http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25106.jpg

BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi, sekaligus berterima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat atas antusiasme dalam menyemarakkan Gedung Sate Festival, bertajuk ‘Semarak Pesta Rakyat,’ dalam rangkaian puncak Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat, yang digelar dua hari berturut-turut (29-30/09/2017).

"Acara dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat yang diejawantahkan dalam ‘Festival Gedung Sate: Semarak Pesta Rakyat’ ini luar biasa, masuk dalam ruang emosional warga kita, sehingga luar biasa dihadiri banyak warga meski undangan hanya kami sebarkan lewat sosial media," kata Gubernur Jawa Barat di malam puncak Hari Jadi  Ke-72 Provinsi Jabar, di Kawasan Komplek Gedung Sate Bandung, Sabtu (30/09/2017) malam.

Aher menuturkan, selain warga yang hadir dari berbagai wilayah di Jawa Barat, hadir pula masyarakat luar Jawa Barat, serta turis mancanegara, untuk menyaksikan Gedung Sate Festival.

Sehingga, kata Aher, rangkaian Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat  ini terbilang menyedot animo yang cukup tinggi, dan memberikan sisi positif bagi dunia pariwisata di Jawa Barat.

"Dari mulai pagi kemarin, Jumat (29/09/2017) dibuka, sampai malam ini (30/09/2017) pengunjung yang ada semakin banyak, dan semakin banyak. Pagi rame, siang rame, malam rame," kata Aher.

"Yang jadi catatan adalah bahwa acara ini semarak karena melibatkan banyak orang, melibatkan perindustrian, melibatkan seni budaya, komunitas, ternyata ketika kita bersatu dapat menggerakkan sebuah acara yang cukup besar, dua hari berturut-turut," imbuhnya.

Gubernur mengungkapkan, rangkaian Hari Jadi Jabar kali inilah yang paling meriah selama Ia menjabat Gubernur 10 tahun. Aher pun berharap, mudah-mudahan syukuran terakhirnya sebagai Gubernur ini dapat menggambarkan prestasi dari apa yang sudah pihaknya upayakan untuk kemajuan Jawa Barat.

"Saya bangga dengan Jawa Barat, dan keberlanjutan itu yang terpenting, kalau ada prestasi, pengganti saya kedepan harus melanjutkan capaian yang ada, karena berbagai capaian yang hadir hari ini pun, ada karena gagasan para pendahulu kita," Katanya.

Kegiatan yang semarak ini pun ditutup dengan pertunjukan Wayang Golek dengan Dalang Ki Adi Konthea Kosasih Sunarya, Putu Giri Harja 2 Bandung persembahan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Harapan Aher, masyarakat dapat semakin mencintai Jawa Barat. Dengan rasa cinta, Aher ingin menularkan semangat membangun Jawa Barat kepada masyarakat.

“Ketika rasa memiliki itu semakin meningkat, tentu kecintaan masyarakat untuk memajukan Jawa Barat akan meningkat,” harap Aher.

Pengunjung Gedung Sate Festival Pesta Rakyat Tinggi

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25099.jpg

BANDUNG-Pengunjung yang datang ke acara Gedung Sate Festival Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat, dalam rangka ulang tahun Jawa Barat ke-72 terus berdatangan ke halaman parkir Gedung Sate yang merupakan tempat digelarnya festival tersebut.

Menurut Kepala Bagian Humas Setda Provinsi Jawa Barat, Ade Sukalsah jumlah pengunjung yang datang terhitung hari kemarin, Jumat (29/09) hingga Sabtu (30/09) siang ini, sudah mencapai lebih dari 7.000 pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

"Saya perkirakan jumlah pengunjung yang datang di acara Gedung Sate Festival selama 2 hari mencapai 10 ribu," kata Ade, di acara Gedung Sate Festival Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat, dalam rangka ulang tahun Jawa Barat ke-72.

Menurut Ade, untuk peringatan HUT Jabar ke-72 mengusung konsep baru dengan menghadirkan pertunjukan laser dan tata cahaya, sementara tahun-tahun sebelumnya dimana puncak peringatan biasanya ditampilkan video mapping.

"Kita ganti konsep sebagai bagian dari inovasi Pemprov Jabar biar tidak bosan dan ini gabungan event-event dari OPD yang kemungkinan besar akan dipakai di tahun-tahun selanjutnya," ucapnya. (Parno)

Gubernur: Gedung Sate Festival Pesta Rakyat Tarik Wisatawan

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25098.jpg

BANDUNG-Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat untuk melihat acara Gedung Sate Festival Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat, dalam rangka ulang tahun Jawa Barat ke-72 yang cukup tinggi, memberikan sisi positif bagi dunia pariwisata di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengharapkan, kegiatan Gedung Sate Festival bisa menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Bandung khususnya dan Jawa Barat pada umumnya yang setiap tahun terus meningkat.

"Acara ini salah satunya untuk menarik wisatawan, kita ingin pengunjung tertarik, apalagi hari ini berbarengan dengan Hari Wisata Dunia," kata Gubernur, di Gedung Sate Festival Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat, Sabtu (30/09).

Menurut Gubernur, dengan acara Gedung Sate Festival, Pemprov Jabar ingin menawarkan dan menginformasikan kepada masyarakat tentang keindahan alam Jabar dan keindahan budaya serta pariwisata Jabar yang memiliki keunikan dan kelebihan dibanding daerah lain.

"Perlu diingat bahwa turis-turis itu banyak datang ke Jakarta, untuk turis asing masuk ke Jabar masih kalah oleh Bali, tapi untuk turis domestik udah menjadi pemenangnya, karena tahun 2016 saja pengunjung asal domestik mencapai 58 juta orang melebihi jumlah penduduk Jabar," tuturnya. (Parno)

Pesta Rakyat Jawa Barat, Membawa Kesan Mendalam Bagi Gubernur Aher

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25104.jpg

BANDUNG-Gedung Sate Festival, bertajuk ‘Semarak Pesta Rakyat,’ digelar Jumat-Sabtu tanggal 29-30 September 2017. Pesta rakyat yang dipersembahkan Pemprov untuk rakyat Jawa Barat ini menyajikan berbagai menu kumplit festival, dari budaya tradisional hingga kontemporer, dari artistik hingga teknologi muthakhir.

Termasuk urusan kuliner. Seoptimal mungkin disajikan menu-menu acara dan aktivitas yang bisa menyenangkan dan berkesan bagi rakyat Jawa Barat di halaman Kantor Gubernur, berbaur bersama merasakan keragaman Jawa Barat versi mini.

Namun dibalik semua tumpah ruah keceriaan warga Jawa Barat itu, tersimpan kesan tersendiri bagi Sang Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

Bagi Aher, HUT Jabar ke-72 ini adalah perayaan pesta rakyat terakhir baginya sebagai pimpinan, pejabat publik, sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.

"Ini terakhir kali saya merayakan acara HUT Jabar sebagai Gubernur, kesannya luar biasa, saya bertugas hampir 10 tahun, mudah-mudahan khatam dengan baik, apa yang sudah ditorehkan bermanfaat dan saya berharap pengganti saya nanti melanjutkan," ungkap Gubernur Ahmad Heryawan, saat meninjau stand pameran HUT Jabar, di Gedung Sate Bandung, Jumat (29/09/2017).

Aher pun menuturkan bahwa prestasi yang ditorehkannya selama memimpin Jawa Barat, adalah melanjutkan gagasan dari para pembangun, para pendahulu sebelumnya. Dirinya berharap, penerusnya kelak, dapat meneruskan estafet pembangunan Jawa Barat yang lebih maju, lebih berprestasi, dan tentunya mensejahterakan rakyat Jawa Barat secara lebih merata lagi.

Aher mengungkapkan per 13 Juni 2018 nanti, Dirinya akan kembali menjadi warga biasa. Ia akan pensiun dari masa jabatannya setelah dua periode memimpin Jawa Batat. 

"Mulai Januari tahun depan, sepertinya saya sudah harus mulai nyupir lagi sendiri. Supaya ketika pensiun sudah terbiasa, yah nanti saya akan antar-antar istri lagi ke pasar, antar anak ke sekolah, dan menikmati hidup setelah jadi gubernur dua periode," tutur Aher.

Aher mengatakan, episode pembangunan Jawa Barat masih sangat panjang, sampai waktu yang tidak pernah ditentukan, dan tidak akan pernah tercapai suatu cita-cita hanya dengan periodesasi pimpinan. Maka rasa memiliki, dan cintailah yang akan melanggengkan perjuangan mencapai cita-cita agar Jabar terus menjadi ‘kahiji.’

"Saya minta yang sudah dibangun dikembangkan, yang belum ada kita raih. Kita tidak bisa berdiri sendiri, kita berprestasi hari ini, karena melanjutkan prestasi yang sudah digagas pendahulu kita sebelumnya, orang yang mengganti saya itu melanjutkan, mari kita hormati karya-karya pimpinan sebelum kita, lalu kita lanjutkan manakala kita ditugaskan selanjutnya. Mari jadi manusia yang arif dan menghormati masa lalu. Tidak mungkin ada sekarang tanpa masa lalu yang bekerja," kata Aher.

Sementara itu, terkait peringatan hari jadiJawa Barat tahun ini, Aher mengajak partisipasi masyarakat untuk memeriahkan pesta ini. "Saya mengajak masyarakat Jawa Barat, kepada para pelancong, para wisatawan, kita imbau supaya silakan kunjungi Festival Gedung Sate," ajak Gubernur Aher.

Booth yang dibuka juga melibatkan petani, usaha kecil menengah, dan pegiat seni serta komunitas. Adapula Ngopi Saraosna Vol 3 (55 booth pegiat kopi Jawa Barat, Lomba barista dan cupping) persembahan Biro Humas Protokol. Juga Bandung Tea Festival 2017 persembahan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, melibatkan 31 booth pegiat teh Jabar.

Kedua pameran tersebut, Kata Aher, sengaja digelar dengan tujuan mengedukasi masyarakat suapaya mengetahui cara memanfaatkan kopi dan teh yang baik sehingga menyehatkan tubuh.

Menurutnya, kopi dan teh adalah komoditas unggulan di Jawa Barat, maka masyarakat Jawa Barat sendiri harus tahu cara menikmati komoditas unggulan yang disenangi justru oleh warga luar Jabar, bahkan warga asing.

"Arena ini dibuka untuk mengedukasi masyarakat mendapat pemahaman tentang kopi dan teh, boleh jadi masyarakat belum teredukasi," Katanya.

Adapula ‘Jabar Ngagaya’, Persembahan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Peragaan pakaian tekstil unggulan Jabar karya Designer Indonesian Fashion Chamber (IFC) Bandung Chapter (Sabtu), Pameran Edukasi Komoditi Tekstil, Lomba Peragaan Produk tekstil Jabar, dan Lomba desain.

Kemudian, ‘Kawasan Little West Java’, yang terdiri dari 50 stand: dengan sub tema Rupaning Kadahareun Buhun, Kaulinan Budak jeung pangaweruh (kaulinan pengenalan huruf sunda), Ngawangkong Seni (budaya seni), Motekarna Urang Sunda (kreatif), Sunda Ngajomantara (Komunitas).

Kemudian Jabar Ngaboseh Sareng Gubernur persembahan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Festival Olahan Patin persembahan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat. Lalu Festival Teknologi Informasi Pameran Interaksi persembahan Dinas komunikasi dan informasi Provinsi Jawa Barat, melibatkan 20 stand.

Juga tak ketinggalan, Wayang Golek dengan Dalang Ki Adi Konthea Kosasih Sunarya, Putu Giri Harja 2 Bandung (Sabtu Malam) persembahan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Tak sampai disitu, akan pula dilakukan pemecahan Rekor Original Record Indonesia (ORI)  Rekor Makan Martabak San Fransisco dengan peserta terbanyak yakni, 72 World Record, terdiri dari: 72 tari batik, 72 silat, 72 paduan suara, 72 tari dangiang sunda, 72 angklung, 72 karinding, 72 kaulinan baheula, 72 celempung, 72 perkusi, 72 musik uang logam kuno, 72 musik perkusi alat kesehatan, 72 tari batu kujang, 72 warna lukis kanvas energy, 72 kata monolog budaya, dan oratorium colosal 72 untuk jabar, serta 7 lelaki 2 wanita goong tiup. Jumlah personil yang terlibat mencapai 879 Orang, dengan simbol; Angka 8 simbol kokoh, 7 simbol maju, Angka 9 simbol tertinggi.

Sperti tradisi di setiap tahunnya, akan ada pula pertunjukan Spectacular Laser Show.

Artikel Terkait

Gubernur Usulkan Pembentukan dan Susunan OPD Baru ke DPRD Jabar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro No. 27, K...
Lima Saran Netty Dongkrak Minat Baca Masyarakat Berdasarkan penilaian Programme for International Assessment of Adult Competencies (PIAAC) yang baru pertama kali diikuti Indonesia tahun 2016 ini, menunjukkan hasil yang memprihatinkan. Dari 34 negara anggota Organizatio...
Waspadalah, Berikut 6 Kartun dan Animasi Populer Propagandakan LGBT! Beberapa waktu ini satu fenomena sosial di masyarakat yang tengah mendapat sorotan dari banyak pihak. Apalagi dengan munculnya beberapa kasus yang melibatkan artis kenamaan. Ya, fenomena sosial tentang LGBT memang menjadi ...
Kekerasan Seksual Anak di KBB Tinggi NGAMPRAH, (PR).- Tingkat kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bandung Baratcukup tinggi. Data Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana KBB, pada 2015 tak kurang dari 22 kasus kekerasan sek...
Sekolah Ramah Anak – Sebuah Panduan Sederhana Gambaran umum tentang sekolah ramah anak. Sekolah yang ramah anak merupakan institusi yang mengenal dan menghargai hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, kesempatan bermain dan bersenang, melindungi dari kekerasa...

Leave a Reply

Your email address will not be published.