Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menegaskan, kehadiran PNS Jabar di hari pertama masuk kerja lagi Senin (3/7) harus 100%. 

Menurut Aher tidak ada alasan untuk bolos kerja kecuali sakit. “Libur atau cuti bersama lebaran sudah cukup, tidak ada alasan lagi untuk menambah libur lagi” jelasnya, usai membuka Silatnas Alumni Unwim di Gedung Sate Bandung, Minggu (2/7).

Kecuali sakit dan alasan yang bisa ditrerima lainnya, PNS Jabar boleh tidak kerja, ujar Gubernur.

“Pasti kita kenakan sanksi jika alasannya tidak bisa diterima. Kalau sakit mah ya, jangankan beres libur panjang, hari biasa juga masa PNS sakit harus memaksakan kerja. Yang penting ada pemberitahuan” tegasnya.

Senin 3 Juli 2017 adalah hari pertama masuk kerja kembali setelah cuti bersama lebaran lebih dari seminggu. (Pun)

Sekda: PNS Jabar Harus Hadir Hari Pertama Kerja

Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menekankan agar seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai bekerja normal, Senin (3/7) besok,

Iwa mengatakan sedari awal pihaknya sudah menghimbau agar PNS tidak mengambil cuti tambahan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah/2017. 

“Diharapkan PNS masuk seperti biasa dan pelayanan publik tetap berjalan. Pimpinan, baik Pak Gubernur dan Pak Wagub Jabar sewaktu-waktu bisa melakukan sidak untuk memastikan kehadiran PNS dan pelayanan publik berjalan dengan baik,” katanya, Minggu (2/7).

Larangan bagi PNS untuk tidak mengambil cuti tambahan lebaran tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/21/M.KT.02/2017 untuk Tidak Memberikan Cuti Tahunan Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H. 

“Jadi surat edaran tersebut bertujuan agar PNS dapat memberikan pelayanan optimal sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri atau lebaran. Dan suratnya sudah kami terima dan diteruskan ke seluruh ASN dan non ASN di Pemprov Jabar,” ujarnya.

Pihaknya bisa memahami niat baik dalam surat edaran tersebut agar pelayanan terhadap masyarakat oleh Pemprov Jawa Barat tetap berjalan maksimal dengan dukungan kehadiran PNS yang utuh. (Pun)

Sanksi Bagi ASN Bolos

Mulai Senin (03/07) besok semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia termasuk di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus masuk kerja dan memulai aktivitasnya seperti biasa. 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Gunadi Sukma Bhinekas menyatakan, tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk menambah cuti atau tidak masuk kerja, karena cuti selama libur lebaran dirasa sudah cukup.

“Apabila ada ASN yang tidak masuk besok, itu harus ada alasan yang kuat, seperti sakit dan itu dibuktikan dengan surat dari dokter,” tegasnya.

Menurut Gunadi, bila ada ASN tidak masuk kerja, dengan tanpa alasan yang jelas maka yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang ada.

“Kalau ASN ada yang tidak masuk tanpa alesan yang jelas, maka selain mendapatkan sanksi sesuai aturan tentang disiplin pegawai, juga TKD nya akan kena potong,” jelasnya.

Gunadi juga berharap, mulai besok semua pelayanan kepada masyarakat oleh Pemkot Bandung akan berjalan seperti biasa dan normal kembali.

“Besok juga kita akan melakukan sidak ke OPD-OPD untuk melihat tingkat kehadiran dan kondisi pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Parno)

Sumber: http://jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Gubernur Usulkan Pembentukan dan Susunan OPD Baru ke DPRD Jabar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro No. 27, K...
Ditanya Putin Mengapa Banyak Menteri Perempuan, Ini Jawaban Jokowi Presiden Joko Widodo saat menghadiri puncak perayaan Hari Ibu 2016 di Halaman Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusaf Pemerintahan Provinsi Banten, Jalan Syech Nawawi, Kota Serang, Banten, Kamis (22/12/206). Presiden Joko Wi...
KPAI: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Perkuat Komitmen Indonesia Ramah Anak Hari Sumpah Pemuda memiliki banyak makna bagi kondisi Indonesia saat ini. Dari sisi perlindungan anak, Hari Sumpah Pemuda diharapkan menjadi momentum mewujudkan Indonesia ramah anak. “Semoga momentum peringatan hari ini da...
Hindari Fenomena BLAST dengan Budaya Literasi Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan khawatir anak-anak Jawa Barat mengalami fenomena BLAST (Bored, Lonely, Angry, Stress, Tired) yang berujung pada permasalahan sosial seperti kekerasan seksual dan narkoba pada usia prod...
Regulasi-regulasi Fasilitas Pendukung PUG Adapun Regulasi-regulasi fasilitas pendukung PUG tersebut adalah: Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2017 Tentang PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN, SEKOLAH ME...

Leave a Reply

Your email address will not be published.