di tangan para generasi penerus, dan kepada merekalah bekal-...

Leave a Reply

Your email address will not be published.