Kasus kekerasan dan pelecehan seksual belakangan ini semakin marak terjadi. Kekerasan seksual ini juga bisa terjadi kepada siapa saja, bahkan tak jarang anak-anak di bawah umur yang menjadi korban dari kejahatan seksual para predator anak.

Anak yang masih lemah dan polos cenderung menjadi sasaran para pelaku kejahatan seksual. Oleh sebab itu, para orang tua perlu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap hal-hal yang yang membahayakan anak.

Dikutip dari vemale.com, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah kemungkinan hal tersebut terjadi pada anak-anak kita.

Ikut campur kehidupan anak

Ikut campur dalam hal ini dalam arti mengetahui apa saja yang dilakukan anak setiap harinya. Tanya anak apa saja yang mereka lakukan, di mana dan bersama siapa. Ke mana mereka pergi biasanya dan lain sebagainya. Biasakan anak untuk menceritakan keseharian mereka agar anak lebih terbuka.

Ketahui orang-orang di sekitar anak

Selain keluarga dekat atau saudara di rumah, ketahui siapa saja orang-orang yang ada di sekitar anak, yang mereka kenal, entah itu teman, orangtua teman, guru, pelatih dan lain sebagainya. Dan tanya bagaimana pendapat anak tentang orang-orang tersebut.

Ketahui pendapat anak tentang berita

Jangan mencegah anak untuk tahu apa yang terjadi di media, meski memang orangtua juga perlu hati-hati memberitahu anak. Tanya mereka apakah ada hal-hal semacam ini yang terjadi di sekolah atau tempat les. Buat mereka paham bahwa hal ini penting dibicarakan dan buat mereka nyaman untuk menceritakan hal-hal seperti ini.

Ketahui perubahan yang terjadi pada anak

Lebih perhatian dan ketahui jika ada perubahan-perubahan tertentu pada anak. Tanya apa yang terjadi dan apa yang mereka rasakan. Mengapa hal itu bisa terjadi dan mulai kapan.

Ajari anak tentang pertahanan diri

Ini langkah yang paling penting, mengajari anak untuk melindungi diri sendiri. Ajari anak bahwa tak seorang pun bisa menyentuh bagian tubuh mereka, sehingga membuat mereka tidak nyaman. Hal ini termasuk pelukan, rabaan, atau menggelitiki. Tekankan bahwa mereka perlu marah jika orang lain menyentuh tanpa seizinnya.

Jangan berikan pakaian terbuka pada anak perempuan

Perkara memberikan atau memilih pakaian untuk anak juga perlu menjadi perhatian bagi orang tua. Memang banyak sekali model pakaian anak yang lucu-lucu, keren, dan dapat membuat anak tampil semakin cantik. Namun, pikirkan juga bahwa pakaian juga berperan penting untuk melindungi dirinya dari bahaya kekerasan seksual.

Itu yang bisa orang tua lakukan untuk dapat melindungi anak-anak kita dari bahaya kekerasan seksual. Tekankan pada mereka bahwa tubuh mereka bukan benda yang bisa disentuh sembarang orang. Biasakan anak untuk menceritakan apa yang membuat mereka tidak nyaman dan beritahu anak bahwa sebagai orang tua, kita selalu ada untuk mereka.

Sumber:
http://www.wajibbaca.com

Artikel Terkait

Ini 7 Alasan Kuat Mengapa Orangtua Tidak Boleh Gengsi Minta Maaf Pada Anak Setiap orangtua pasti ingin melakukan yang terbaik bagi anaknya. Tapi, yang namanya manusia memang tidak ada yang sempurna. Para orangtua tidak mungkin selalu benar, begitu juga dengan anak-anak. Baik orangtua maupun anak sam...
Gubernur Jawa Barat: Dana Diperketat, Pembangunan Harus Terus Jalan Meski harus ada pengetatan anggaran, namun pembangunan tidak boleh berhenti, sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar di ...
Tidak Ada yang Menandingi Cinta Ibu Ingin tahu sebesar apa cinta dan kasih sayang seorang ibu kepada anak perempuannya? Lihat di sini beberapa ilustrasinya. Sepanjang hidup sampai dengan saat ini, Anda mungkin telah mengalami jatuh cinta dengan beberapa oran...
Rakornas PP-PA di Maluku Utara, Ribuan Peserta Ramaikan Kota Ternate Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementrian PP-PA) Yohana Yembise didampingi KH. Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Melaksanakan Konfrensi Pers dalam rangka Rakornas PP-PA yang telah dimulai sej...
Faktor Terjadinya Kekerasan Seksual Menurut Unicef Indonesia TOTO SIHONO Ilustrasi KOMPAS.com — Kepala INTERM Perlindungan Anak Unicef Indonesia Ali Aulia Ramli mengatakan, ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi kasus kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan. "Tidak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.