Waspada ya!
Kekerasan itu bukan hanya dalam rumah tangga lho…

Pernahkah kamu mendengar ada pasangan yang suka melakukan kekerasan pada pasangannya? Ya, cerita semacam ini sudah banyak di antara kita. Atau mungkin kamu pernah juga mengalaminya? Bukan hanya dalam rumah tangga, orang pacaran pun kerap mendapatkan perlakuan tak menyenangkan itu.

Kekerasan ada dua macam yakni kekerasan verbal dan fisik. Kekerasan verbal bisa berupa kata-kata kasar atau perintah dan larangan pasangan yang berlebihan. Nah, kalau kekerasan fisik sudah jelas merupakan kekerasan yang melukai tubuh.

Berikut 9 tanda tunjukkan pacar kamu melakukan kekerasan, yang dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Senin (6/4). Check this out Guys:

1. Menggunakan kekerasan fisik untuk menyakiti atau mengintimidasi kamu.

Kalau pacar kamu itu hobi mukul kamu kalau lagi emosi mending langsung tinggalkan. Kekerasan fisik itu sesuatu yang tak bisa dimaafkan karena bisa menjadi kebiasaan kalau kamu terus memaafkan.

2. Emosi yang meledak-ledak dan tak mau mengendalikannya.

Sedikit-sedikit marah dan sering menjadikan kamu objek kemarahannya. Nggak enak kan punya pacar yang kalau lapar dikit marah, panas dikit marah, kamu telat dikit marahnya kayak nunggu kamu setahun. Biasanya pasangan tipe ini juga gemar menggunakan kata-kata kotor untuk menunjukkan emosinya.

3. Posesif dan cemburu yang berlebihan sampai rasanya kamu susah buat bernafas.

Cemburu dan posesif itu bisa sebagai bentuk rasa cinta pasangan kamu. Tapi, kalau berlebihan justru akan mempersempit ruang gerak kamu. Apa lagi kalau sampai membuat kamu susah bergaul dan mengembangkan bakat.

4. Selalu meremehkan kamu ditambah rajin mengejek apapun yang kamu lakukan.

Dia yang selalu meremehkanmu bukanlah pasangan yang patut kamu pertahankan. Secara tak sadar dia telah melakukan kekerasan verbal pada kamu dan bisa juga membentuk mental buruk buat kamu.

5. Stalking kelewatan, mulai dari dunia maya sampai di dunia nyata.

Betapa nggak nyamannya selalu diikuti pasangan kemana pun kamu pergi. Kepercayaan menjadi harga mahal yang nggak bisa ditawar. Emang nyaman hidup selalu di bawha pengintaian?

6. Buka HP kamu ngecek SMS, BBM, Line, Medsos, FB, sampai daftar panggilan tanpa izin.

Mungkin pasanganmu ingin tahu siapa orang-orang yang berinteraksi dengan kamu. Tapi, jika dia melakukannya tanpa seizin kamu itu sudah menjadi bentuk kekerasan. Mau berkomunikasi sama orang lain aja kok susah amat kalau begitu ya?

7. Membuatmu jauh dari keluarga dan sahabat-sahabat kamu.

Kalau dia selalu meminta semua waktumu dan nggak mengizinkan kamu punya waktu dengan keluarga dan sahabat berarti tingkat toleransinya rendah. Meskipun memiliki kekasih, kamu juga berhak kok untuk tetap memiliki hubungan baik degan keluarga dan sahabat kamu. Bukan berarti kamu harus menghabiskan semua waktu kamu dengan kekasih kamu itu.

8. Suka menuduh kamu yang tidak-tidak dan nggak masuk akal.

“Kamu selingkuh ya?” atau “Kamu tidur sama siapa tadi malam?” Kalimat-kalimat tuduhan yang tak beralasan bisa menjadi bentuk kekerasan yang dilakukan pasanganmu pada kamu. Apa lagi kalau ditambah dengan megumpat kata-kata kasar. Duh!

9. Memaksa kamu melakukan hubungan badan di luar nikah.

Ancaman seperti berarti kamu tak mencintainya jika tak mau melakukannya merupakan bentuk kekerasan yang dilakukannya padamu. Kamu harus tegas menolak dan menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya sudah melukai kamu. Kalau dia tetap nggak mau menerima alasan kamu, untuk apa dipertahankan?

Sumber:
https://www.brilio.net/cinta/9-tanda-ini-tunjukkan-pacar-kamu-lakukan-kekerasan-waspada-ya–160606r.html
Gambar: http://kelascinta.com

Artikel Terkait

Cara Istri Gubernur Jawa Barat Cegah Perdagangan Manusia SUKABUMI, KOMPAS.com. - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menyatakan, penanganan human trafficking (perdagangan manusia) harus dibarengi dengan...
Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2017 Setelah 24 tahun, peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) akhirnya kembali ke rumahnya, Lampung. Dalam sejarahnya, Hari Keluarga Nasional pertama kali dicetuskan pada tahun 1993 di Provinsi Lampung. Dan, pada tahun...
Jenguk Jamaludin, P2TP2A Jabar Akan Siapkan Psikolog Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan mengingat usia Jamaludin, bocah korban kecelakaan mesin penggilingan tanah yang masih sangat belia, pendampi...
Dewi Sartika: Berdayakan Perempuan, Lindungi Anak & Sukseskan KB Swara Wanita. Bila kita melihat pembangunan itu, ujungnya bukan kesejahteraan perempuan dan anak. Ini merupakan bagian kita, untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Karena SDM itu salah satunya tergantung urusan gizi d...
Netty: Kejadian Jamal Harus Jadi Pelajaran Semua Orang Tua Kasus Jamaludin Muhammad (6 tahun), bocah asal Garut, Kampung Cisante, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu yang kedua tangannya harus diamputasi karena remuk masuk dalam mesin penggiling bata, menjadi perhatian semua pejabat. Sal...

Leave a Reply

Your email address will not be published.