Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Pelaksanaan PUG PP dan PA di Jawa Barat meliputi; Komitmen dan kebijakan, Kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran, Data Gender, Alat Analisis Gender, juga Peran Serta Masyarakat.

Inipun sesuai dengan Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di daerah melalui pelaksanaan berbagai program-program unggulan, baik yang terkait dengan pelaksanaan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, maupun keluarga berencana.

“Dengan berbagai langkah strategis, Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender di Jawa Barat menunjukkan peningkatan,”

Ungkap Aher pada acara Verifikasi Hasil Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Anugerah Parahita Ekapraya (APE), di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (26/10/2016).

Berbicara mengenai pengarusutamaan gender, Gubernur menyatakan bahwa hal tersebut merupakan strategi bagaimana laki – laki dan perempuan dapat memperoleh kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia, agar merepa mampu berperan dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan, seperti di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta terwujudnya rasa keadilan, sehingga dikenal dengan istilah kesetaraan dan keadilan gender.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pun mengajak masyarakat untuk membangun ketahanan mental melalui ketahanan keluarga. Hal ini dinilai sangat penting agar terlahir manusia dengan karakter kuat. Dia menjelaskan, ketahanan keluarga akan membuat SDM Indonesia akan terhindar dari berbagai ancaman seperti narkoba, ataupun hal – hal yang menjerumuskan lainnya.

“Penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga. Ini dimaksudkan agar dapat timbul rasa aman tentram dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin,” Ungkap Aher.

“Dengan ketahanan keluarga, kita ingin semakin mengokohkan bahwa hasil-hasil pembangunan dinikmati secara benar dan harmonis,” Ujarnya

Sumber: Jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Gathering Radio Komunitas Purwakarta Tahun 2017 Kepala Dinas P3AKB Dewi Sartika menghadiri acara Gathering Radio Komunitas Tahun 2017 di Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta. Peran radio komunitas dalam memberikan informasi bahkan mendorong perubahan perilaku pada ma...
Monitoring dan Evaluasi KLA Award Kota Cimahi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika melaksanakan monitoring dan evaluasi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) Award ke Kota Cimahi. Monitoring dil...
Rakor Pokja PUG Tingkat Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat Tahun 2017 Kegiatan rakor Pokja PUG tingkat kabupaten/kota se Jawa Barat, Rabu 29 Maret 2017 bertempat di Gedung Andi Hakim Nasoetion IPB Bogor. Peserta yang hadir 54 orang dari pejabat struktural dari 27 Kab/Kota. Acara dibuka oleh ...
Kegiatan Bimbingan Konseling Ketahanan Keluarga Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Kegiatan Konseling Ketahanan Keluarga ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari kegiatan ini sebagai berikut :Meningkatkan kapasitas te...
Saresehan Wawasan Kebangsaan Saresehan Wawasan Kebangsaan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2017. Bertempat di Hotel Golden Flower, Jl. Asia Afrika Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara DP3AKB Prov.Jabar dengan BKOW Prov.Jabar. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.