http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24558.jpg

BANDUNG-Pada peringatan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat, ada kabar baik bagi kalangan pengajar atau guru yang berada di Jawa Barat. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menaikkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru hingga 100 persen di tahun 2018 mendatang.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, meski angkanya belum sama dengan yang lama, namun pihaknya telah memberikan penghargaan lebih daripada penghargaan sebelumnya, yang asalnya hanya Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu maka Pemprov Jabar akan menaikan tunjangan guru menjadi Rp 1,25 juta tahun depan.

"TPP guru Insya Allah tahun depan naik 100 persen," kata Aher usai mengikuti Sidang Paripurna di gedung DPRD Jabar Jln Diponegoro kota Bandung, Sabtu (19/8/2017).

"Meski angkanya belum sama dengan yang lama karena uangnya tidak ada. Tapi kita sudah memberikan penghargaan lebih daripada penghargaan sebelumnya yang asalnya hanya Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu maka kita naikan menjadi Rp 1,25 juta tahun depan, sekarang baru Rp 600 ribu," tambahnya. 

Sementara itu, berkenaan dengan pembangunan di Jawa Barat, Aher memaparkan, pihaknya selalu mengingatkan akan pembangunan yang mampu melestarikan lingkungan. Selain itu, pengentasan kemiskinan dan pengangguran menjadi fokus pembangunan Jawa Barat di masa yang akan datang.

"Mengapa saya sering sampaikan kemiskinan, pengangguran dan pelestarian lingkungan, karena lingkungan merupakan pemasok kehidupan. Intinya, kita harus mengedepankan pembangunan yang ramah lingkungan," tuturnya.

Menurutnya, tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti sandang, pangan, dan papan jika di wilayah Jawa Barat tidak bisa mewujudkan lingkungan yang baik.

"Coba bayangkan kalau pembangunan kita merusak lingkungan? Apa jadinya? Ya jadinya lingkungan kita tidak akan memasok kehidupan kita lagi. Kehidupan rusak gara-gara lingkungan yang rusak kan begitu," tegasnya. 

Aher menururkan, di tingkat yang paling kecil atau mikro ada yang harus diselesaikan yaitu kemiskinan dan pengangguran.

"Sudah saya sering tekankan di tingkat mikro ada yang harus diselesaikan yaitu kemiskinan dan pengangguran serta lingkungan hidup yang harus lestari," pungkasnya. (MAT)

Artikel Terkait

Jabar Terima Penghargaan dari Kemendagri Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas keberhasilannya menindaklanjuti hasil pengawasan, dan evaluasi Kemendagri terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pia...
Menyiasati Masalah Susah Makan pada Balita Balita Susah Makan Memang Problema bagi Orangtua, Ini 15 Cara Menyiasati Masalah Susah Makan pada Balita Balita susah makan memang menjadi problema tersendiri bagi banyak orangtua.  Berbagai cara seolah tidak berhasil dila...
Lagu Bernuansa Vulgar Kian Marak, Keluarga Harus Makin Awas KAB.CIREBON-Semakin maraknya lagu-lagu bernuansa vulgar dan berbau pornografi di kalangan anak muda, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menangga...
Mendidik Anak dengan Baik Itu Perlu, Ini 8 Kebaikan yang Bisa Diajarkan Pada Buah Ha... Anak adalah harta bagi setiap orang tua yang tidak ternilai harganya. Agar tumbuh dengan baik dan memiliki sifat yang terpuji, anak perlu diajarkan kebiasaan yang baik sebagai bekal masa depannya kelak. Sebagai orang tua tent...
Hindari Fenomena BLAST dengan Budaya Literasi Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan khawatir anak-anak Jawa Barat mengalami fenomena BLAST (Bored, Lonely, Angry, Stress, Tired) yang berujung pada permasalahan sosial seperti kekerasan seksual dan narkoba pada usia prod...

Leave a Reply

Your email address will not be published.